• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Alasan Apel Cocok untuk Membantu Menurunkan Berat Badan

Alasan Apel Cocok untuk Membantu Menurunkan Berat Badan

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Buat kamu yang sedang ingin menurunkan berat badan, kamu disarankan untuk mengurangi makan makanan berlemak dan memperbanyak makan buah-buahan yang kaya akan nutrisi, tetapi rendah kalori. Nah, salah satu buah-buahan yang baik untuk dikonsumsi saat sedang diet adalah apel. Yuk, cari tahu manfaat apel untuk menurunkan berat badan di bawah ini.

Baca juga: Khasiat Buah Apel yang Cocok untuk 6 Penyakit Ini

Apel adalah buah yang sudah dikenal akan manfaat kesehatannya yang luar biasa. Tidak hanya dapat mengurang risiko berbagai penyakit, apel ternyata juga bisa membantu menurunkan berat badan, lho. Bukan tanpa alasan, apel dijadikan camilan yang wajib saat sedang diet. 

Hal ini karena apel mengandung 0 persen kolesterol dan lemak total. Selain itu, apel juga dapat memberikan berbagai nutrisi yang diperlukan tubuh untuk tetap sehat. Berikut ini tiga alasan apel cocok untuk diet:

1. Kaya Akan Serat yang Dapat Menurunkan Berat Badan

Sebuah apel berukuran sedang mengandung 4 gram serat. Jumlah tersebut memenuhi 16 persen dari asupan serat yang direkomendasikan untuk wanita dan 11 persen untuk pria, di mana jumlah serat tersebut sangat tinggi mengingat kandungan kalorinya yang rendah. Hal ini membuat apel sangat baik untuk membantu kamu memenuhi asupan serat yang direkomendasikan.

Banyak penelitian juga menunjukkan bahwa asupan serat yang tinggi dikaitkan dengan berat badan yang lebih rendah dan risiko obesitas dapat berkurang secara signifikan.

Mengonsumsi serat juga dapat memperlambat pencernaan makanan, sehingga membuat kamu merasa lebih kenyang hanya dengan mengonsumsi sedikit kalori. Karena alasan inilah makanan tinggi serat dapat membantu kamu mengonsumsi total kalori yang lebih sedikit, sehingga membantu menurunkan berat badan.

Serat juga dapat meningkatkan kesehatan pencernaan kamu dan memberi nutrisi pada bakteri baik di dalam usus kamu, sehingga dapat membantu menjaga kesehatan metabolisme dan pengendalian berat badan.

Jadi kesimpulannya, apel yang kaya akan serat dapat memberikan rasa kenyang dan mengurangi nafsu makan. Dengan demikian, berat badan akan tetap terjaga.

Baca juga: Lakukan 6 Hal Ini untuk Cepat Turunkan Berat Badan

2. Kepadatan Kalori yang Rendah

Apel memiliki kandungan air yang tinggi. Bahkan, apel berukuran sedang terdiri dari sekitar 86 persen air. Makanan yang kaya air cukup mengenyangkan, sehingga seringkali menyebabkan berkurangnya asupan kalori.

Air tidak hanya membuat kenyang, tetapi juga mengurangi kepadatan kalori makanan. Makanan dengan kepadatan kalori yang rendah, seperti apel, cenderung tinggi air dan serat. Sebuah apel berukuran sedang hanya memiliki 95 kalori, tetapi mengandung banyak air dan serat.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa makanan dengan kepadatan kalori yang rendah dapat memberikan rasa kenyang, mengurangi asupan kalori, dan menurunkan berat badan.

3. Mengenyangkan

Kombinasi air dan serat dalam apel membuatnya sangat mengenyangkan. Dalam sebuah studi, apel ditemukan secara signifikan lebih mengenyangkan daripada saus apel atau jus apel ketika dikonsumsi sebelum makan. 

Selain itu, apel membutuhkan waktu lebih lama untuk dimakan dibandingkan dengan makanan yang tidak mengandung serat. Durasi makan ini juga berpengaruh terhadap rasa kenyang. Contohnya, sebuah penelitian pada 10 orang mencatat bahwa jus dapat dikonsumsi 11 kali lebih cepat daripada apel utuh.

Efek mengenyangkan dari apel dapat mengurangi nafsu makan dan menyebabkan penurunan berat badan.

Baca juga: 6 Makanan Berserat Terbaik untuk Kesehatan

Itulah manfaat apel yang cocok untuk kamu yang sedang diet. Untuk berdiskusi seputar diet dan nutrisi, gunakan saja aplikasi Halodoc. Hubungi dokter melalui fitur Chat with Doctor untuk minta saran kesehatan melalui Video/Voice Call dan Chat, kapan dan di mana saja tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2020. Are Apples Weight-Loss-Friendly or Fattening?