• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Alasan Kelumpuhan Pita Suara Sebabkan Sakit Tenggorokan

Alasan Kelumpuhan Pita Suara Sebabkan Sakit Tenggorokan

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Seperti bagian tubuh lainnya, pita suara juga bisa mengalami kerusakan. Salah satu jenis kerusakan yang umum terjadi adalah kelumpuhan pita suara. Kondisi ini terjadi akibat adanya kerusakan saraf yang menuju pita suara. Jika mengalaminya, kamu akan merasakan berbagai gejala mengganggu. Salah satunya adalah sakit tenggorokan. Namun, mengapa kelumpuhan pita suara bisa sebabkan sakit tenggorokan?

Alasannya, karena pita suara memang tidak hanya berfungsi untuk menghasilkan suara saja. Organ ini juga berfungsi untuk melindungi jalan napas, dengan mencegah makanan dan minuman masuk ke tenggorokan, sehingga menyebabkan tersedak. Itulah sebabnya ketika alami kelumpuhan pita suara, kamu akan mengalami sakit tenggorokan dan jadi sering tersedak ketika makan dan minum. 

Baca juga: Tindakan Medis yang Tepat untuk Mengatasi Nodul dan Polip Pita Suara

Ini Tanda Kamu Alami Kelumpuhan Pita Suara

Secara umum, kelumpuhan pita suara bisa memengaruhi kemampuan untuk berbicara, menelam makanan atau minuman, dan bernapas. Kondisi ini kebanyakan terjadi hanya pada 1 pita suara saja. Namun, jika kelumpuhan terjadi pada 2 pita suara, kamu perlu hati-hati karena kondisi ini bisa berakibat fatal.

Soal gejala, kelumpuhan pita suara bisa menyebabkan masalah yang beragam, dari yang ringan hingga berat. Beberapa gejala atau tanda kamu mengalami kelumpuhan pita suara adalah:

  • Suara jadi serak atau bahkan hilang.

  • Napas bunyi.

  • Tidak bisa berbicara dengan keras.

  • Terbatasnya pitch atau tinggi rendahnya nada.

  • Mudah tersedak atau batuk saat makan.

  • Rentan alami pneumonia jika makanan dan cairan masuk ke paru-paru.

  • Terengah-engah saat bicara.

  • Sering berdehem saat ingin bicara.

Jika kamu mengalami berbagai gejala tersebut dan semakin memburuk seiring waktu, segera download aplikasi Halodoc untuk buat janji dengan dokter di rumah sakit atau pergi ke pusat layanan kesehatan terdekat. Semakin cepat kelumpuhan pita suara terdeteksi, semakin cepat pula penanganan bisa dilakukan. 

Baca juga: Suara Serak Berkepanjangan dan Hubungannya dengan Pita Suara

Pilihan Pengobatan untuk Kelumpuhan Pita Suara

Pengobatan jenis apa yang akan dilakukan untuk mengatasi kelumpuhan pita suara biasanya didasarkan pada apa yang jadi penyebabnya, tingkat keparahan, dan berapa lama gejala terjadi. Beberapa pilihan pengobatan tersebut adalah:

1. Terapi Suara

Pilihan pengobatan pertama untuk kelumpuhan pita suara adalah terapi suara. Terapi ini dilakukan seperti terapi fisik untuk kelumpuhan pada otot besar. Pengidap biasanya akan diminta untuk melakukan latihan yang dapat memperkuat pita suara, mengendalikan napas dan bicara, mencegah ketegangan otot lain di dekat pita suara, dan melindungi jalan napas saat menelan.

2. Operasi

Jika terapi suara tidak memberi perubahan berarti, dokter biasanya akan merekomendasikan prosedur operasi. Beberapa pilihan operasi untuk mengatasi kelumpuhan pita suara adalah:

  • Injeksi massal. Prosedur ini dilakukan dengan menyuntikkan lemak, kolagen atau bahan pengisi lainnya ke dalam pita suara. Tujuannya adalah untuk membantu otot pita suara bergerak secara efektif ketika batuk, menelan, atau berbicara.
  • Phonosurgery (reposisi pita suara). Prosedur bedah ini bertujuan untuk membentuk kembali pita suara, agar fungsinya dalam menghasilkan pita suara dapat meningkat.
  • Trakeotomi. Prosedur ini biasanya dilakukan jika kedua pita suara berada terlalu dekat dan menyebabkan terganggunya pernapasan. Oleh karena itu, dokter akan membuat sayatan di depan leher dan lubang menuju ke dalam trakea (batang tenggorokan). 

Baca juga: Tenggorokan Bengkak, Atasi dengan 9 Cara Ini

Mengapa Kelumpuhan Pita Suara Bisa Terjadi?

Ada beberapa hal yang bisa memicu terjadinya kelumpuhan pita suara, yaitu:

  • Cedera pada area leher atau dada. Hal ini berpotensi merusak saraf pita suara atau laring.
  • Mengalami stroke. Sebab, kondisi ini dapat merusak bagian otak yang bertugas mengirim pesan ke laring atau kotak suara.
  • Mengidap tumor jinak atau ganas yang berkembang di sekitar tulang rawan, saraf, atau otot kotak suara.
  • Mengalami peradangan atau luka pada sambungan pita suara.

Selain beberapa faktor pemicu tadi, kelumpuhan pita suara juga bisa terjadi secara idiopatik alias tidak diketahui pasti apa penyebabnya. Jadi, kamu perlu waspada akan kondisi ini dan segera konsultasikan ke dokter jika mengalami gejalanya. 

Referensi:
American Speech-Language-Hearing Association. Diakses pada 2020. Vocal Fold Paralysis.
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Vocal Cord Paralysis - Symptoms anda Causes.