• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Adakah Pengaruh Penggunaan Gadget Terhadap Mata Anak?

Adakah Pengaruh Penggunaan Gadget Terhadap Mata Anak?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Adakah Pengaruh Penggunaan Gadget Terhadap Mata Anak?

“Gadget memang mampu meningkatkan kemampuan berbahasa anak. Selain itu, gadget mampu meningkatkan kreativitas anak lewat permainan yang ada di dalamnya. Namun, jika waktu penggunaannya tidak dibatasi, akan ada bahaya yang menghampiri. Salah satu dampak gadget adalah penurunan kesehatan mata anak.”

Halodoc, Jakarta – Tidak dapat dimungkiri, gadget saat ini menjadi salah satu “sahabat’ terbaik manusia. Melalui benda kecil tersebut, seseorang dapat mendapat informasi seluas-luasnya, sedalam-dalamnya. Di masa pandemi seperti sekarang ini, anak-anak pun harus menggunakan benda kecil tersebut sebagai alat komunikasi, mengingat sekolah pun hingga kini masih dilakukan di rumah secara daring.

Selain menunjang proses pendidikan, gadget juga dapat menjadi sarana edukasi, hiburan, dan komunikasi. Meski memiliki banyak sekali manfaat, dampak gadget akibat penggunaan yang berlebihan tidak boleh disepelekan begitu saja. Salah satu dampak gadget yang dapat memengaruhi kesehatan mata. Hal tersebut dapat terjadi jika dalam sehari anak menghabiskan waktu lebih dari 3 jam dalam bermain gadget.

Jika terus-menerus terjadi dalam jangka waktu yang lama, berikut ini dampak gadget bagi kesehatan mata anak:

Baca juga: Kenali Jenis Tantrum yang Sering Dilakukan Anak

1. Sindrom Penglihatan Komputer

Sindrom penglihatan komputer, atau yang bisa juga disebut dengan digital eye strain merupakan sejumlah gangguan kesehatan pada mata akibat paparan layar digital dalam waktu lama. Kondisi ini berisiko dialami anak yang terlalu lama menatap layar gadget, terutama dalam posisi yang salah dan pencahayaan minim. Hal tersebut terjadi akibat LED pada perangkat gadget memancarkan cahaya biru dalam intensitas tinggi. Cahaya biru tersebut yang berbahaya bagi kesehatan mata anak.

2. Rabun Jauh

Anak-anak yang menghabiskan terlalu banyak waktu untuk melihat layar gadget, berisiko mengalami rabun jauh di kemudian hari. Rabun jauh merupakan kondisi yang terjadi akibat mata tidak dapat memfokuskan cahaya pada retina mata. Akibatnya, pengidap kondisi ini tidak dapat melihat benda-benda yang letaknya jauh, seperti tulisan di papan tulis, rambu lalu lintas, atau marka jalan.

Baca juga: Kenapa Anak-Anak Minim Risiko Alami Long COVID-19?

3. Penyakit Mata Kering

Peningkatan frekuensi penggunaan gadget dan perangkat digital lainnya meningkatkan risiko penyakit mata kering pada anak. Hal tersebut dipicu oleh penurunan tingkat kedipan selama penggunaan gadget. Akibatnya, mata kekurangan pelumas, sehingga memicu mata kering yang gatal. 

Selain itu, kedipan yang tidak sempurna (ketika kelopak mata atas tidak menyentuh kelopak mata bawah) membuat penyebaran lapisan air mata tidak merata ke seluruh permukaan mata. Hal tersebut juga bisa menjadi penyebab mata kering.

4. Kelelahan Mata

Ketika asyik bermain gadget, anak-anak biasanya akan lupa waktu. Padahal, mata membutuhkan waktu istirahat yang cukup, karena cahaya biru dari layar gadget memicu efek silau dan ketegangan pada mata. Jika terpapar dalam waktu yang lama, rasa lelah pada mata pun tidak dapat dihindari. Selain itu, mata dapat kehilangan fokusnya.

Baca juga: 4 Kondisi Terjadi pada Anak yang Alami Stunting

Selain beberapa dampak gadget yang telah disebutkan, paparan gadget yang terlalu lama dapat mengganggu pola tidur anak, menghambat perkembangan kognitif, meningkatkan risiko obesitas, dan memicu sakit leher serta punggung. 

Kesimpulannya, penggunaan gadget pada anak tidak dilarang, mengingat fungsinya yang sangat penting saat ini, yaitu menunjang proses belajar mengajar. Namun, penggunaannya harus dibatasi, agar tidak menimbulkan sejumlah dampak gadget seperti yang telah disebutkan di atas.

Jika anak mengalami sejumlah gejala akibat penggunaan gadget yang berlebihan, silahkan diskusikan hal tersebut dengan dokter mata di aplikasi Halodoc. Segera download di sini jika belum memiliki aplikasinya.

This image has an empty alt attribute; its file name is HD-RANS-Banner-Web-Artikel_Spouse.jpg
Referensi:
Research Gate. Diakses pada 2021. Research Report About Effect of Display Gadgets on Eyesight Quality (Computer Vision Syndrome) of M.Sc.(CSIT) Students In Tribhuvan University.
Health Hub. Diakses pada 2021. 9 Health Hazards of Electronic Devices for Kids.
American Academy of Ophthalmology. Diakses pada 2021. Computers, Digital Devices and Eye Strain.