8 Tips Menjaga agar Luka Bekas Jahitan Tetap Bersih

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Luka Bekas Jahitan

Halodoc, Jakarta - Jahitan pada luka merupakan prosedur yang dilakukan dokter guna menyatukan kulit yang mengalami sobekan. Prosedur ini hampir sama dengan menjahit kain. Bedanya pada kulit yaitu jahitan akan diangkat pada beberapa hari atau beberapa minggu setelah kulit sembuh. Pada kulit, biasanya dokter akan menggunakan benang yang terbuat dari nilon, sutra, dan vicryl. Benang jenis vicryl dapat menyatu dengan kulit, jadi tidak perlu diangkat. Benang ini biasanya digunakan dokter ketika menjahit area bibir, wajah, atau mulut.

Baca juga: Ibu, Ketahui Cara Merawat Luka Setelah Operasi Caesar

Selain dengan jahitan, biasanya dokter menurut luka dengan menggunakan lem kulit jika luka tidak terlalu dalam dan lebar. Prosedur lem kulit ini biasanya dilakukan dokter dalam mengatasi sobekan pada area dahi. Nah, jika luka terbuka dibiarkan tanpa penanganan, risiko infeksi akan semakin meningkat. Jadi, hal pertama yang perlu kamu lakukan jika terluka adalah membersihkan luka dengan menghentikan pendarahan dengan menekan di sisi yang terluka. Bila penanganan diperlukan, jangan lupa untuk segera temui dokter terdekat.

Baca juga: Cara Merawat Jahitan Setelah Persalinan Normal

Nah, jika dokter telah melakukan penanganan pada luka yang kamu alami. Ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk menjaga jahitan tetap bersih dan tidak meninggalkan bekas luka pada kulit:

  1. Pada hari pertama, jangan mengganti perban selama 24 jam. Setelah masuk hari kedua, buka perban kemudian bersihkan luka. Jangan lupa untuk membungkus luka dengan perban yang baru.

  2. Sehari setelah jahitan, bersihkan luka jahitan dua kali sehari. Hal ini dilakukan guna mengurangi risiko infeksi. Kamu bisa membersihkan luka dengan air dan sabun antiseptik.

  3. Biasanya dokter akan memberikan salep guna mempercepat proses pengeringan luka. Gunakan salep antibiotik ini sesuai dengan anjuran dokter.

  4. Nah, jika luka memang masih basah, jangan lupa untuk menghindari aktivitas yang menyebabkan luka basah dan kotor, ya! Karena kegiatan yang melibatkan air seperti berenang bisa meningkatkan kamu terkena infeksi.

  5. Jaga luka jahitan agar tetap bersih dan kering. Jika luka jahitan tidak sengaja terkena air saat mandi, segera bersihkan area jahitan agar tidak menjadi sarang kuman dan terjadi infeksi.

  6. Jangan lupa untuk menggunakan sarung tangan karet jika kamu ingin melakukan aktivitas, seperti mencuci.

  7. Hindar luka jahitan dari terpapar sinar matahari, karena matahari dapat menyebabkan perubahan warna permanen pada luka. Kondisi ini bisa diatasi dengan penggunaan tabir surya.

  8. Seseorang yang mengalami luka tusukan akibat benda yang kotor harus mendapatkan perawatan lebih. Seperti suntikan untuk mencegah terjadinya tetanus.

Baca juga: Lakukan 6 Langkah Ini untuk Mengobati Luka Pengidap Diabetes

Jika rasa gatal terjadi pada daerah jahitan, ini merupakan hal yang wajar terjadi. Karena kondisi ini merupakan reaksi dari penyembuhan luka, dan luka sudah masuk ke tahap lanjut penyembuhan. Untuk itu, penting untuk selalu menjaga kebersihan luka jahitan, batasi aktivitas gerak, dan perhatikan asupan nutrisi yang kamu konsumsi. Serta jangan lupa untuk penuhi asupan cairan pada tubuh kamu, ya!

Jika kamu ingin membaca tips-tips kesehatan lainnya, Halodoc bisa jadi solusinya! Selain itu, kamu juga bisa ngobrol langsung dengan dokter ahli terkait dengan masalah kesehatan kamu via Chat atau Voice/Video Call. Dengan aplikasi Halodoc, kamu juga bisa membeli obat yang sedang kamu butuhkan dan pesanan kamu akan diantar dalam waktu satu jam. Yuk, download aplikasinya segera di Google Play atau App Store!