• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • 7 Perubahan yang Dirasakan Ibu di Trimester Pertama

7 Perubahan yang Dirasakan Ibu di Trimester Pertama

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim

Halodoc, Jakarta – Ada beberapa ibu yang tidak menyadari dirinya sudah hamil karena tidak merasakan perubahan dalam tubuhnya. Sebenarnya, tanda kehamilan mulai terlihat bahkan pada minggu pertama, lho!

Setiap ibu mengalami tanda hamil yang berbeda, karena kehamilan menjadi hal yang sangat unik. Meskipun begitu, perubahan tubuh yang umum terjadi pada ibu hamil ketika trimester pertama adalah:

  1. Nafsu Makan Mulai Bertambah

Adanya kehidupan baru dalam tubuh ibu yang juga membutuhkan asupan makanan, maka nafsu makan ibu otomatis akan meningkat untuk memenuhi kebutuhan makanan Si Kecil. Dilansir dari laman WebMD, ibu bisa makan dalam porsi yang banyak, cepat lapar, bahkan mengalami kondisi yang disebut ngidam. Umumnya, berat badan ibu bertambah sebesar 1,5-3 kg pada saat trimester pertama.

Baca juga: 6 Makanan Wajib Bumil di Trimester Pertama

  1. Payudara Terasa Nyeri

Studi yang diterbitkan oleh Journal of Obstetric, Gynecologic & Neonatal Nursing mengungkapkan, perubahan pada payudara mulai terasa di minggu kedua atau ketiga sesudah terlambat haid. Payudara menjadi lebih sensitif, lunak, dan terasa nyeri.

Hal ini karena hormon estrogen dalam tubuh ibu meningkat dan sebagai persiapan tubuh ibu memproduksi ASI. Ukuran payudara akan bertambah besar, terasa lebih berat dan penuh. Ibu disarankan mengenakan bra khusus hamil atau menyusui agar lebih nyaman.

  1. Perut Membesar

Perubahan yang satu ini mungkin tidak dirasakan oleh semua ibu. Ada beberapa ibu hamil yang perutnya sudah terlihat membesar pada trimester pertama. Namun, ibu yang memiliki tubuh kurus mungkin belum menunjukkan perubahan ini. Jangan risau karena ini adalah hal yang wajar terjadi, ibu dianjurkan untuk meningkatkan berat badan yang sesuai demi tumbuh kembang bayi.

Baca juga: Tahap Perkembangan Janin di Trimester Pertama

  1. Perubahan Kulit

Perubahan hormon saat kehamilan dan sirkulasi darah menjadi lancar sampai ke kulit, sehingga beberapa ibu hamil kulitnya terlihat lebih bercahaya dari biasanya. Meskipun begitu, ibu hamil juga lebih mudah berjerawat karena hormon kehamilan memicu kelenjar minyak memproduksi minyak secara berlebihan.

  1. Perubahan pada Vagina

Tidak hanya kulit yang mengalami perubahan, area vagina ibu juga menjadi lebih tebal dan kurang sensitif. Cairan dalam vagina juga akan meningkat dan ibu mengalami keputihan. Ibu tidak perlu khawatir, selama jumlah cairan yang keluar masih dalam batas yang wajar, keputihan adalah kondisi yang normal.

  1. Sering Buang Air Kecil

Studi yang dipublikasikan dalam Indian Journal of Anaesthesia mengungkapkan, ibu hamil juga jadi sering ingin buang air kecil pada trimester pertama. Kondisi ini disebabkan adanya perubahan hormon dan karena tubuh ibu memproduksi lebih banyak urin saat hamil. Tidak hanya itu, infeksi saluran kemih, inkontinensia urine, dan nokturia juga sering terjadi. 

Baca juga: Trimester Pertama, Ini 5 Cara Jaga Kehamilan

  1. Morning Sickness

Mual dan muntah menjadi pertanda awal ibu sudah hamil. Morning sickness bisa terjadi karena perubahan hormon di tiga bulan pertama usia kehamilan. Kondisi ini normal terjadi, tetapi jika ibu mengalami mual dan muntah yang cukup parah, dianjurkan untuk segera memeriksakan diri ke dokter kandungan. Meskipun begitu, biasanya gejala morning sickness akan hilang di bulan ketiga kehamilan.

Itulah perubahan yang akan dirasakan ibu hamil pada trimester pertama. Jika ada keluhan yang dirasakan saat hamil, segera lakukan penanganan yang tepat. Ibu bisa menggunakan aplikasi Halodoc untuk berobat ke rumah sakit terdekat atau bertanya pada dokter.

 
Referensi:
WebMD. Diakses pada 2020. First Trimester of Pregnancy.
Bhatia Pradeep and Swati Chhabra. 2018. Diakses pada 2020. Physiological and Anatomical Changes of Pregnancy: Implications for Anaesthesia. Indian Journal of Anaesthesia 62(9): 651-657.
Davis, Deborah C. 1996. Diakses pada 2020. The Discomfort of Pregnancy. Journal of Obstetric, Gynecologic & Neonatal Nursing 25(1): 73-81.