• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Alami Demam, Ini Pemeriksaan Lengkap yang Harus Dilakukan
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Alami Demam, Ini Pemeriksaan Lengkap yang Harus Dilakukan

Alami Demam, Ini Pemeriksaan Lengkap yang Harus Dilakukan

4 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 15 Februari 2022

“Demam yang tak kunjung membaik dalam beberapa hari, perlu segera diperiksakan melalui pemeriksaan lengkap laboratorium. Sebab, bisa jadi demam yang dialami merupakan gejala dari penyakit serius seperti tifus hingga kanker. Semakin cepat diagnosis dilakukan melalui pemeriksaan lengkap, semakin cepat pula pengobatan terhadap demam dapat dilakukan berdasarkan penyebab yang mendasarinya.”

Alami Demam, Ini Pemeriksaan Lengkap yang Harus Dilakukan

Halodoc, Jakarta – Demam atau yang juga dikenal sebagai hipertermia atau pireksia merupakan kondisi di mana suhu tubuh lebih tinggi dari biasanya, yaitu di atas 38 derajat Celsius.  Perlu diketahui bahwa demam sebenarnya merupakan salah satu cara sistem kekebalan tubuh manusia untuk memerangi infeksi. Kondisi yang satu ini sejatinya juga rentan untuk dialami segala usia, baik anak-anak maupun orang dewasa.

Meski dapat menurun dengan sendirinya, tapi demam juga tidak dapat disepelekan. Sebab, demam yang tinggi dapat menjadi gejala dari kondisi atau penyakit serius yang memerlukan perhatian medis secepatnya. 

Maka dari itu, penting untuk segera menjalani pemeriksaan lengkap untuk demam jika kondisi tersebut tak kunjung membaik. Namun, mengapa demikian? Yuk simak penjelasannya di sini!

Pentingnya Melakukan Pemeriksaan Demam

Pemeriksaan demam merupakan tes diagnosis pada pasien yang mengalami gejala demam untuk benar-benar mengevaluasi apa penyebab yang mendasarinya. Pasalnya, demam dapat disebabkan oleh kondisi kesehatan yang bervariasi. Misalnya seperti reaksi tubuh dalam menerima paparan suhu panas secara berlebihan, menstruasi, hingga reaksi pasca imunisasi. 

Jika demam diakibatkan oleh salah satu kondisi tersebut, umumnya demam akan mereda setelah seseorang yang mengalaminya melakukan perawatan rumahan. Contohnya seperti minum obat penurun demam seperti paracetamol, mengompres, hingga menjaga tubuh tetap terhidrasi.

Akan tetapi, jika demam terjadi dalam suhu tinggi dan tak kunjung membaik setelah beberapa hari, kondisi ini patut diwaspadai. Sebab bisa saja hal tersebut menandakan adanya masalah kesehatan yang  serius pada tubuh. Contohnya seperti infeksi virus seperti pilek atau flu, sakit telinga, radang tenggorokan, infeksi saluran kemih, mononukleosis, demam berdarah, hingga infeksi bakteri seperti bronkitis maupun tifus. Selain itu, bermacam jenis kanker seperti  leukimia , kanker hati, atau kanker paru-paru juga dapat menimbulkan demam sebagai salah satu gejala awalnya. 

Itulah alasan mengapa pemeriksaan demam sangatlah penting, terutama bila demam yang tak kunjung membaik dalam beberapa hari. Sebab, semakin cepat diagnosis dilakukan, maka semakin cepat pula pengobatan terhadap demam dapat dilakukan berdasarkan penyebab yang mendasarinya.

Jenis-Jenis Pemeriksaan Demam

Agar dapat mengevaluasi penyebab demam, dokter mungkin akan mengajukan pertanyaan terkait gejala dan riwayat medis yang kamu miliki. Selanjutnya, dokter juga akan melakukan pemeriksaan fisik. Namun, jika pemeriksaan tersebut belum dapat memastikan apa penyebab dari demam, maka pemeriksaan laboratorium lengkap penting untuk dilakukan. 

Sebab, bisa jadi demam yang dialami merupakan gejala akan penyakit serius yang mengancam keselamatan jiwa. Nah, berikut adalah penjabaran akan beberapa jenis pemeriksaan laboratorium lengkap untuk mendeteksi penyebab dari demam, yaitu:

  • Pemeriksaan urine rutin.
  • Pemeriksaan GOT.
  • Pemeriksaan GPT.
  • Pemeriksaan hs-CRP.
  • Anti-Salmonella typhi IgM.
  • Anti-Dengue IgG & IgM.
  • Anti-Chikungunya IgM.
  • Kultur Gall.
  • Malaria (Mikroskopik).
  • Dengue NS1 Antigen.
  • Anti-Leptospira IgM.  

Pemeriksaan demam lengkap melalui uji laboratorium tersebut juga tersedia dalam layanan Medical Check Up (MCU) Fever dari Halodoc, sehingga kamu bisa membuat janji cek lab, tanpa perlu mengantre atau menunggu lama di rumah sakit. 

Kapan Pemeriksaan Demam Sebaiknya Dilakukan?

Jika mengonsumsi obat penurun panas, menjaga tubuh tetap terhidrasi, atau mengompres tak kunjung meredakan suhu demam, segeralah memeriksakan diri ke dokter untuk menjalani pemeriksaan demam. Terutama jika demam disertai oleh beberapa kondisi berikut: 

  • Demam disertai ketegangan pada leher atau leher kaku, hingga perasaan disorientasi atau kebingungan.
  • Demam tak kunjung menurun dan menetap di atas 39,5 derajat Celsius lebih dari dua jam setelah perawatan. Perlu diketahui bahwa kondisi ini merupakan darurat medis baik pada anak-anak maupun orang dewasa. 
  • Demam berlangsung selama lebih dari dua hari.
  • Kondisi demam tinggi disertai dengan munculnya ruam kemerahan pada kulit.
  • Demam disertai dehidrasi yang ditandai dengan jumlah urine lebih sedikit, mata cekung, dan mata yang kering sehingga terasa pedih.

Nah, itulah penjelasan mengenai pemeriksaan lengkap yang perlu dilakukan dan mengapa hal tersebut penting untuk dilakukan. Sebab, demam yang tak kunjung membaik dapat menjadi gejala akan penyakit serius pada tubuh. Maka dari itu, segeralah memeriksakan diri ke dokter dan jalani pemeriksaan demam secara lengkap. Terutama jika suhu demam di atas 39,5 derajat Celsius dan tak kunjung turun dalam beberapa hari. 

Melalui aplikasi Halodoc, kamu bisa tanya dokter untuk meminta saran medis yang tepat terkait demam yang dirasakan, lewat fitur chat/video call secara langsung. Selain itu, kamu juga dapat membuat janji cek lab untuk mendapatkan layanan MCU Fever jika demam tak kunjung membaik, sehingga penyebabnya dapat segera dideteksi. Jadi tunggu apa lagi? Yuk, download Halodoc sekarang! 

Referensi: 

Britannica. Diakses pada 2022. Fever. 
Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Fever. 
Healthline. Diakses pada 2022. Everything You Need to Know About Fever. 
Medine Plus. Diakses pada 2022. Fever.