• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Alasan Ibu Hamil Sering Alami Sariawan

Alasan Ibu Hamil Sering Alami Sariawan

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim

Halodoc, Jakarta – Selama kehamilan, setiap ibu pasti mengalami banyak perubahan pada tubuhnya. Bukan itu saja, ibu hamil juga rentan mengalami berbagai kondisi kesehatan salah satunya sariawan. Sariawan bukan penyakit serius karena bisa sembuh dengan sendirinya.

Meskipun begitu, sariawan tetap saja bisa mengganggu kenikmatan ibu saat makan dan berbicara. Berbeda dengan orang biasa, ibu hamil ternyata rentan mengalami sariawan lebih sering lho. Mengapa demikian? Yuk, simak penjelasan berikut ini. 

Baca juga: Ibu Hamil Bisa Alami Depresi, Ini Pengaruhnya pada Janin

Kenapa Ibu Hamil Gampang Alami Sariawan?

Munculnya sariawan pada ibu hamil bisa disebabkan oleh faktor-faktor berikut ini: 

  • Perubahan hormon

Dilansir dari National Health Service UK, perubahan hormon selama kehamilan sering menjadi alasan utama ibu sering mengalami sariawan. 

  • Stres atau trauma

Trauma fisik, seperti saat menyikat dan menggigit lidah atau pipi secara tidak sengaja dapat menyebabkan sariawan. Seseorang yang mengalami stres juga cenderung rentan mengalami sariawan. 

  • Sensitif pada makanan

Menurut American Academy of Family Physicians, alergi pada makanan tertentu juga bisa menyebabkan sariawan. Terutama apabila ibu sensitif terhadap makanan asam atau pedas bisa menimbulkan sariawan

  • Kekurangan hematinik

Kekurangan folat, zat besi, dan vitamin B12 nyatanya juga bisa membuat ibu hamil rentan mengalami sariawan. 

Selain penyebab-penyebab di atas, sistem kekebalan tubuh yang sedang melemah, merokok dan menggunakan gigi palsu juga meningkatkan risiko seseorang mengalami sariawan. Oleh karena itu, pastikan ibu memahami kondisi-kondisi yang dapat memicu sariawan, sehingga kondisinya mudah diobati. 

Baca juga: 5 Hal Ini Menunjukan Tanda Kehamilan yang Sehat

Tips Mengobati Sariawan Saat Hamil

Sariawan bisa berwarna merah, pink, putih, atau abu-abu di lidah, di dalam pipi, atau bibir. Ketika ibu memiliki sariawan, luka tersebut mungkin terasa sakit dan ada sensasi terbakar. Gejala ini menyulitkan ibu untuk makan dan berbicara.

Ibu tidak perlu khawatir, sariawan biasanya mudah diobati dengan perawatan-perawatan rumahan biasa. Berikut beberapa tips perawatan yang bisa ibu coba untuk meredakan rasa sakit ketika mengidap sariawan, yaitu:

  • Hindari konsumsi makanan pedas dan asam terlebih dahulu
  • Jangan merokok. Tidak hanya mengganggu kehamilan, merokok dapat memperburuk sariawan yang sudah ada
  • Berkumur dengan air garam atau mengoleskan hidrogen peroksida yang dicampurkan air ke luka. 
  • Oleskan es batu di luka untuk menghilangkan rasa sakit.
  • Gunakan obat kumur hexetidine dua kali atau tiga kali sehari untuk berkumur dan membunuh bakteri.
  • Blewah, seledri, dan jus wortel diketahui membantu penyembuhan sariawan
  • Banyak minum air, tapi hindari minuman asam atau bersoda.

Jika sariawan yang ibu miliki tidak kunjung hilang setelah dua minggu atau semakin menimbulkan ketidaknyamanan, segera tanyakan ke dokter Halodoc terkait penanganan lainnya. Melalui aplikasi Halodoc, ibu bisa menghubungi dokter kapan saja dan di mana saja via Chat, dan Voice/Video Call.

Baca juga: 8 Mitos Kehamilan yang Perlu Diketahui

Dokter mungkin akan meresepkan pasta gigi khusus atau bahkan gel untuk dioleskan pada sariawan. Selain itu, dokter biasanya akan menyarankan ibu untuk konsumsi makanan atau suplemen tertentu yang kaya nutrisi.

Referensi:
Mom Junction. Diakses pada 2020. Mouth Ulcers (Canker Sores) In Pregnancy: Causes, Symptoms & Treatment
Kids Health. Diakses pada 2020. Canker Sores
American Academy of Family Physicians. Diakses pada 2020. Management of Aphthous Ulcers
National Health Service UK. Diakses pada 2020. Mouth Ulcers