Alasan Medical Check Up Dapat Mencegah Penyakit Jantung

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Pemeriksaan fisik, penyakit jantung, medical check up untuk jantung

Halodoc, Jakarta - Organ jantung merupakan organ yang sangat penting, karena fungsinya sebagai penyokong hidup manusia. Jika organ yang satu ini terganggu, kelangsungan hidup seseorang pun akan terpengaruh. Bahkan, salah satu penyakit pada jantung bisa jadi pembunuh manusia secara tiba-tiba, seperti serangan jantung. Namun, tenang saja, karena dengan medical check up kamu dapat mencegah penyakit jantung datang secara tiba-tiba!

Baca juga: Harus Tahu, Anak-Anak Juga Butuh Medical Check Up

Penyakit Jantung, Berbagai Masalah Kesehatan pada Organ Jantung

Penyakit jantung merupakan kondisi saat terjadi penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah pada jantung. Beberapa kondisi yang dapat dikategorikan sebagai penyakit jantung, antara lain cacat jantung bawaan, penyakit pembuluh darah, gangguan pada irama jantung, gangguan katup jantung, dan gangguan yang dapat memengaruhi kondisi otot jantung.

Baca juga: 3 Alasan untuk Medical Check up Sebelum Tahun Baru

Medical Check Up dapat Mencegah Datangnya Penyakit Jantung

Seseorang yang berusia 30 tahun ke atas memang disarankan untuk memeriksakan kesehatan jantungnya guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Tes pemeriksaan jantung sendiri banyak sekali macamnya. Pemeriksaan ini bisa dilakukan setahun sekali. Berikut ini pemeriksaan guna mengetahui kesehatan jantung:

  • Treadmill Test

Tes ini dilakukan guna mendeteksi dini apakah seseorang mengidap penyakit jantung koroner.

  • USG Organ Jantung

Alat yang digunakan untuk melakukan pemeriksaan ini bernama echocardiogram. Alat ini berfungsi untuk mengetahui ruang-ruang pada jantung, apakah dalam kondisi normal atau tidak. Selain itu, USG ini berfungsi untuk memeriksa katup jantung, ketebalan otot jantung, dan lubang yang berada di antara ruang jantung kanan dan kiri. Pemeriksaan ini bisa kamu lakukan jika kamu mengalami nyeri dada atau nyeri pada lengan atas yang tidak diketahui apa penyebabnya.

  • Holter Monitoring

Alat ini merupakan alat perekam irama jantung, yang dapat merekam selama 24 jam. Alat ini dipasang oleh dokter, dan peserta pemeriksaan ini dapat pulang seperti biasa. Ketika jantung terjadi gangguan irama, melalui rekaman akan terlihat kapan terjadinya kondisi ini.

  • Elektrokardiogram (EKG)

Elektrokardiogram merupakan alat yang digunakan untuk merekam dan mengukur aktivitas listrik pada jantung. Alat ini menerjemahkan impuls listrik menjadi grafik yang ditampilkan pada layar pemantau. Prosedur ini tergolong aman, cepat, dan tidak menyakitkan karena dilakukan tanpa pengaliran arus listrik dan tanpa sayatan (noninvasif).

  • CT Scan Jantung

Alat ini menggunakan dosis tinggi sinar-X untuk mendapatkan gambaran yang rinci mengenai organ jantung. Peserta pemeriksaan ini juga akan disuntikkan zat pewarna guna melancarkan penyumbatan.

Selain melakukan serangkaian tes di atas, penyakit jantung masih dapat dicegah dengan melakukan gaya hidup sehat. Beberapa langkah yang dapat kamu lakukan, antara lain menjaga kebersihan dengan baik, berhenti merokok, kelola stres dengan baik, kontrol kesehatan dengan baik, pertahankan berat badan ideal, serta lakukan olahraga, setidaknya 30 menit setiap hari guna menjaga tubuh agar tetap sehat dan bugar.

Baca juga: 5 Pekerjaan Ini Perlu Pemeriksaan Fisik untuk Tes Masuk

Jika kamu tertarik untuk melakukan medical check up, kamu bisa langsung menghubungi dokter yang sesuai dengan kebutuhan kamu. Jangan lupa untuk bertanya langkah-langkah melakukan prosedur yang ingin kamu jalani. Kamu bisa berdiskusi langsung dengan membuat janji dengan dokter yang sesuai dengan kebutuhan kamu di rumah sakit rumah sakit melalui aplikasi Halodoc. Untuk itu,  download aplikasinya segera!