• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Alasan Kulit Berminyak Perlu Memakai Pelembap Wajah

Alasan Kulit Berminyak Perlu Memakai Pelembap Wajah

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Alasan Kulit Berminyak Perlu Memakai Pelembap Wajah

“Saat kulit memiliki banyak minyak, mungkin rasanya sudah tidak dibutuhkan lagi pelembap wajah. Sebab beberapa pelembap wajah bisa membuat kulit makin terasa berminyak. Namun ini adalah anggapan yang salah dan kulit berminyak juga tetap perlu dijaga kelembapannya dengan bahan pelembap yang tepat.”

Halodoc, Jakarta – Bagi pemilik kulit berminyak, pelembap wajah tampaknya menjadi hal yang mereka tidak perlukan. Pasalnya, banyak pemilik wajah berminyak berpikir bahwa pelembap wajah malah akan membuat wajahnya semakin memproduksi banyak minyak. 

Jika ditanya apakah sebenarnya pemilik wajah berminyak perlu tetap menggunakan pelembap wajah, maka jawabannya iya. Mereka tetap perlu melembapkan kulit, bahkan jika jika kulitnya rentan berjerawat. Untuk memahami alasannya, mari simak ulasan lengkapnya berikut ini!

Baca juga: Cara Tepat Lakukan Perawatan Kulit untuk Wajah Berminyak

Pelembap Wajah untuk Kulit Berminyak 

Orang sering salah mengira bahwa minyak di kulit berarti kulit mereka sudah terhidrasi atau sudah lembap. Padahal, minyak kulit adalah zat lilin, yang disebut sebum, yang disekresikan oleh kelenjar sebaceous untuk membantu menjaga fungsi penghalang kulit. Sementara itu, hidrasi kulit adalah proses saat air diserap ke dalam lapisan kulit, yang dikenal sebagai epidermis dan dermis, gunanya untuk mempertahankan kekenyalan, elastisitas, dan ketahanannya.

Meskipun penumpukan sebum yang berlebihan dapat menyebabkan kulit berminyak dan berjerawat, bukan berarti kulit terhidrasi dengan baik. Selain itu, tindakan menghilangkan minyak ini bisa menyebabkan hilangnya kelembapan.

Kulit yang terhidrasi adalah kulit yang sehat dan tanpa kelembapan yang cukup, penampilan, dan fungsi pelindung kulit dapat sangat terganggu. Dengan dehidrasi yang berkepanjangan, kulit berisiko lebih besar mengalami peradangan, infeksi, kerutan, dan penuaan dini.

Kulit dehidrasi bahkan dapat meningkatkan risiko berjerawat. Ketika kulit menjadi sangat kering, tubuh mengimbanginya dengan memproduksi lebih banyak minyak untuk meningkatkan fungsi penghalang kulit. Hal ini dapat menyebabkan penyumbatan pori-pori dan perkembangan lebih banyak jerawat

Ingatlah bahwa hanya karena kulit memiliki banyak minyak tidak berarti kulit memiliki banyak air. Hal-hal, seperti cuaca dingin, mandi air panas, dan zat keras semuanya dapat mengganggu integritas kulit, yang menyebabkan hilangnya kelembapan dan kekeringan dengan cepat.

Baca juga: Alasan Kulit Berminyak Lebih Mudah Berjerawat 

Pelembap untuk Kulit Berminyak

Ada banyak pelembap wajah yang dibuat khusus untuk kulit berminyak. Produk-produk ini ringan, cepat menyerap, dan tidak akan membuat kulit terasa licin atau tampak berkilau.

Pelembap wajah yang baik memiliki tiga sifat utama, yaitu:

  1. Oklusif

Agen oklusif adalah bahan yang menjaga kelembapan dengan membentuk film hidrofobik (pelawan air) pada kulit. Agen oklusif, seperti petrolatum, lanolin, minyak mineral, parafin, dan squalene biasanya cukup berminyak. Jika kamu memiliki kulit berminyak, turunan silikon seperti dimethicone atau cyclomethicone tidak akan membuat kulit terasa berminyak jika digunakan sendiri.

  1. Humektan

Humektan adalah bahan yang menjaga kelembapan kulit dengan menarik air dari lapisan bawah dermis ke epidermis terluar. Ini termasuk bahan-bahan, seperti gliserin, natrium laktat, amonium laktat, asam hialuronat, sorbitol, urea, dan asam alfa hidroksi, yang semuanya cocok untuk orang dengan kulit berminyak.

  1. Emolien

Emolien adalah bahan yang menghaluskan kulit dengan mengisi ruang di antara serpihan di stratum korneum (lapisan luar epidermis yang berkerak) dengan minyak atau lilin. Ada beberapa emolien yang kurang berminyak (seperti ceramide) dan yang lain lebih berminyak (seperti asam stearat, asam linoleat, asam oleat, asam laurat, dan alkohol lemak).

Carilah pelembap berlabel “non-comedogenic“, yang berarti tidak akan menyumbat pori-pori dan menyebabkan komedo.

Di sisi lain, hindari pelembap wajah yang mengandung minyak mineral, cocoa butter, petrolatum, atau petroleum serta produk kulit dengan wewangian yang cenderung keras pada kulit.

Baca juga: 4 Hal yang Harus Dihindari Pemilik Kulit Berminyak 

Namun, jika kamu sudah mencoba banyak jenis pelembap wajah, tetapi tidak ada satu pun yang kamu rasa sesuai, atau bahkan menyebabkan kulit kamu jadi bermasalah, maka ada baiknya untuk melakukan pemeriksaan dengan dokter kulit di rumah sakit. Kamu bisa segera buat janji dengan dokter di rumah sakit menggunakan aplikasi Halodoc sehingga lebih praktis dan membuatmu tak perlu menunggu lama di rumah sakit. Praktis bukan, yuk gunakan aplikasi Halodoc sekarang!

This image has an empty alt attribute; its file name is Banner_Web_Artikel-01.jpeg
Referensi:
L’Oréal Paris – Beauty Magazine. Diakses pada 2021. Have Oily Skin? Here’s Why You Still Need A Moisturizer.
PC Dermatology. Diakses pada 2021. Do I Need to Moisturize My Oily Skin?
Very Well Health. Diakses pada 2021. Does Oily Skin Need a Moisturizer?