9 Gejala Katarak yang Perlu Diwaspadai

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
9 Gejala Katarak yang Perlu Diwaspadai

Halodoc, Jakarta - Jika dahulu katarak dikenal sebagai penyakitnya orang tua, kini anggapan itu tidak lagi bisa dibilang benar. Sebab, penyakit mata ini nyatanya bisa terjadi pada siapa saja, dari berbagai kalangan usia. Anak-anak, bahkan bayi pun bisa mengalami gangguan penglihatan ini jika memiliki faktor risiko. Oleh karena itu, penting untuk mewaspadai gejala katarak sedini mungkin, agar penanganan bisa dilakukan dengan segera.

Berikut beberapa gejala umum katarak yang perlu ketahui sekaligus diwaspadai:

1. Memutihnya Bagian Hitam Mata

Gejala khas katarak adalah memutihnya bagian hitam mata, tepatnya pada lensa mata. Bagian mata ini sebenarnya berwarna bening atau transparan, tetapi memang kalau dari luar hanya terlihat hitam saja. Nah, memutihnya bagian hitam mata ini awalnya memang tidak terlihat nyata. Namun, lama-kelamaan terlihat seperti berawan, hingga kemudian berwarna putih pekat. 

Baca juga: Kenali Tanda dan Gejala Katarak pada Lansia

Hal ini dapat membuat pengidapnya mengalami gangguan penglihatan, yang jika tidak diobati dapat menyebabkan kebutaan. Oleh karena itu, jika menjumpai adanya lapisan putih pada mata, segera periksakan diri ke dokter. Untuk melakukan pemeriksaan, kini kamu bisa langsung buat janji dengan dokter di rumah sakit melalui aplikasi Halodoc, lho. Jadi, pastikan kamu sudah download aplikasinya di ponselmu, ya.

2. Penglihatan Kabur Saat Malam Hari

Selain karena rabun senja, memburuknya penglihatan pada malam hari juga bisa menjadi gejala awal katarak. Hal ini membuat pengidapnya mengalami kesulitan dalam melakukan aktivitas di malam hari, seperti menyetir mobil. Jika mengalaminya, segera diskusikan kondisi dengan dokter mata. Sekarang, diskusi dengan dokter juga bisa dilakukan di aplikasi Halodoc, lewat fitur Chat atau Voice/Video Call.

3. Sensitif Terhadap Cahaya

Gejala katarak juga dapat dikenali dari sensitifnya mata terhadap cahaya. Sensitif yang dimaksud bukanlah sekadar silau, tetapi mata akan terasa sakit ketika mendapat sorotan cahaya, seperti lampu atau blitz pada kamera misalnya.

4. Sering Melihat Lingkaran Cahaya

Gumpalan awan kecil pada lensa mata membuat cahaya yang masuk ke mata menyebar. Hal ini membuat pengidap katarak sering melihat lingkaran cahaya, terutama saat menatap lampu atau sumber cahaya lainnya. 

Baca juga: Penyebab Mata Katarak yang Perlu Diketahui

5. Memerlukan Cahaya Lebih Terang Saat Beraktivitas

Untuk melakukan berbagai aktivitas, cahaya atau penerangan memang diperlukan. Namun, orang yang mengalami gejala katarak akan cenderung membutuhkan cahaya lebih terang atau posisi lampu yang amat dekat untuk bisa beraktivitas.

6. Pandangan Ganda

Bukan hanya melihat lingkaran-lingkaran cahaya, selaput putih yang melapisi lensa mata juga dapat membuat pandangan pengidap katarak menjadi ganda. Akibatnya, sebuah objek bisa jadi terlihat ada 2 atau lebih. Kondisi ini sebenarnya bukan hanya gejala katarak, tetapi bisa juga disebabkan oleh gangguan medis lain, seperti tumor otak, pembengkakan kornea, sklerosis ganda, atau stroke. 

7. Objek Terlihat Serba Kuning

Gejala katarak ini biasanya dialami ketika kondisi sudah semakin parah. Tepatnya karena gumpalan protein menutupi lensa mata, yang kemudian berubah warna menjadi kuning atau kecoklatan. Hal ini membuat semua cahaya yang masuk akan memberikan hasil kuning, dan semua objek yang dilihat pun jadi serba kuning.

Baca juga: Jangan Anggap Remeh Glaukoma, Ini Faktanya

8. Sulit Membedakan Warna

Gejala katarak ini merupakan efek dari gejala sebelumnya. Karena semua objek jadi serba kuning, pengidap katarak pun jadi kesulitan untuk mengenali warna sebuah objek. Bahkan, buramnya pandangan juga dapat membuat sesuatu yang bersih tampak seperti kotor atau bernoda.

9. Tidak Mampu Memperkirakan Kedalaman atau Ketinggian

Ketika mengalami katarak, seseorang juga akan merasa kesulitan atau bahkan tidak mampu memperkirakan kedalaman dan ketinggian suatu objek. Misalnya, saat melihat kolam renang, pengidap katarak akan merasa kesulitan untuk mengira-ngira seberapa dalam itu. Bahkan ketika sudah makin parah, mereka juga tidak bisa menerka ketinggian anak tangga ketika akan menuruni tangga.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2019. Cataracts
WebMD. Diakses pada 2019. Cataracts Symptoms
Healthline. Diakses pada 2019. 7 Symptoms of Cataracts