Aktivitas Sehari-Hari Bisa Pengaruhi Tekanan Darah Normal

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
aktivitas-sehari-hari-bisa-pengaruhi-tekanan-darah-normal-halodoc

Halodoc, Jakarta – Tekanan darah yang normal adalah 120/88 mmHg. Namun, tekanan darah ini tidak selalu sama setiap waktu. Tekanan darah kita bisa berubah-ubah, salah satunya tergantung pada aktivitas sehari-hari yang sedang kita lakukan. Yuk, simak penjelasannya lebih lanjut di sini.

Tekanan darah adalah ukuran untuk menilai seberapa kuat jantung kamu untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Meski demikian, tekanan darah adalah kondisi yang tidak pasti, karena akan selalu berubah-ubah. Hal ini tergantung pada aktivitas yang sedang kamu lakukan. Enggak cuma saat sedang melakukan aktivitas berat saja, seperti olahraga, melakukan aktivitas ringan, misalnya mengubah posisi dari duduk menjadi berdiri, bahkan berbicara sekalipun juga bisa membuat tekanan darah kamu berubah.

Berikut ini empat kegiatan sehari-hari yang bisa memengaruhi tekanan darah normal:

1. Berolahraga

Tekanan darah dipengaruhi oleh seberapa cepat denyut jantung. Semakin tinggi denyut jantung, semakin tinggi tekanan darah kamu. Nah, saat berolahraga, tubuh memerlukan suplai oksigen yang lebih banyak. Itulah mengapa denyut jantung akan meningkat untuk memenuhi kebutuhan oksigen tersebut. Akibatnya, tekanan darah normal kamu akan meningkat.

2. Merokok atau Minum Kopi

Kebiasaan merokok atau minum kopi bisa membuat tekanan darah normal kamu meningkat di pagi hari.

Baca juga: Kebiasaan Merokok dapat Merusak Kesehatan Jantung

3. Kerja Larut Malam atau Lembur

Kalau kamu sering lembur atau bekerja pada shift malam, hati-hati. Sebab, hal ini bisa berpengaruh terhadap tekanan darah, sehingga tekanan darah kamu akan meningkat di pagi hari.

Baca juga: Ini Trik Sehat saat Lembur Mengejar Deadline

4. Tidur

Saat tidur, tekanan darah kamu akan mengalami penurunan sebesar 10 sampai 20 persen dibandingkan saat bangun. Namun, kurang tidur bisa membuat kamu berisiko mengalami tekanan darah tinggi alias hipertensi. Hal ini karena kurang tidur menyebabkan bagian otak tertentu tidak beristirahat, termasuk saraf simpatik, sehingga hal ini memicu tekanan darah naik.

Selain itu, tekanan darah biasanya juga bisa berbeda pada waktu pagi, siang, dan malam. Berdasarkan sebuah penelitian yang dilansir dari Livescience, tekanan darah yang diukur pada pagi hari bisa mendeteksi masalah kesehatan lebih baik dibanding jika dilakukan pada malam hari. Intinya, tekanan darah tiap orang akan selalu berubah-ubah setiap waktu. Biasanya, polanya adalah tekanan darah cenderung tinggi pada pagi hingga siang hari, kemudian mencapai puncaknya pada sore hari, dan kembali turun pada malam hari.

Untuk melakukan pemeriksaan tekanan darah, kamu bisa menggunakan aplikasi Halodoc, lho. Caranya praktis banget, tinggal pilih fitur Lab Service dan petugas lab akan datang ke rumahmu untuk memeriksa kesehatanmu. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.

Hal-hal lain selain aktivitas yang juga memengaruhi tekanan darah, antara lain:

  • Jenis Kelamin

Pria cenderung memiliki tekanan darah yang lebih tinggi, dibanding wanita.

  • Usia

Semakin bertambah usia, pembuluh darah akan semakin kaku dan tidak elastis lagi. Akibatnya, tekanan darah pun cenderung tinggi. 

  • Kondisi Kesehatan

Memiliki penyakit tertentu, seperti diabetes, asam urat, kolesterol tinggi, dan penyakit ginjal juga bisa memengaruhi tekanan darah normal seseorang menjadi lebih tinggi.

  • Obesitas

Seseorang yang mengalami obesitas berisiko mengalami penyakit jantung, karena berat badan yang berlebih bisa menyebabkan tekanan darah naik.

  • Konsumsi Obat-Obatan

Obat-obatan yang kamu konsumsi juga bisa berpengaruh terhadap tekanan darahmu. Ada beberapa obat-obatan yang menyebabkan kenaikan tekanan darah, tapi ada juga obat yang menyebabkan tekanan darah rendah.

Baca juga: Stres Bisa Bikin Hipertensi, Benarkah?

  • Keadaan Emosional, seperti Stres, Kecemasan, dan lain-lain

Stres dan rasa cemas yang berlebihan bisa menurunkan kinerja sistem jantung dan pembuluh darah kamu secara bertahap, sehingga akhirnya menyebabkan masalah tekanan darah secara permanen.