• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Akar Valerian Bantu Meredakan Nyeri Haid, Benarkah?

Akar Valerian Bantu Meredakan Nyeri Haid, Benarkah?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Akar Valerian Bantu Meredakan Nyeri Haid, Benarkah?

Halodoc, Jakarta - Ketika berhadapan dengan “tamu bulanan”, tak sedikit wanita yang mengalami nyeri haid hingga membuat aktivitasnya terganggu. Nyeri haid (dismenore) ini timbul di perut bagian bawah, yang biasanya muncul sebelum atau sewaktu menstruasi.

Nyeri haid merupakan kondisi yang terbilang normal dan tidak perlu dikhawatirkan. Di samping itu, seiring bertambahnya usia, nyeri haid ini akan menghilang secara bertahap. Namun, bagi kamu yang selalu mengalami nyeri haid setiap menstruasi, ada beberapa cara yang bisa digunakan untuk meredakan masalah ini.

Lantas, bagaimana cara meredakan nyeri haid? Benarkah akar valerian bisa membantu untuk mengatasi masalah ini?

Baca juga: Apa yang Menyebabkan Nyeri Haid yang Tak Tertahankan?

Nyeri Haid dan Akan Valerian

Akar valerian merupakan tanaman herbal yang telah lama digunakan untuk mengatasi berbagai macam masalah kesehatan. Ekstrak akar valerian biasanya diolah menjadi jamu atau produk lainnya. Namun, benarkah akar valerian dapat membantu untuk meredakan nyeri haid

Ada studi menarik yang bisa disimak mengenai hubungan antara akar valerian dengan nyeri haid. Studi yang dipublikasikan Journal of Traditional and Complementary Medicine ini berjudul “The effect of Valerian root extract on the severity of premenstrual syndrome symptoms”.

Di dalam uji klinis, 100 responden dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok yang menerima ekstrak akar valerian dan kelompok yang menerima plasebo. Para responden tersebut mendapatkan dua pil setiap hari dalam tujuh hari terakhir siklus menstruasi mereka. Pemberian pil yang mengandung ekstrak akar valerian dan plasebo ini dilakukan selama tiga siklus menstruasi. Lalu, bagaimana hasilnya?

Hasil penelitian menunjukkan, bahwa ekstrak akar valerian mampu mengurangi gejala emosional, fisik, dan sindrom pramenstruasi (premenstruation syndrome/PMS) pada subjek penelitian. Gejala PMS sendiri cukup beragam, mulai dari nyeri pada bagian perut, nyeri payudara, kelelahan, mudah marah, perut kembung, hingga perubahan suasana hati. 

Akar valerian mengandung berbagai senyawa, seperti Valproate, Isovalproate dan Didovalproate. Senyawa-senyawa dalam ekstrak akar valerian memiliki efek antikonvulsan, sedasi, anti-histeria, penenang alami, hingga dapat menghilangkan jantung berdebar-debar.

Menurut studi di atas, akar valerian dapat menciptakan dan meningkatkan relaksasi di sistem saraf pusat, mengurangi stres dan kecemasan, dan meningkatkan kualitas tidur. Menariknya lagi, terdapat beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa akar valerian cukup efektif untuk mengurangi gejala dismenore primer.

Baca juga: 6 Kondisi yang Dapat Sebabkan Nyeri Haid

Bagaimana, tertarik mencoba ekstrak akar valerian untuk mengatasi nyeri haid? 

Dari Pijatan sampai Berendam Air Hangat

Selain melalui akar valerian, terdapat beragam cara untuk meredakan nyeri haid. Menurut National Institutes of Health, cara meredakan nyeri haid juga bisa melalui beberapa cara, seperti:

  1. Pijat perut bagian bawah dengan gerakan melingkar ringan menggunakan ujung jari.
  2. Konsumsi minuman hangat.
  3. Mengonsumsi makanan ringan atau porsi kecil, tapi frekuensinya lebih sering.
  4. Konsumsi suplemen vitamin B6, kalsium, dan magnesium, terutama jika nyeri berasal dari PMS.
  5. Jaga agar kaki tetap terangkat saat berbaring, atau berbaring miring dengan lutut ditekuk.
  6. Lakukan olahraga aerobik secara teratur. Jenis aktivitas fisik ini dapat mengurangi kembung, nyeri, dan kram perut. 
  7. Praktikkan teknik relaksasi, seperti meditasi atau yoga.
  8. Jalan kaki atau olahraga secara teratur, termasuk latihan goyang panggul.
  9. Letakkan bantal pemanas (heating pad) ke area perut bagian bawah, di bawah pusar. Jangan pernah tertidur dengan bantal pemanas dalam kondisi menyala.
  10. Mandi atau berendam air hangat.

Andaikan cara meredakan nyeri haid di atas tidak efektif, kamu bisa mengonsumsi obat antiinflamasi ibuprofen atau naproxen yang dijual bebas. 

Baca juga: Benarkah Olahraga Bisa Meringankan Nyeri Haid?

Ingat, ada nyeri haid ringan yang bisa diabaikan, tapi ada pula nyeri yang sangat parah dan butuh perhatian khusus. Nah, bagi dirimu yang mengalami nyeri haid tidak tertahankan, bahkan semakin memburuk seiring waktu, segera temui dokter untuk pemeriksaan lanjutan. 

Kamu bisa kok bertanya langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Tidak perlu keluar rumah, kamu bisa menghubungi dokter ahli kapan saja dan di mana saja. Praktis, kan? 



Referensi:
US National Library of Medicine National Institutes of Health. Diakses pada 2020. The effect of Valerian root extract on the severity of pre menstrual syndrome symptoms
National Institutes of Health - MedlinePlus. Diakses pada 2020.
National Health Service - UK. Diakses pada 2020.