• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Adakah Obat untuk Mengatasi Sakit Pinggang Sebelah Kiri?

Adakah Obat untuk Mengatasi Sakit Pinggang Sebelah Kiri?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Adakah Obat untuk Mengatasi Sakit Pinggang Sebelah Kiri?

Sakit pinggang sebelah kiri adalah keluhan yang umum terjadi. Pengobatan sakit pinggang sebelah kiri bisa berbeda-beda tergantung penyebabnya. Namun, umumnya sakit pinggang sebelah kiri dapat ditangani dengan obat-obatan yang dijual bebas maupun diresepkan oleh dokter”

Halodoc, Jakarta – Sakit pinggang adalah kondisi kesehatan yang umum dialami semua orang, terutama lansia. Kondisi ini biasanya dimulai di bawah tulang rusuk sampai tulang ekor. Rasa sakit bisa terasa sangat nyeri sampai mengganggu aktivitas sehari-hari. Sakit pinggang bisa terasa dibagian kanan, kiri maupun keduanya.

Bila kamu mengalami sakit pinggang sebelah kiri, ada beberapa hal yang mungkin menjadi pemicunya. Mulai dari melakukan gerakan berulang, salah postur, mengangkat benda berat, cedera sampai masalah pada ginjal.

Baca juga: Apakah Perlu Minum Obat saat Mengalami Sakit Pinggang?

Pengobatan Sakit Pinggang Sebelah Kiri

Pengobatan sakit pinggang sebelah kiri bisa berbeda-beda tergantung apa penyebabnya. Tetapi, umumnya sakit pinggang sebelah kiri dapat ditangani dengan obat berikut:

1. Asetaminofen

Asetaminofen adalah obat-obatan yang sering disarankan oleh dokter untuk mengatasi sakit pinggang. Obat ini bekerja dengan menghentikan proses rasa sakit. Kendati demikian, asetaminofen tidak mengurangi peradangan dalam tubuh. Asetaminofen cenderung lebih aman untuk perut daripada obat-obatan lain. Namun, obat ini tetap berisiko merusak fungsi hati jika dikonsumsi dalam dosis tinggi. Itu sebabnya dokter menyarankan untuk mengonsumsi sekitar 3.000 miligram (mg) sehari saja.

Kalau kamu butuh asetaminofen, beli saja di toko kesehatan Halodoc. Tak perlu repot keluar rumah, kamu bisa memesan obat yang kamu butuhkan lewat smartphone kamu dan pesanan akan langsung diantar ke tempatmu.

2. Nonsteroid

Obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) seperti aspirin, ibuprofen dan motrin adalah alternatif lain selain asetaminofen yang dapat dibeli resep dokter. Obat ini bekerja untuk mengatasi peradangan dan demam. NSAID dapat menyebabkan masalah pencernaan seperti mual dan diare, serta mulas dan sakit perut. Obat ini juga memiliki efek samping yang serius seperti pendarahan internal dan luka usus bila dikonsumsi dalam jangka panjang. Kendati demikian, hal tersebut termasuk jarang terjadi.

Baca juga: Sakit Pinggang Sebelah Kiri Tanda Gejala Penyakit Ini

3. Relaksan Otot

Dalam beberapa kasus, dokter mungkin meresepkan ini untuk mengatasi nyeri pinggang. Beberapa relaksan otot yang paling umum digunakan adalah Cyclobenzaprine, Metaxalone dan Tizanidine. Obat ini bekerja dengan membantu meredakan kejang pada otot. Risiko efek samping yang mungkin timbul adalah seperti kantuk dan pusing.

4. Antidepresan

Obat antidepresan juga dapat menjadi pilihan jika kamu mengalami rasa sakit neuropati. Artinya rasa sakit yang kamu alami sampai menjalar ke kaki. Tetapi kamu mungkin tidak akan langsung merasakan khasiatnya. Kebanyakan orang mendapatkan bantuan moderat setelah minum obat ini selama beberapa minggu.

Beberapa antidepresan yang dapat diresepkan oleh dokter diantaranya amitriptilin, clomipramine, desipramine, doxepin, imipramine dan nortriptyline. Saat mengonsumsi antidepresan, kamu mungkin akan mengalami kantuk, pusing, mulut kering, dan sembelit.

5. Opioid

Melansir dari WebMD, penelitian terbaru menunjukkan bahwa opioid biasanya hanya memberikan bantuan jangka pendek. Opioid juga dapat menimbulkan berbagai risiko, seperti perubahan hormonal dan ketergantungan. Untuk alasan ini, dokter biasanya tidak meresepkannya untuk nyeri kronis atau jangka panjang. Selain kemungkinan efek samping yang disebutkan di atas, opioid juga dapat menyebabkan mual dan sembelit dalam jangka pendek. Seiring waktu, mereka dapat menyebabkan depresi dan disfungsi seksual.

Baca juga: Begini Cara Meredakan Sakit Pinggang Tanpa Obat

Pastikan bertanya dengan dokter melalui Halodoc terlebih dahulu sebelum menggunakan obat-obatan di atas untuk memastikan dosis dan keamanannya.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Back pain.
WebMD. Diakses pada 2021. Which Medicines Help With Low Back Pain?