• Home
  • /
  • Adakah Persiapan Khusus sebelum Nasal Endoskopi?

Adakah Persiapan Khusus sebelum Nasal Endoskopi?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Adakah Persiapan Khusus sebelum Nasal Endoskopi?

Halodoc, Jakarta - Prosedur nasal endoskopi merupakan pemeriksaan yang dilakukan guna mengevaluasi bagian dalam rongga hidung dan sinus dengan tujuan memastikan kedua rongga tersebut dalam keadaan baik-baik saja. Pemeriksaannya sendiri dilakukan dengan alat berupa selang tipis fleksibel, yang memiliki lampu dan kamera di sisi ujungnya. Alat ini disebut dengan endoskop.

Selain memeriksa bagian dalam rongga hidung dan sinus, nasal endoskopi dilakukan dengan mengambil sampel jaringan di dalamnya. Prosedur ini dikenal dengan istilah biopsi. Bukan itu saja, prosedur ini juga bertujuan untuk mengangkat polip, lendir yang berlebih, atau mengangkat benjolan di dalam rongga hidung. Apa saja persiapan sebelum nasal endoskopi yang harus dilakukan? Ini ulasannya!

Baca juga: 3 Penyakit yang Didiagnosis dengan Nasal Endoskopi

Persiapan Sebelum Nasal Endoskopi Dilakukan

Sebenarnya tidak ada persiapan khusus yang harus dilakukan sebelum melakukan nasal endoskopi. Namun, ada beberapa hal yang harus dilakukan oleh peserta sebelum menjalani prosedur. Berikut persiapan sebelum nasal endoskopi dilakukan:

  1. Beritahu dokter jika kamu tengah mengonsumsi obat-obatan. Tanyakan pula apakah konsumsi obat ini harus dihentikan sejenak sebelum melakukan prosedur endoskopi atau tidak perlu. Obat yang dimaksud salah satunya adalah obat pengencer darah.

  2. Tidak perlu memberhentikan makan atau minum sebelum nasal endoskopi dilakukan. Prosedur ini tidak seperti prosedur yang dilakukan pada jaringan perut atau pencernaan yang memerlukan puasa sebelumnya.

  3. Perhatikan instruksi dari dokter. Biasanya dokter akan memberikan lebih banyak instruksi mengenai apa yang harus dilakukan dan tidak diperbolehkan sebelum prosedur nasal endoskopi dilakukan.

Sebelum prosedur pelaksanaan berlangsung, dokter akan memberikan obat berupa dekongestan topikal yang disemprotkan ke dalam hidung guna mengurangi pembengkakan setelah prosedur dilakukan. Obat ini juga berfungsi guna melancarkan endoskop melewati rongga hidung dengan mudah.

Bukan itu saja, hidung peserta juga akan disemprot dengan obat bius agar mati rasa dan tidak terasa sakit saat prosedur pelaksanaan berlangsung. Dalam kondisi khusus, dokter biasanya akan menghindari obat semprot ini, dan lebih memilih menyuntikkan anestesi pada peserta.

Untuk lebih jelasnya mengenai prosedur sebelum dan setelah endoskopi berlangsung, silahkan diskusikan langsung dengan dokter di aplikasi Halodoc, ya! Tanyakan dengan sejelas-jelasnya hal-hal apa saja yang diperbolehkan atau tidak, dan komplikasi yang bisa saja terjadi setelah prosedur pelaksanaan dilakukan.

Baca juga: Ini yang Perlu Diketahui Tentang Nasal Endoskopi

Nasal Endoskopi Diperlukan Dalam Kondisi Medis Ini

Pemeriksaan nasal endoskopi disarankan bagi seseorang yang mengalami gangguan parah yang terjadi secara berulang pada organ telinga, hidung dan tenggorokan. Beberapa kondisi yang dimaksud, antara lain:

  • Mimisan yang terjadi secara berulang.

  • Sinusitis kronis, yaitu kondisi saat rongga di sekitar saluran hidung terus-terusan meradang dan membengkak, setidaknya selama 12 minggu. Prosedur nasal endoskopi dilakukan untuk memudahkan dokter dalam menentukan jenis pengobatan.

  • Polip hidung, yaitu kondisi yang terjadi saat adanya pertumbuhan abnormal dalam hidung dan sinus. Polip hidung biasanya disebabkan oleh asma atau reaksi alergi.

  • Disfonia, yaitu gejala utama disebabkan adanya kelainan pada pita suara, yang terjadi karena kotak suara tidak mampu bergetar dengan sempurna saat menghembuskan napas.

  • Disfagia atau sulit menelan,yaitu kondisi yang disebabkan oleh adanya pertumbuhan jaringan di sepanjang esofagus. Kondisi ini ditandai dengan penyempitan esofagus, atau gangguan muskular pada area tersebut.

  • Adanya pertumbuhan kanker di hidung atau tenggorokan. Prosedur nasal endoskopi dilakukan untuk membantu mendeteksi pertumbuhan abnormal di dinding rongga hidung.

  • Sebagai langkah intervensi darurat, prosedur nasal endoskopi dilakukan bagi peserta yang tidak sengaja menelan atau menghirup benda asing ke dalam hidung atau tenggorokan.

Baca juga: Begini Persiapan untuk Melakukan Endoskopi

Meskipun nasal endoskopi termasuk pemeriksaan yang aman, tapi tidak lupus dari kemungkinan terjadinya komplikasi. Beberapa komplikasi yang bisa muncul, antara lain mimisan, pingsan, alergi berat akibat obat bius semprot atau bius lokal, serta terjadinya pendarahan pada pengidap kelainan pembekuan darah atau orang yang tengah mengonsumsi obat pengencer darah.

Referensi:
Johns Hopkins Medicine. Diakses pada 2020. Nasal Endoscopy.
NIH. Diakses pada 2020. Preparation of Nose for Nasal Endoscopy: Cotton Pledget Packing Versus Topical Spray. A Prospective Randomized Blinded Study.
Medline Plus. Diakses pada 2020. Nasal Endoskopi.