• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ada Bintik Kecokelatan di Kulit? Waspada Gejala Lentigo
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ada Bintik Kecokelatan di Kulit? Waspada Gejala Lentigo

Ada Bintik Kecokelatan di Kulit? Waspada Gejala Lentigo

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 11 Agustus 2022

“Lentigo muncul sebagai bintik kecil berwarna kecoklatan atau hitam di permukaan kulit. Gejalanya berupa bercak pada kulit yang terkadang memiliki tepian bulat atau tidak rata.”

Ada Bintik Kecokelatan di Kulit? Waspada Gejala LentigoAda Bintik Kecokelatan di Kulit? Waspada Gejala Lentigo

Halodoc, Jakarta – Lentigo merupakan munculnya bintik di permukaan kulit yang berwarna kecoklatan atau hitam. Mulanya, bintik ini berukuran kecil yang berkembang dalam waktu yang sangat lama, bahkan bisa bertahun-tahun. 

Apabila bintik muncul dalam jumlah yang lebih banyak, kondisi ini dikenal dengan lentigos atau lentigines. Umumnya, bintik ini akan muncul pada kulit tubuh yang lebih sering terpapar sinar matahari, seperti punggung tangan atau wajah. Bintik juga bisa muncul pada pria dan wanita di berbagai usia. 

Meski demikian, lentigo lebih berisiko terjadi pada orang-orang pemilik kulit putih, dan anak yang memiliki kondisi lahir bawaan yang disebut sindrom lentigonosis.

Kenali Gejala Lentigo

Gejala lentigo yang paling utama adalah munculnya bintik berwarna coklat atau hitam pada permukaan kulit. Beberapa bercak bisa jadi memiliki tepi membulat, tetapi bisa juga tidak rata. Gejala lainnya adalah terjadi perubahan warna pada bercak, tetapi tidak ada rasa tidak nyaman atau gatal ketika bintik muncul. 

Segera lakukan pengobatan apabila kamu mengalami gejala di atas yang disertai dengan tanda berikut:

  • Terdapat pertumbuhan kulit yang baru.
  • Terjadi perubahan pada bintik yang mirip dengan tahi lalat.
  • Bentuk bercak menjadi tidak teratur.
  • Mengalami gatal, ruam, atau bahkan berdarah.
  • Kombinasi warna yang terasa janggal.

Kamu bisa melakukan pemeriksaan untuk mendapatkan penanganan di rumah sakit terdekat. Buat janji berobat ke rumah sakit sekarang bisa lebih mudah dengan menggunakan aplikasi Halodoc. Aplikasinya bisa kamu download di App Store maupun Play Store. 

Apa Penyebab Munculnya Lentigo?

Sebagian besar kasus lentigo terjadi karena kulit terpapar sinar matahari terlalu sering. Akan tetapi, terdapat faktor yang bisa meningkatkan risiko seseorang mengalami lentigo, di antaranya:

  • Memiliki kulit berwarna putih.
  • Pernah mengalami kulit terbakar matahari atau sunburn.
  • Pernah menjalani pengobatan dengan terapi radiasi atau fototerapi, misalnya pada pengidap kanker.
  • Memiliki sindrom kelainan bawaan yang bisa memicu munculnya bintik pada kulit, misalnya xeroderma pigmentosum atau Sindrom Noonan.

Adakah Pengobatan yang Bisa Dilakukan?

Lentigo sebenarnya bukan masalah kesehatan yang membahayakan. Namun, sering kali pengidap menjadi kurang percaya diri sehingga memutuskan untuk melakukan penanganan, guna menghilangkan bercak yang muncul. Jenis pengobatan yang bisa dipilih antara lain:

  • Memakai krim yang diformulasikan khusus untuk membantu kulit tampak lebih cerah, misalnya krim yang mengandung tretinoin atau hydroquinone. Krim ini diyakini dapat membantu menyamarkan bercak lentigo secara perlahan.
  • Menggunakan nitrogen cair atau metode krioterapi ke bagian tubuh yang terdapat bercak lentigo untuk membantu menghancurkan pigmen yang berlebih. 
  • Menghilangkan sel yang berperan sebagai pembentuk melanin atau melanosit, dengan memakai laser maupun teknologi intense pulse light therapy (IPL).

Selain itu, pengobatan lentigo juga bisa dilakukan dengan membersihkan lapisan kulit paling luar. Caranya dengan memakai cairan kimia yang memiliki sifat asam yang dikenal dengan terapi chemical peeling, sehingga membantu pembentukan lapisan kulit baru. 

Pengikisan lapisan kulit ini juga bisa dilakukan dengan bantuan alat khusus atau metode dermabrasi, dan memakai kristal berukuran kecil, atau dikenal dengan metode mikrodermabrasi. 

Sementara itu, pencegahan lentigo bisa dilakukan dengan mengenakan pakaian yang menutup tubuh, serta topi atau pelindung wajah saat beraktivitas di luar rumah. Lalu, hindarilah paparan sinar matahari pada pukul 10.00 atau 14.00. Terakhir, pastikan kamu tidak lupa memakai tabir surya setiap pagi, dan ulangi pemakaiannya setiap dua jam. 

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2022. Lentigo (Liver Spots).
Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Age Spots (Liver Spots).
DermNet NZ. Diakses pada 2022. Lentigo.