Alasan Lansia Rentan Alami Gangguan Muskuloskeletal

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Alasan Lansia Rentan Alami Gangguan Muskuloskeletal

Halodoc, Jakarta - Seseorang yang telah lanjut usia atau lansia rentan untuk mengalami gangguan kesehatan. Hal tersebut disebabkan anggota tubuhnya yang sudah menua dan sistem kekebalan tubuh semakin lemah. Salah satu kelainan yang terjadi menyerang lansia adalah gangguan muskuloskeletal

Gangguan muskuloskeletal adalah jenis penyakit degeneratif yang berisiko terhadap lansia. Hal ini dapat membuat jaringan tubuh rusak seiring berjalannya waktu. Pertanyaannya adalah mengapa gangguan ini sangat rentan terhadap lansia? Berikut ulasannya!

Baca juga: Apa Tanda dan Gejala Gangguan Muskuloskeletal?

Gangguan Muskuloskeletal Rentan Menyerang Lansia

Kelainan yang menyerang muskuloskeletal menyerang sistem alat gerak tubuh, seperti otot, tulang, sendi, dan jaringan ikat seperti tendon dan ligamen. Gangguan ini menyebabkan kondisi jangka pendek, seperti patah tulang dan terkilir. Pada kondisi panjangnya adalah cacat pada tubuh.

Hal ini ditandai perasaan nyeri dan keterbatasan pada mobilitas dan fungsional, sehingga mengurangi kemampuan seseorang untuk beraktivitas. Kondisi yang umum terjadi pada lansia adalah nyeri pada punggung dan leher. Pada tahap yang parah dapat terjadi kerapuhan tulang, cedera, dan peradangan sistemik.

Gangguan muskuloskeletal berbanding lurus dengan usia. Jaringan-jaringan akan mengalami peningkatan kerapuhan pada tulang, hilangnya ketahanan tulang rawan, menurunnya elastisitas ligamen, kekuatan otot yang melemah, dan penyebaran lemak yang mengurangi kemampuan jaringan untuk menjalankan fungsinya.

Karena beberapa hal tersebut, lansia rentan terhadap gangguan muskuloskeletal. Selain itu, gangguan ini juga dapat disebabkan faktor pekerjaan, yang membuat seseorang melakukan hal berulang kali sehingga beberapa bagian tubuh selalu digerakkan dan mengalami gangguan.

Faktor risiko lainnya saat seseorang mengalami gangguan ini adalah aktivitas yang berlebihan sehingga penggunaan otot melewati batas. Selain itu, gaya hidup tertentu, seperti pada atlet juga berisiko terhadap gangguan yang menyerang sistem alat gerak pada tubuhmu.

Selain itu, jika kamu mempunyai pertanyaan terkait gangguan ini, kamu bisa langsung bertanya pada dokter dari Halodoc yang siap membantu. Caranya, kamu hanya perlu download aplikasi Halodoc di smartphone kamu! 

Baca juga: Mengapa Gangguan Muskuloskeletal Terjadi?

Cara Diagnosis Gangguan Muskuloskeletal

Rencana perawatan seseorang dapat berbeda-beda tergantung dari penyebab dan gejala yang ditimbulkan. Maka dari itu, penting untuk mendapatkan diagnosis yang akurat. Untuk mendiagnosis gangguan pada sistem alat gerak, ini pemeriksaan fisik yang dapat dilakukan, seperti:

  • Rasa sakit pada beberapa bagian tubuh;

  • Timbul kemerahan;

  • Mengalami bengkak;

  • Otot-otot yang melemah;

  • dan atrofi otot.

Selain itu, dokter juga melakukan pengujian pada refleks tubuh pengidapnya. Refleks yang tidak biasa mengindikasikan terjadinya kerusakan saraf pada tubuh. Dokter juga melakukan tes pencitraan, seperti sinar X atau pemindaian dengan MRI. Hal ini dilakukan untuk memeriksa tulang dan jaringan lunak.

Baca juga: Sering Dianggap Nyeri Biasa, Bagaimana Gangguan Muskuloskeletal Didiagnosis?

Cara Mencegah Gangguan Muskuloskeletal

Kelainan ini memiliki beberapa faktor risiko yang mirip dengan penyakit tidak menular lainnya, seperti aktivitas fisik yang sedikit, obesitas, merokok, dan mengalami gizi buruk. Dengan mengurangi atau menghentikan hal-hal tersebut, kamu bisa mencegah terjadinya gangguan pada sistem alat gerak di tubuh.

Selain itu, merawat beberapa kondisi muskuloskeletal umumnya membutuhkan perawatan dari spesialis dan/atau ahli bedah. Kondisi ini umumnya dikelola dengan mengubah kebiasaan sehari-hari kamu, seperti berolahraga, menurunkan berat badan menjadi ideal, dan melakukan terapi psikologis.

Referensi:
Research Gate.Diakses pada 2019.Musculoskeletal Disorders in the Elderly
Health Line.Diakses pada 2019.Musculoskeletal Disorders