• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Adakah Cara untuk Mencegah Penularan Hepatitis?

Adakah Cara untuk Mencegah Penularan Hepatitis?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Pencegahan penularan hepatitis tergantung dari jenis hepatitisnya. Misalnya, untuk hepatitis C pencegahannya adalah dengan tidak berbagi barang-barang pribadi, seperti sikat gigi dan gunting kuku. 

Dilansir dari Cleveland Clinic, disebutkan kalau pencegahan hepatitis secara general dapat dilakukan dengan vaksin, menjaga kebersihan pribadi, berhati-hati, dan menjaga kesehatan selama bepergian ke tempat berisiko. Informasi selengkapnya mengenai pencegahan penularan hepatitis bisa dibaca di bawah ini!

Tahu Apa Itu Hepatitis untuk Pencegahan Penularan

Hepatitis adalah kondisi peradangan hati. Kondisi ini dapat sembuh sendiri atau dapat berkembang menjadi fibrosis (jaringan parut), sirosis atau kanker hati. Virus hepatitis adalah penyebab penyakit hepatitis yang paling umum di dunia, tetapi ada infeksi lain, seperti paparan zat beracun, konsumsi alkohol, dan penyakit autoimun juga dapat menyebabkan hepatitis.

Baca juga: 4 Pemeriksaan untuk Mendeteksi Penyakit Kuning

Virus hepatitis ada lima jenis, yaitu tipe A, B, C, D, dan E. Tipe B dan C menyebabkan penyakit kronis dengan kondisi sirosis hati dan kanker. Hepatitis A dan E biasanya disebabkan oleh konsumsi makanan atau air yang terkontaminasi. 

Hepatitis B, C, dan D, biasanya terjadi sebagai akibat dari kontak parenteral dengan cairan tubuh yang terinfeksi. Cara penularan yang biasa terjadi karena jenis virus-virus ini melalui transfusi darah yang terkontaminasi, prosedur medis invasif yang menggunakan peralatan terkontaminasi, penularan dari ibu ke bayi saat lahir, dari anggota keluarga ke anak, dan juga melalui kontak seksual.

Infeksi akut dapat terjadi dengan gejala terbatas atau tanpa gejala atau mungkin termasuk gejala, seperti penyakit kuning (kulit dan mata menguning), urine gelap, kelelahan ekstrem, mual, muntah, dan sakit perut.

Informasi lebih jelas mengenai pencegahan hepatitis, bisa ditanyakan ke aplikasi Halodoc. Dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik. Caranya, cukup download Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor, kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat, kapan dan di mana saja tanpa perlu ke luar rumah.

Mengenal Tipe-Tipe Hepatitis

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya hepatitis ada berbagai jenis. Walaupun semuanya menyebabkan penyakit hati, tetapi ada perbedaan signifikan di antara kelimanya. Penting untuk mengetahui perbedaan masing-masing virus tersebut untuk mengetahui langkah pencegahan penularannya. 

Baca juga: Ketahui Perbedaan Hepatitis A sampai Hepatitis E

1. Virus hepatitis A (HAV) ada di dalam kotoran orang yang terinfeksi dan paling sering ditularkan melalui konsumsi air atau makanan yang terkontaminasi. Lingkungan dengan sanitasi buruk juga dapat memicu infeksi virus ini. 

2. Virus hepatitis B (HBV) ditularkan melalui paparan darah, air mani, dan cairan tubuh lainnya. HBV dapat ditularkan dari ibu yang terinfeksi ke bayi pada saat kelahiran atau dari anggota keluarga ke bayi pada anak usia dini. HBV juga menimbulkan risiko bagi petugas kesehatan yang mengalami cedera akibat jarum suntik saat merawat pasien yang terinfeksi-HBV. Vaksin yang aman dan efektif tersedia untuk mencegah HBV.

3. Virus hepatitis C (HCV) sebagian besar ditularkan melalui paparan darah infektif. Ini dapat terjadi melalui transfusi darah yang terkontaminasi HCV dan produk darah, injeksi yang terkontaminasi selama prosedur medis, dan melalui penggunaan narkoba suntikan. Penularan seksual juga dimungkinkan, tetapi jauh lebih jarang terjadi. Tidak ada vaksin untuk HCV.

4. Infeksi virus hepatitis D (HDV) hanya terjadi pada mereka yang terinfeksi HBV. Infeksi ganda HDV dan HBV dapat menyebabkan penyakit yang lebih serius dan hasil yang lebih buruk. Vaksin hepatitis B memberikan perlindungan dari infeksi HDV.

5. Virus hepatitis E (HEV) sebagian besar ditularkan melalui konsumsi air atau makanan yang terkontaminasi. Vaksin yang aman dan efektif untuk mencegah infeksi HEV telah dikembangkan, tetapi tidak tersedia secara luas.

Referensi:
World Health Organization. Diakses pada 2020. What is hepatitis?
WebMD. Diakses pada 2020. Hepatitis C Prevention.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2020. Viral Hepatitis: Prevention.
WebMD. Diakses pada 2020. Can I Prevent Hepatitis?