• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Adakah Efek Negatif Mengeluarkan Sperma Setiap Hari?

Adakah Efek Negatif Mengeluarkan Sperma Setiap Hari?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Adakah Efek Negatif Mengeluarkan Sperma Setiap Hari?

“Bagi pria, ejakulasi identik dengan mengalami orgasme. Tujuan dari ejakulasi ini adalah untuk mengeluarkan sperma, bisa dengan hubungan seks atau masturbasi. Namun, ejakulasi setiap hari disebut bisa membawa efek. Banyak pria juga yang penasaran apakah melakukannya setiap hari berbahaya. Padahal, banyak ahli yang mengatakan bahwa ejakulasi setiap hari tidak berbahaya dan malah membawa manfaat.”

Halodoc, Jakarta – Bagi kebanyakan pria, ejakulasi identik dengan mengalami orgasme, meskipun beberapa pria bisa mengalami orgasme tanpa ejakulasi. Ejakulasi berisi cairan dari prostat, vesikula seminalis, dan kelenjar bulbouretral. Meskipun mengandung berbagai macam zat, termasuk asam sitrat, kolesterol, lendir, dan air, tugas utamanya adalah mengantarkan atau mengeluarkan sperma.

Penelitian menunjukkan bahwa frekuensi ejakulasi pria atau aktivitas mengeluarkan sperma dapat memengaruhi kesehatan, jumlah sperma, dan kesejahteraannya secara keseluruhan. Meskipun tidak ada bukti yang mengatakan bahwa tidak ejakulasi menyebabkan masalah kesehatan yang serius, ejakulasi yang sering diduga membawa dampak pada kesehatan. Lantas, adakah dampak negatifnya? Simak ulasan lengkapnya berikut!

Baca juga: Ketahui 7 Hal yang Terjadi pada Tubuh Saat Masturbasi

Adakah Efek Sering Mengeluarkan Sperma?

Faktanya, tidak ada hal buruk yang terjadi jika seorang pria melepaskan sperma setiap hari. Ejakulasi setiap hari bahkan lebih banyak membawa manfaat ketimbang efek negatif, kecuali jika seorang pria mengalami kecanduan masturbasi kronis. 

Ejakulasi setiap hari bukanlah sesuatu yang ditakuti. Orang melakukan ejakulasi setiap hari, dan itu aman selama tidak kecanduan. Ada beberapa manfaat mengeluarkan sperma setiap hari, yaitu: 

  • Membantu mengurangi stres dan kecemasan.
  • Studi ilmiah menemukan bahwa melepaskan sperma setiap hari mengurangi risiko kanker prostat.
  • Ejakulasi harian membuat pria lebih bahagia dengan melepaskan dopamin ke dalam tubuh. Dopamin dapat memberi pria motivasi untuk melakukan aktivitas sehari-hari. 
  • Ejakulasi teratur meningkatkan kualitas tidur.

Apakah Berbahaya Ejakulasi Setiap Hari?

Untuk pertanyaan ini, jawabannya adalah tidak. Mengeluarkan sperma setiap hari tidak berbahaya karena tubuh pria yang sehat akan memproduksi jutaan sperma setiap hari. Studi menunjukkan bahwa dibutuhkan 74 hari untuk sperma rata-rata matang sepenuhnya. Selain itu, ejakulasi harian tidak menyebabkan tubuh kehabisan sperma. Jadi, pria dengan jumlah sperma normal tidak perlu khawatir tentang apa yang terjadi jika ia melepaskan sperma setiap hari atau efek dari ejakulasi biasa.

Namun jika kamu merasa sering mengeluarkan sperma dan khawatir ini akan mengganggu kualitasnya, maka sebaiknya kamu kunjungi rumah sakit untuk melakukan cek sperma. Kamu juga bisa buat janji dahulu di rumah sakit melalui Halodoc untuk bertemu dokter andrologi sebelum dirujuk untuk melakukan cek sperma. 

Baca juga: Mau Cek Sperma? Begini Prosedur yang Mesti Dilakukan

Adakah Waktu Ideal untuk Mengeluarkan Sperma?

Tidak ada waktu yang pasti atau ideal untuk mengeluarkan sperma saat masturbasi. Kamu bisa mengeluarkan sperma sedini mungkin dalam waktu 5 menit atau masturbasi perlahan selama 30 hingga 60 menit. Itu sepenuhnya tergantung pada tiap orang. 

Sebuah penelitian yang dilakukan dengan 500 pasangan dari 5 negara yang berbeda menyimpulkan bahwa waktu rata-rata untuk ejakulasi adalah sekitar 5,5 menit saat berhubungan seks. Namun, ini tergantung dari pasangan ke pasangan dan intensitas rangsangan. Jadi, tidak ada jawaban pasti untuk apa waktu normal untuk melepaskan sperma.

Baca juga: 5 Mitos Tentang Masturbasi yang Tidak Perlu Dipercaya

Kaitan Ejakulasi dengan Risiko Kanker

Menurut sebuah studi tahun 2016 yang dipublikasikan di European Urology dan diikuti pria selama hampir 2 dekade, pria yang sering ejakulasi mungkin memiliki risiko lebih rendah terkena kanker prostat. Para peneliti menemukan bahwa pria berusia 40-49 tahun yang lebih sering ejakulasi memiliki risiko lebih rendah terkena kanker prostat. Pria dengan risiko paling rendah mengalami ejakulasi minimal 21 kali per bulan.

Studi ini tidak menetapkan bahwa ejakulasi dapat mencegah kanker pada pria yang lebih muda. Namun para peneliti tetap tidak yakin apakah ejakulasi yang sering ini bisa melawan kanker prostat atau kanker lainnya pada pria di bawah 40 tahun. Sebab, sejauh ini belum ada bukti bahwa sering ejakulasi berbahaya bagi pria yang lebih muda.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2021. How Often Should a Man Ejaculate? And 8 Other Things to Know.
Man Matters. Diakses pada 2021. What Happens If We Release Sperm Daily? Can We Ejaculate Daily?
Medical News Today. Diakses pada 2021. How Often Should a Man Release Sperm?