• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • 8 Tips Berpuasa untuk Pengidap Anemia
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • 8 Tips Berpuasa untuk Pengidap Anemia

8 Tips Berpuasa untuk Pengidap Anemia

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 12 April 2022

“Pengidap anemia tetap boleh menjalankan puasa asalkan kondisinya sedang terkontrol dan sudah mendapat izin dari dokter. Meski begitu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar anemia tidak kambuh ataupun memburuk saat puasa.”

8 Tips Berpuasa untuk Pengidap Anemia

Halodoc, Jakarta – Beberapa orang yang mengidap kondisi tertentu seringkali ragu untuk berpuasa. Pengidap anemia misalnya, kurangnya asupan makanan berisiko menurunkan jumlah sel darah merah yang pada akhirnya memperburuk anemia. Sel-sel darah merah punya tugas penting mengalirkan nutrisi dari makanan ke setiap sel tubuh. Ketika menjalankan puasa, tidak jarang pengidap anemia jadi merasa lemas, pusing, jantung berdebar bahkan pingsan.

Pengidap anemia yang ingin berpuasa, sebaiknya membicarakan terlebih dahulu dengan dokter tentang pola makan saat puasa. Bila kondisi anemia yang dialami cukup berat dan sampai membutuhkan transfusi darah, dokter biasanya tidak menganjurkan untuk berpuasa. Namun, bila kondisi anemia tergolong ringan dan dokter mengizinkan berpuasa, ada beberapa tips yang perlu kamu perhatikan:

1. Pastikan makanan bergizi seimbang

Tak sedikit pengidap anemia yang berpuasa seringkali kurang memperhatikan jenis asupan makanan yang dikonsumsinya. Padahal hal ini sangat penting karena pengidap anemia tidak boleh kekurangan gizi, terutama zat besi.

Bila pengidap anemia terus sembarangan mengonsumsi makanan tanpa memperhatikan kandungan gizinya, dikhawatirkan kondisi anemianya bisa bertambah parah. Jadi, usahakan untuk selalu mengonsumsi makanan yang bergizi saat sahur dan buka puasa. Pengidap anemia dianjurkan untuk mengonsumsi makanan kaya zat besi dan vitamin C.

2. Jangan melewatkan sahur

Pengidap anemia juga pantang untuk melewatkan sahur. Saat sahur, pastikan kamu konsumsi makanan bernutrisi lengkap, seperti sayur dan buah-buahan yang kaya akan serat. Serat dapat memperlambat penyerapan, sehingga kamu bisa merasa kenyang lebih lama dan mencegah timbulnya rasa lemas.

Selain serat, lengkapi pula dengan makanan yang kaya zat besi seperti, daging merah, jeroan, makanan laut atau kacang-kacangan. Jika kamu suka mengonsumsi daging, pastikan pilih daging tanpa lemak supaya lebih sehat ya.

3. Jangan tunda waktu berbuka

Puasa dapat menurunkan kadar gula dalam darah, sehingga pengidap anemia akan merasa lebih lemas dan lesu. Oleh karena itu, jangan tunda ketika waktu berbuka sudah tiba. Saat berbuka puasa, awali dengan mengonsumsi makanan dan minuman yang manis terlebih dahulu untuk mengembalikan kadar gula dalam darah. Misalnya, kurma, teh manis hangat, dan kolak pisang  Usahakan juga untuk sahur dan buka puasa tepat waktu.

4. Perbanyak zat besi

Menu untuk berbuka puasa maupun sahur sebaiknya yang mengandung zat besi tinggi, karena zat besi merupakan salah satu komponen penting dalam pembentukan sel darah merah. Makanan yang kaya akan zat besi, antara lain daging merah, kacang-kacangan, kuning telur, hati, dan sayuran hijau, seperti bayam, kangkung, dan brokoli.

5. Bantu dengan kalsium dan vitamin C

Selain zat besi, dua nutrisi lainnya yang tidak kalah penting untuk pengidap anemia adalah kalsium dan vitamin C. Kamu bisa mendapatkan asupan kalsium dengan mengonsumsi makanan, seperti ikan teri dan susu. Sedangkan asupan vitamin C bisa didapat dari buah-buahan, seperti jeruk, mangga, stroberi, serta sayuran, misalnya brokoli, kubis, dan wortel. Vitamin C berfungsi untuk membantu penyerapan zat besi.

6. Hindari kafein dan soda 

Kedua jenis minuman tersebut dapat mengganggu penyerapan zat besi. Jadi selama berpuasa, kurangilah minum kopi, teh hitam, dan soft drinks. Selain itu, kandungan kafein dan soda juga dapat memicu naiknya asam lambung yang bisa mengganggu

7. Konsumsi suplemen

Bila diperlukan, minumlah suplemen penambah darah yang mengandung zat besi dan vitamin B seperti asam folat, tentunya sesuai dengan anjuran dokter. 

8. Istirahat yang cukup

Pengidap anemia perlu istirahat yang cukup agar tubuhnya tetap kuat saat berpuasa. Kurangnya istirahat dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh sehingga kamu rentan terserang penyakit.

Itulah beberapa tips yang perlu kamu coba. Jika gejala anemia tiba-tiba kambuh, segera periksakan diri ke dokter. Buat janji rumah sakit lewat aplikasi Halodoc supaya lebih praktis. Jangan tunda sebelum kondisinya semakin memburuk, download Halodoc sekarang juga!

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Iron deficiency anemia.
Healthline. Diakses pada 2022. Best Diet Plan for Anemia.