Agar Lulus, Ketahui Tes Kesehatan untuk Taruna TNI-AL

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Agar Lulus, Ketahui Tes Kesehatan untuk Taruna TNI-AL

Halodoc, Jakarta – Tentara nasional Indonesia (TNI) dibagi ke dalam tiga angkatan, yaitu  Angkatan Darat (TNI-AD), Angkatan Udara (TNI-AU), serta Angkatan Laut (TNI-AL). Untuk bisa bergabung dalam salah satu pasukan tersebut, seseorang sebelumnya harus dinyatakan lulus dari serangkaian pemeriksaan. Ada beberapa jenis pemeriksaan sebelum masuk TNI, salah satunya adalah tes kesehatan. 

Orang yang ingin menjadi bagian dari TNI-AL sebelumnya harus dinyatakan lulus dari rangkaian tes yang sudah ditentukan. Salah satu jenis tes yang harus dilewati adalah pemeriksaan kesehatan. Tes ini bertujuan untuk memeriksa dan mengetahui kondisi tubuh dan kesehatan seseorang secara menyeluruh. Maka dari itu, jenis tes ini akan terdiri dari banyak rangkaian dan dilakukan oleh ahli yang sudah ditunjuk oleh penyelenggara tes. 

Baca juga: 7 Pemeriksaan Fisik yang Biasa Dilakukan Sebelum Masuk Sekolah Militer

Tes Kesehatan untuk Calon Anggota TNI-AL 

Salah satu jenis tes yang dilakukan dalam proses rekrutmen anggota TNI-AL adalah pemeriksaan kesehatan. Tujuannya untuk mengetahui kondisi tubuh dan kesehatan secara keseluruhan. Pasalnya, menjadi tentara merupakan profesi yang mewajibkan anggotanya memiliki kondisi fisik yang bugar dan bebas dari gangguan kesehatan. Seseorang berpeluang untuk bergabung dengan TNI setelah dinyatakan lulus dari serangkaian tes, termasuk di dalamnya tes kesehatan. 

Tes kesehatan bagi calon anggota TNI-AL dilakukan dalam dua tahap. Pada tahap pertama, dilakukan pemeriksaan pada bagian luar tubuh. Pemeriksaan ini meliputi tinggi badan, berat badan, postur, THT, mata, hingga bentuk kaki dan tangan. Selain itu, ada juga pemeriksaan khusus sesuai jenis kelamin, yaitu pemeriksaan alat reproduksi dan payudara pada wanita dan pemeriksaan varikokel serta hernia pada pria.

Setelah itu, pemeriksaan masuk pada tahap dua yaitu pemeriksaan bagian dalam tubuh. Dalam pemeriksaan ini, peserta harus menjalani rangkaian tes meliputi pemeriksaan urine, tes darah, serta rontgen. Peserta harus menjalani pemeriksaan urine untuk melihat ada atau tidak risiko penyakit ginjal dan penyakit kencing manis. 

Baca juga: Agar Lulus Tes Tentara TNI-AL, Perhatikan Hal Ini

Selain itu, kamu juga akan diminta menjalani tes darah. Pada pemeriksaan ini, akan dilihat apakah seseorang memiliki kadar asam urat, kolesterol, HB, dan trigliserol yang normal atau tidak. Seseorang dinyatakan berada dalam kondisi yang sehat jika memiliki kadar kolesterol dan asam urat yang normal, yaitu tidak terlalu tinggi maupun tidak terlalu rendah. 

Pemeriksaan dilanjutkan dengan tes organ dalam tubuh, salah satunya dengan rontgen. Pada pemeriksaan ini, akan terlihat apakah seseorang memiliki kelainan atau penyakit pada organ vital seperti jantung, paru-paru, atau organ hati. Beberapa jenis pemeriksaan lain juga akan dilakukan untuk menilai kondisi tubuh. Jenis pemeriksaan yang dilakukan adalah elektrokardiogram (EKG) dan ultrasonografi (USG). 

Sebagai pelamar calon TNI, sangat penting untuk selalu menjaga kesehatan agar dinyatakan lulus dalam tes. Sebab, ada beberapa jenis gangguan atau penyakit yang bisa berkembang tanpa adanya gejala khusus. Kamu disarankan untuk selalu menjalani pola hidup sehat dan menghindari konsumsi makanan yang bisa memicu penyakit. Biasakan juga untuk banyak minum air putih, mengonsumsi makanan berserat, serta rutin berolahraga. 

Baca juga: Tak Hanya Dewasa, Anak Pun Butuh Medical Check-up

Punya masalah kesehatan dan butuh saran dokter? Pakai aplikasi Halodoc saja. Kamu bisa dengan mudah menghubungi dokter kapan saja dan di mana saja melalui Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan informasi seputar kesehatan dan tips hidup sehat dari dokter terpercaya. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play! 

Referensi:
Rekrutmen-tni.mil.id. Diakses pada 2019. Pendaftaran Online Calon Prajurit TNI.
Halodoc. Diakses pada 2019. Agar Lulus Tes Tentara TNI-AL, Perhatikan Hal Ini