• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • 8 Kondisi yang Menandakan Terjadinya Entropion

8 Kondisi yang Menandakan Terjadinya Entropion

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
8 Kondisi yang Menandakan Terjadinya Entropion

Halodoc, Jakarta - Entropion terjadi ketika kelopak mata berputar ke dalam. Kondisi ini memungkinkan bulu mata bergesekan dengan mata dan menyebabkan kemerahan, iritasi, dan lecet pada kornea mata. Entropion atau retraksi kelopak mata dapat berkembang secara perlahan dan mungkin tidak terlihat pada tahap awal. 

 Seiring berjalan waktu, entropion dapat memburuk saat setiap gerakan mata mengiritasi permukaan kornea. Tanpa pengobatan, kemungkinan terjadi abrasi secara terus-menerus yang menyebabkan infeksi mata dan jaringan parut pada bola mata. Pada kondisi yang serius, kamu bisa kehilangan penglihatan pada mata. 

 Baca juga: Ketahui Risiko Komplikasi Retinoblastoma Hereditas pada Anak

 Tanda Terjadinya Entropion pada Mata

 Entropion merupakan kondisi yang umum terjadi di kalangan lansia. Kelopak mata bagian bawah paling sering mengalami ini dan bisa terjadi pada salah satu atau kedua mata. Perawatan yang perlu dilakukan salah satunya operasi. 

 Tanda atau gejala entropion sering kali berkembang secara perlahan. Awalnya berupa iritasi mata ringan. Saat kelopak mata berputar ke dalam, bulu mata mulai menggores kornea. Seiring waktu, abrasi berulang pada kornea dapat menyebabkan beberapa hal berikut, seperti: 

  1. Iritasi dan muncul sensasi seperti ada sesuatu yang menempel di mata. 
  2. Muncul air mata keluar berlebihan pada mata, yang disebut epiphora.
  3. Pengerasan kulit, atau keluarnya lendir di kelopak mata.
  4. Sakit di mata.
  5. Sensitif terhadap cahaya, atau fotofobia.
  6. Sensitif terhadap angin.
  7. Kulit terasa kendung di sekitar mata
  8. Kemerahan di area putih mata.

 Penuaan juga dapat menyebabkan entropion. Seiring bertambahnya usia seseorang, maka akan lebih banyak kulit kendur di area kelopak mata, otot di bawah mata melemah, dan tendon serta ligamen di area tersebut mengendur. 

 Jaringan parut pada kulit juga bisa menjadi faktor penyebab. Jaringan parut dapat terjadi akibat trauma, pembedahan, radiasi pada wajah, atau luka bakar kimiawi. Kondisi ini dapat mengubah kelengkungan alami pada kelopak mata. 

 Baca juga: Seputar Kelainan Ektropion pada Kelopak Mata

 Selain itu, infeksi bakteri, seperti trakhoma, dapat menyebabkan permukaan bagian dalam kelopak mata menjadi kasar dan memiliki bekas luka. Operasi mata juga bisa menyebabkan kejang pada kelopak mata, yang dapat menyebabkan kelopak mata terlipat ke dalam.

 Jika kamu mengalami beberapa gejala di atas yang menjadi tanda dari entropion, segera periksakan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan. Nah, sebelumnya kamu bisa membuat janji dengan dokter melalui aplikasi Halodoc untuk menentukan jadwal dan memudahkan pemeriksaan. 

Penanganan Entropion yang Perlu Dilakukan

Menarik dan menempelkan kelopak mata ke bagian luar mata secara perlahan merupakan penanganan jangka pendek. Tindakan ini menciptakan ketegangan yang menyebabkan kelopak mata menjauh dari permukaan mata. Suntikan botoks juga bisa digunakan untuk mendapatkan hasil yang sama. 

Pada kebanyakan kasus, pembedahan mungkin diperlukan untuk mengencangkan otot di sekitar kelopak mata. Operasi melibatkan jahitan di kelopak mata untuk mengencangkan kulit di area mata. Jika penyebab entropion yang dialami adalah pemfigoid ocular cicatricial, maka dokter harus menunda operasi sampai penyakitnya terkendali. 

Setelah operasi, dokter mungkin meresepkan obat tetes mata dan penggunaan penutup mata semalaman untuk melindungi mata. Kamu akan merasakan perbaikan dalam satu atau dua hari. 

Baca juga: Bukan Mitos, ini Arti Kedutan pada Mata

Entropion dapat menyebabkan komplikasi iritasi dan merusak kornea. Kondisi ini juga bisa menyebabkan tukak kornea yang menyebabkan kehilangan penglihatan yang parah jika seseorang tidak mendapatkan perawatan yang tepat. Entropion juga bisa menyebabkan lecet kornea yang fatalnya mengakibatkan seseorang kehilangan permukaan lapisan epitel kornea.

Umumnya, entropion tidak dapat dicegah. Kamu mungkin dapat mencegah jenis gangguan yang disebabkan oleh infeksi trakhoma. Jika mata menjadi merah dan iritasi, segera lakukan pengobatan agar gejala tidak semakin parah.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2020. Eyelid Turned In (Entropion)
Medical News Today. Diakses pada 2020. What is entropion?
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Entropion