• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Alasan Mengalami Eritema Multiformis Bisa Terkena Selulitis
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Alasan Mengalami Eritema Multiformis Bisa Terkena Selulitis

Alasan Mengalami Eritema Multiformis Bisa Terkena Selulitis

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 18 November 2020
Alasan Mengalami Eritema Multiformis Bisa Terkena Selulitis

Halodoc, Jakarta – Eritema multiformis adalah reaksi kekebalan kulit yang dapat dipicu oleh infeksi atau beberapa obat-obatan. Masalah kulit yang satu ini biasanya bersifat ringan dan bisa sembuh dalam beberapa minggu.

Namun, pada beberapa kasus, eritema multiformis bisa berkembang menjadi parah dan menyebabkan komplikasi. Salah satu komplikasi yang bisa terjadi akibat eritema multiformis adalah selulitis. Mengapa demikian? Berikut ulasannya.

Mengenal Eritema Multiformis

Seperti namanya yang diambil dari bahasa Latin, “erythema” berarti kemerahan, “multi” artinya banyak, dan “forme” berarti bentuk, gejala utama eritema multiformis berupa ruam kulit yang bisa muncul sebanyak belasan hingga puluhan ruam dengan bentuk menyerupai bullseye atau lingkaran target. Lingkaran terluar memiliki batas yang jelas, sedangkan bagian tengah lingkaran mungkin terdapat lepuhan.

Eritema multiformis dibagi menjadi minor dan mayor. Eritema multiformis minor biasanya merupakan kondisi ringan yang menyebabkan ruam kulit pada kaki, wajah, telinga atau telapak tangan dan punggung tangan.

Sedangkan eritema multiformis mayor adalah bentuk yang lebih parah yang membutuhkan perawatan ekstensif. Eritema multiformis mayor dapat terjadi di area yang sama dengan mino, tapi dapat memengaruhi mulut, bibir, tenggorokan, mata, dan alat kelamin.

Meskipun bisa terjadi pada semua usia, eritema multiformis paling sering dialami oleh orang dewasa yang berusia di bawah 40 tahun.

Baca juga: Selain Lesi Kemerahan, Ini 7 Tanda dan Gejala Eritema Multiformis

Eritema Multiformis Dapat Menyebabkan Selulitis

Salah satu komplikasi yang bisa disebabkan eritema multiformis adalah selulitis. Hal itu karena pada kasus yang lebih parah (eritema multiformis mayor), lesi lebih cenderung melepuh dan pecah yang bisa menjadi celah bagi bakteri untuk masuk yang akhirnya menyebabkan selulitis.

Selulitis adalah infeksi bakteri pada kulit yang berpotensi serius. Bakteri yang menjadi penyebab umum selulitis, yaitu streptococcus dan staphylococcus, dapat masuk melalui celah atau kerusakan pada kulit.

Akibatnya, kulit yang terkena selulitis bisa tampak bengkak, merah, dan terasa nyeri atau hangat saat disentuh. Bila tidak segera diobati, infeksi bakteri pada selulitis bisa menyebar ke kelenjar getah bening dan aliran darah yang berpotensi mengancam jiwa.

Baca juga: Waspadai Komplikasi yang Bisa Disebabkan oleh Selulitis

Cara Mengobati Eritema Multiformis

Oleh karena itu, penting untuk mengobati eritema multiformis untuk mencegah terjadinya komplikasi, seperti selulitis. Pengobatan eritema multiformis bertujuan untuk mengatasi penyebab yang mendasari kondisi tersebut, meredakan gejalanya, dan menghentikan infeksi kulit.

Eritema multiformis minor biasanya bisa sembuh dengan sendirinya, namun kadang-kadang pengobatan juga diperlukan. Berikut cara mengobati eritema multiformis secara umum:

  • Berhenti mengonsumsi obat yang menyebabkan eritema multiformis. Namun, pastikan kamu membicarakannya terlebih dahulu dengan dokter sebelum memutuskan untuk berhenti minum obat.
  • Gunakan antihistamin dan krim pelembap (emolien) untuk meredakan rasa gatal.
  • Oleskan krim steroid untuk meredakan kemerahan dan bengkak pada kulit akibat peradangan.
  • Minum obat penghilang rasa sakit.
  • Bila penyebab eritema multiformis adalah herpes simplex virus (HSV), dokter dapat meresepkan obat antivirus oral yang disebut asiklovir.

Sedangkan eritema multiformis mayor membutuhkan lebih banyak perawatan dan pengidap biasanya perlu dirawat di rumah sakit. Berikut pengobatan untuk kasus eritema multiformis yang lebih parah:

  • Pemberian obat penghilang rasa sakit yang lebih kuat.
  • Perban untuk menghentikan luka yang terinfeksi.
  • Pemberian makanan lunak atau cair bila eritema multiformis mayor sangat memengaruhi mulut. Beberapa pengidap mungkin perlu diberikan cairan melalui infus ke pembuluh darah.
  • Tablet steroid untuk mengontrol peradangan.
  • Antibiotik bila eritema multiformis disebabkan oleh infeksi bakteri.
  • Obat tetes mata atau salep bila mata kamu terpengaruh.

Baca juga: Sebabkan Lesi Kulit Kemerahan, Bisakah Eritema Multiformis Dicegah?

Itulah penjelasan tentang mengapa eritema multiformis bisa menyebabkan selulitis. Bila kamu mengalami ruam kulit yang mirip dengan gejala eritema multiformis, sebaiknya segera kunjungi dokter untuk mendapatkan pengobatan. Sekarang, kamu bisa berobat tanpa perlu antre dengan buat janji melalui aplikasi Halodoc. Yuk, download Halodoc sekarang juga.

Referensi:
National Health Service. Diakses pada 2020. Erythema multiforme.
Medical News Today. Diakses pada 2020. What to know about erythema multiforme.
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Cellulitis.