8 Hal yang Sebabkan Benjolan di Belakang Telinga

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
8 Hal yang Sebabkan Benjolan di Belakang Telinga

Halodoc, Jakarta – Munculnya benjolan di belakang telinga menimbulkan sejumlah pertanyaan. Pada kebanyakan kasus, benjolan atau nodul di belakang telinga sebenarnya bukan kondisi yang berbahaya. Sebagian besar benjolan umumnya disebabkan oleh infeksi. Karena umumnya tidak membahayakan, kondisi ini mudah diobati dengan obat-obatan maupun perawatan sederhana.

Lantas, indikasi penyakit apa saja yang ditandai dengan munculnya benjolan di belakang telinga? Berikut beberapa kondisi yang perlu diketahui, yaitu:

Baca Juga: Adakah Hubungan Infeksi Telinga dan Kelumpuhan Wajah?

  1. Infeksi

Infeksi bakteri dan virus dapat menyebabkan pembengkakan di sekitar leher dan wajah seseorang. Kedua infeksi tersebut disebabkan karena radang tenggorokan dan mononukleosis menular (virus Epstein-Barr). Kondisi lain juga bisa menyebabkan pembengkakan di dalam dan sekitar leher dan wajah, contohnya seperti cacar air, campak atau HIV AIDS.

 

  1. Mastoiditis

Infeksi telinga yang tidak mendapatkan perawatan bisa berkembang menjadi infeksi yang lebih serius pada telinga yang disebut mastoiditis. Infeksi ini berkembang di tonjolan tulang di belakang telinga yang disebut mastoid. Mastoiditis menyebabkan kista berisi nanah, sehingga pengidapnya merasakan adanya gumpalan atau simpul di belakang telinga.

 

  1. Abses

Abses berkembang ketika jaringan atau sel-sel di suatu area tubuh terinfeksi. Saat kondisi ini terjadi, tubuh otomatis merespons infeksi dengan mencoba membunuh bakteri atau virus yang menyerang. Untuk melawan bakteri, tubuh perlu mengirimkan sel darah putih ke daerah yang terinfeksi.

 

Sel-sel darah putih ini mulai menumpuk di lokasi yang rusak. Sebagai hasil dari tindakan tersebut, nanah mulai berkembang. Nanah adalah cairan kental yang berkembang dari sel darah putih, jaringan, bakteri dan zat penyerang lainnya yang sudah mati. Abses seringkali terasa menyakitkan dan hangat saat disentuh.

 

  1. Otitis Media

Otitis media adalah infeksi telinga yang paling umum. Kondisi ini disebabkan oleh bakteri atau virus. Ketika infeksi terjadi, pengidapnya mengalami penumpukan dan pembengkakan cairan yang terasa menyakitkan. Gejala-gejala ini dapat menyebabkan pembengkakan di belakang telinga. 

Baca Juga: Vertigo Bisa Sebabkan Infeksi Telinga, Benarkah?

Konsumsi antibiotik dapat menjadi penanganan yang efektif untuk meringankan gejala dan mengobati infeksi. Namun, ada baiknya kamu memeriksakan kondisi telinga kepada dokter ahli, caranya mudah bisa melalui Halodoc saja. Melalui aplikasi, kamu bisa melakukan tanya jawab dengan dokter melalui Chat dan Video/Voice Call. Melalui Halodoc juga, kamu dapat langsung membeli obat sesuai dengan yang diresepkan oleh dokter.

 

  1. Limfadenopati

Limfadenopati muncul pada kelenjar getah bening. Kondisi ini dimulai ketika kelenjar getah bening  membengkak akibat infeksi. Ketika jumlah sel yang melawan infeksi bertambah, sel-sel ini kemudian mulai menumpuk di kelenjar getah bening. 

 

  1. Kista Sebaceous

Kista sebaceous adalah benjolan non-kanker yang muncul di bawah kulit. Kista ini paling sering berkembang di kepala, leher, dan dada. Jenis kista ini berkembang di sekitar kelenjar sebaceous, yang bertanggung jawab untuk memproduksi minyak yang melumasi kulit dan rambut. 

 

  1. Jerawat 

Jerawat adalah kondisi kulit yang biasa terjadi ketika folikel rambut di kulit mengalami penyumbatan. Sel-sel kulit mati dan minyak dapat menyumbat folikel dan kemudian timbul jerawat dan benjolan. Pada kasus tertentu, benjolan ini tumbuh menjadi besar, padat, dan terkadang menyakitkan.

 

  1. Lipoma

 

Lipoma adalah benjolan lemak yang berkembang di antara lapisan kulit. Lipoma dapat berkembang di mana saja di tubuh dan sebagian besar kondisinya tidak berbahaya. Lipoma tidak selalu dapat dideteksi dari permukaan kulit, tetapi ketika ukurannya tumbuh lebih besar, kamu dapat merasakannya ketika disentuh.

Baca Juga: 3 Infeksi Telinga yang Dapat Terjadi pada Anak

Itulah beberapa kondisi yang menimbulkan benjolan dibelakang telinga. Kalau kamu merasa khawatir dengan benjolan yang ada, lebih baik periksakan langsung ke dokter untuk dipastikan lebih lanjut.



Referensi:
Healthline. Diakses pada 2019. 8 Causes of Lumps Behind the Ears.
Medical News Today. Diakses pada 2019. What causes lumps behind the ear?.