Agar Si Kecil Lebih Cerdas, Ini 5 Hal yang Perlu Dilakukan Orangtua

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Agar Si Kecil Lebih Cerdas, Ini 5 Hal yang Perlu Dilakukan Orang tua

Halodoc, Jakarta – Menjadikan Si Kecil tetap aktif adalah salah satu cara supaya anak tetap lebih cerdas. Salah satu caranya adalah melibatkan anak ke dalam beberapa kegiatan positif. Menurut hasil penelitian dari Boston University School of Medicine, aktivitas fisik bermanfaat untuk kesehatan otak dan kognisi. 

Temuan ini dipublikasikan dalam jurnal kesehatan Behavioral Brain Research. Bahwasanya sistem hormon tertentu dapat yang meningkat selama aktivitas fisik dan dapat membantu meningkatkan daya ingat. Ingin tahu lebih lanjut bagaimana koneksinya dengan Si Kecil, baca selengkapnya di sini.

Hormon dan Aktivitas Fisik

Lebih lanjut mengenai penelitian dari jurnal kesehatan yang dipublikasikan di atas, ternyata ada hubungan antara kadar hormon darah dengan kebugaran aerobik yang bersinergi dengan peningkatan pada fungsi memori.

Hormon yang bekerja dalam faktor pertumbuhan dilepaskan ketika anak berolahraga dan secara langsung dikaitkan dengan peningkatan kesehatan otak. Hippocampus sebagai wilayah otak yang penting untuk pembelajaran dan memori, dianggap mendapat manfaat langsung dari hormon-hormon ini.

Baca juga: Si Kecil Nempel Terus pada Ibu, Begini Cara Mengatasinya

Ingin tahu rekomendasi aktivitas seperti apa yang mendukung anak untuk lebih cerdas, baca selanjutnya di sini!

  1. Libatkan Anak dalam Olahraga

Tadi sudah dijelaskan bagaimana melibatkan anak dalam aktivitas aktif sangat baik untuk kesehatan. Dan ternyata setelah berolahraga, termasuk anak akan mendapatkan mengambil kata dan kosa kata baru 20 persen lebih cepat ketimbang anak yang tidak melakukan olahraga. Ini dapat meningkatkan pengalaman masa kecil anak saat mengucapkan kata-kata baru, menyusun kalimat, dan berkomunikasi dengan teman sebaya dan orang dewasa.

  1. Bantu Anak Menemukan Hobinya

Baik itu memanggang, merajut, maupun musik. Pembelajaran aktif sangat penting untuk pengembangan motorik dan kognitif anak. Sebagian besar anak berusia lima tahun tidak memiliki keterampilan yang dibutuhkan untuk mulai belajar, seperti bisa memegang pensil. 

Karenanya, dengan pembelajaran aktif, anak-anak dapat dengan cepat dan mudah mendapatkan keterampilan yang dibutuhkan. Ini meliputi mengikuti instruksi dan koordinasi, termasuk peningkatan koordinasi mata-tangan.

Baca juga: Si Kecil Pakai Pasta Gigi Berlebihan, Ini Dampaknya

  1. Ajak Anak untuk Tekun pada Hobinya 

Ketika anak menunjukkan minat pada sesuatu, bantu mereka menekuni hasrat tersebut. Anak-anak merespons dorongan dengan baik dan jauh lebih mungkin untuk bertahan pada sesuatu, serta belajar lebih banyak tentang bidang minat mereka dari waktu ke waktu. 

  1. Pastikan Anak Mendapatkan Tidur yang Berkualitas

Manfaat tidur untuk perkembangan otak tidak ada habisnya. Pembelajaran alat bantu tidur, dan bahkan tidur siang telah terbukti memiliki manfaat besar, seperti kemampuan untuk menyimpan informasi.

Ini relevan pada anak-anak maupun orang dewasa. Mendapatkan tidur yang berkualitas sama pentingnya dengan diet dan olahraga. Ini sangat penting supaya anak bisa fokus saat belajar, baik di rumah maupun di sekolah. 

  1. Pujilah Si Kecil dan Himbau untuk Tidak Gampang Menyerah

Bahkan, jika itu berarti melihat anak melakukan hal yang sama terus-menerus. Rahasia kesuksesan seseorang adalah ketika dia tidak menyerah dan hal ini harus diterapkan sejak dini. Tidak semua anak secara alami berbakat.

Namun dengan tetap konsisten dan berusaha, yang sejatinya perlu mendapat dukungan dari orang tua, anak bisa mencapai tujuan jangka panjang. Ajarkan Si Kecil untuk belajar dari kesalahannya dan mencoba lagi.

Kalau orang tua butuh informasi lebih jelas mengenai hal ini, bisa tanyakan langsung ke Halodoc. Dokter ataupun psikolog yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor orang tua bisa kapan dan di mana saja memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.

Referensi:
Psychology Today. Diakses pada 2019. Can Physical Activities Improve Fluid Intelligence?
Lifehack.org. Diakses pada 2019. 8 Ways To Make Your Child Smarter.