• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Alasan Berat Badan Berlebihan Rentan Alami Hernia

Alasan Berat Badan Berlebihan Rentan Alami Hernia

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim

Halodoc, Jakarta – Hernia atau turun berok diketahui banyak orang sebagai kondisi yang terjadi akibat sering mengangkat barang yang terlalu berat. Namun, bukan hanya itu saja lho pemicunya, memiliki berat badan berlebihan atau obesitas juga dapat membuat kamu lebih rentan mengalami hernia.

Hernia terjadi ketika bagian dalam tubuh mendorong otot atau dinding jaringan di sekitarnya yang melemah. Misalnya, usus bisa menembus area yang melemah di dinding perut. Kebanyakan hernia terjadi di perut di antara dada dan pinggul, tapi kondisi ini juga bisa terjadi di area paha atas atau selangkangan. Meskipun biasanya tidak berbahaya, mengetahui hal-hal yang dapat memicu hernia tetap penting, agar kamu bisa menghindari kondisi tersebut.

Alasan Berat Badan Berlebihan Memicu Hernia

Hernia disebabkan oleh kombinasi otot yang lemah dan tegang. Nah, ada beberapa kondisi yang menyebabkan otot menjadi lemah dan tegang, salah satunya adalah berat badan yang berlebihan atau obesitas.

Obesitas berperan besar dalam meningkatkan risiko seseorang terkena hernia. Hal ini karena berat badan berlebih akan meningkatkan ketegangan dan tekanan pada otot dinding perut, sehingga membuatnya menjadi lebih lemah.

Akibatnya, orang yang memiliki berat badan berlebih lebih rentan mengalami hernia ventral (jenis hernia yang terjadi perut) atau hernia inguinalis (jenis hernia ketika organ dalam perut mencuat ke daerah selangkangan).

Tekanan perut yang meningkat juga dapat mendorong perut ke atas melalui diafragma yang menyebabkan hernia hiatus, yaitu hernia yang terjadi saat bagian lambung yang mencuat ke rongga dada melalui diafragma.

Lama-kelamaan, berat badan yang berlebihan dapat membuat ukuran hernia semakin besar. Pada beberapa kasus, kondisi ini juga bisa menyebabkan usus menjadi terperangkap di otot jaringan, sehingga menyebabkan nyeri hebat dan membutuhkan penanganan segera. Obesitas juga bisa menyebabkan perkembangan beberapa hernia pada dinding otot.

Baca juga: Kondisi yang Meningkatkan Risiko Hernia

Obesitas Memicu Hernia Muncul Kembali

Tidak hanya dapat meningkatkan risiko seseorang untuk mengalami hernia, berat badan berlebihan juga dapat meningkatkan risiko hernia muncul kembali bahkan setelah diperbaiki dengan operasi.

Sebuah studi menemukan bahwa angka kambuhnya hernia setelah operasi perbaikan pada pasien obesitas adalah 11 persen. Hal ini berarti ada lebih dari 1 dari 10 pasien yang memiliki berat badan berlebih yang mengalami hernia lagi setelah menjalani operasi hernia.

Studi tersebut juga melihat faktor lain untuk risiko kambuhnya hernia, seperti usia, jenis kelamin, ukuran hernia, dan teknik pembedahan, tapi satu-satunya faktor yang meningkatkan risiko kambuhnya hernia secara signifikan adalah obesitas.

Baca juga: Alami Hernia, Haruskah Dioperasi?

Pentingnya Menjaga Berat Badan untuk Mencegah Hernia

Mengingat adanya hubungan yang erat antara berat badan berlebih dengan hernia, sebaiknya jaga berat badan yang ideal agar terhindar dari hernia. Diet dan olahraga adalah dua kunci penting untuk menjaga berat badan tetap ideal.

Kamu bisa melakukan diet yang sehat dengan cara membatasi jumlah asupan kalori harian. Caranya, asupan kalori yang masuk ke dalam tubuhmu lebih sedikit daripada jumlah kalori yang dikeluarkan oleh tubuh sebagai energi. Selain itu, mengurangi porsi makan dan memilih jenis makanan yang rendah kalori penting untuk menjaga berat badan yang ideal.

Olahraga juga membantu menurunkan berat badan. Semakin aktif kamu bergerak, semakin banyak kalori tubuh yang dapat dibakar sebagai energi dan semakin sedikit kalori yang disimpan dalam tubuh kamu sebagai lemak.

Baca juga: Mitos atau Fakta, Olahraga Bisa Atasi Hernia

Itulah penjelasan mengenai alasan berat badan berlebihan dapat membuat seseorang rentan mengalami hernia. Bila kamu mengetahui lebih jauh mengenai hernia dan cara-cara pencegahannya, tanyakan saja pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2020. Everything You Want to Know About a Hernia.
Roller Weight Loss & Advanced Surgery. Diakses pada 2020. Obesity and Hernias.
University of Michigan Health System (UMHS). Diakses pada 2020. Weight Loss Before Hernia Repair Surgery.