Adakah Efek Imunisasi MR pada Anak?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Adakah Efek Imunisasi MR pada Anak?

Halodoc, Jakarta - Campak adalah penyakit yang terbilang sangat menular pada anak dan dapat menyebabkan komplikasi. Gangguan ini disebabkan oleh virus yang menyebar melalui udara ketika pengidapnya batuk atau bersin. Hal ini ditandai dengan ruam merah pada kulit dan dapat menyebar ke seluruh tubuh.

Penyakit dengan gejala gangguan pada kulit ini penting untuk dicegah agar komplikasi yang berbahaya tidak terjadi. Cara pencegahan yang paling ampuh adalah dengan imunisasi MR. Vaksin ini wajib diberikan pada anak-anak, tetapi dapat menimbulkan efek samping. Berikut beberapa efek samping imunisasi MR!

Baca juga: Ketahui Prosedur dan Pentingnya Imunisasi MR untuk Anak

Efek Imunisasi MR pada Anak

Vaksin ini dapat mencegah terjadinya dua penyakit pada anak, yaitu campak dan rubella. Kedua gangguan tersebut sangat berisiko jika menyerang anak-anak, karenanya dibutuhkan pencegahan dini. Walau begitu, orang dewasa, terutama yang sedang hamil muda juga wajib menerima vaksin ini agar dapat mencegah terjadinya keguguran.

Campak juga dapat menyebabkan sistem kekebalan tubuh seseorang menjadi lemah. Selain itu, beberapa komplikasi serius seperti pneumonia, infeksi telinga, hingga kerusakan otak mungkin saja terjadi. Pencegahan berupa imunisasi MR penting dilakukan untuk menjaga kelangsungan hidup anak.

Walau begitu, memang terdapat efek dari imunisasi MR yang dapat terjadi. Namun, vaksin ini tetap terbilang sangat aman dan sebagian besar efek sampingnya ringan dan terjadi dalam waktu sebentar. Selain itu, efek yang timbul pada tiap orang dapat berbeda. Berikut beberapa efek dari imunisasi MR yang dapat terjadi:

Sekitar 7 hingga 1 hari setelah vaksin MR dilakukan, beberapa anak mungkin akan mengalami campak dalam skala yang sangat ringan. Efek imunisasi MR lainnya yang dapat terjadi adalah ruam, suhu tubuh tinggi, kehilangan nafsu makan, dan perasaan tidak sehat yang terjadi selama 2 hingga 3 hari.

Sekitar 3 hingga 4 minggu setelah suntikan diberikan, kemungkinan sangat kecil akan menyebabkan anak mengalami gondok yang ringan. Kemungkinan juga akan menyebabkan pembengkakan kelenjar di pipi, leher, dan di sekitarnya dalam satu atau dua hari. Jika gangguan ini berlanjut, ada baiknya untuk melakukan pemeriksaan fisik.

Jika kamu mempunyai pertanyaan terkait pentingnya imunisasi pada anak, dokter dari Halodoc dapat menjawab semua kegelisahanmu. Caranya mudah, kamu hanya perlu download aplikasi Halodoc di smartphone yang digunakan! Selain itu, kamu juga dapat memesan imunisasi untuk anak melalui aplikasi tersebut di rumah sakit terpilih.

Baca juga: Perlu Tahu Vaksin MR dan MMR untuk Anak

Efek samping imunisasi MR lainnya yang dapat terjadi adalah:

  1. Bintik-Bintik Menyerupai Memar

Efek samping lainnya yang dapat terjadi disebabkan imunisasi MR adalah timbul bintik-bintik seperti memar. Hal ini dapat terjadi sekitar 2 minggu setelah menerima vaksin tersebut. Gangguan ini berhubungan dengan vaksin rubella atau disebut juga idiopatik thrombocytopenic purpura (ITP). Walau begitu, anak ibu akan lebih baik tanpa dilakukan perawatan.

  1. Kejang

Terdapat kemungkinan kecil anak yang telah mendapatkan imunisasi MR akan mengalami kejang setelah 6 hingga 11 hari setelahnya. Memang mengkhawatirkan, tetapi kasus ini terbilang sangat jarang terjadi dengan perbandingan 1 dari 1.000 dosis. Hal ini jauh lebih jarang terjadi dibandingkan akibat langsung dari infeksi campak.

  1. Alergi

Efek dari imunisasi MR lainnya yang dapat terjadi adalah alergi. Pada kasus yang terbilang sangat jarang, seorang anak dapat mengalami reaksi alergi yang parah, yang disebut anafilaksis. Hal ini umumnya terjadi setelah mendapatkan vaksin. Hal ini harus ditangani dengan cepat agar dapat pulih sepenuhnya.

Baca juga: Perlu Tahu, Ini Bedanya Vaksin MMR dengan Vaksin MR

Itulah beberapa efek buruk dari imunisasi MR yang dapat terjadi pada anak. Walau begitu, dampak yang buruk terbilang sangat-sangat jarang terjadi, jadi tidak perlu khawatir. Selain itu, pikirkan juga bagaimana campak dapat menyerang jika anak ibu tidak mendapatkan vaksin tersebut.

Referensi:
NHS. Diakses pada 2020. MMR vaccine side effects
CDC. Diakses pada 2020. Measles Vaccination