Alasan Orang Tua Lebih Rentan Terkena Artritis

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Alasan Orang Tua Lebih Rentan Terkena Artritis

Halodoc, Jakarta – Artritis adalah pembengkakan dan nyeri pada satu atau lebih sendi. Gejala utama artritis adalah nyeri sendi dan kekakuan yang biasanya memburuk dengan bertambahnya usia. Inilah menjadi alasan kenapa orang yang sudah tua kerap mengalami artritis.

Usia memang kerap menjadi indikasi seseorang akan terkena artritis. Ini termasuk osteoarthritis, rheumatoid arthritis dan asam urat. Selain itu, riwayat keluarga yang mengidap artritis juga bisa jadi pemicu. Baca informasi lanjutannya di sini!

Pemicu Artritis Selain Usia

Tadi sudah dijelaskan bagaimana usia dan riwayat keluarga memperbesar kemungkinan seseorang mengidap artritis. Terkait keluarga, sebenarnya gen dapat membuat kamu lebih rentan terhadap hal-hal yang dapat memicu radang sendi. 

Misalnya, orang tua atau saudara kandung mengidap artritis, kemungkinan besar kamu juga akan mengalaminya. Wanita lebih cenderung mengembangkan rheumatoid arthritis daripada pria, sedangkan sebagian besar orang yang menderita gout, jenis radang sendi lainnya adalah pria.

Baca juga: Ini Bedanya Osteoarthritis dan Rheumatoid Arthritis

Orang-orang yang mengalami cedera pada persendian, mungkin saat bermain olahraga, lebih cenderung mengalami artritis pada persendian tersebut. Obesitas atau kelebihan berat badan juga dapat memberi tekanan pada persendian, terutama lutut, pinggul, dan tulang belakang. 

Artritis dapat berkomplikasi menjadi parah terutama jika itu memengaruhi tangan atau lengan. Bila ini terjadi bisa dapat menyulitkan kamu untuk melakukan tugas sehari-hari. Artritis sendi yang menahan beban dapat membuat kamu tidak bisa berjalan dengan nyaman atau duduk tegak. Dalam beberapa kasus, sendi mungkin menjadi bengkok dan cacat.

Jika kamu sedang mengalaminya dan butuh rekomendasi kesehatan dari ahli, tanyakan langsung ke Halodoc. Dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat kapan dan di mana saja.

Kenapa Dikaitkan dengan Usia?

Tidak peduli berapa pun usiamu, radang sendi dapat memunculkan rasa sakit yang dapat melemahkan. Namun, artritis menjadi sangat umum di kalangan manula dengan hampir setengah dari mereka yang berusia 65 dan lebih tua mengidap beberapa jenis nyeri artritis.

Baca juga: 5 Faktor Risiko Terkena Osteoarthritis

Hal yang rumit tentang radang sendi adalah ia dapat menyerang hampir semua bagian tubuh kapan saja. Mereka yang mengalami radang sendi tidak pernah tahu apakah serangan itu akan berlangsung beberapa jam, beberapa hari, atau dalam beberapa kasus mengakibatkan kondisi kronis.

Jika kamu belum pernah mengidap artritis sebelumnya, tetapi tiba-tiba merasakan nyeri sendi yang tidak dapat dijelaskan, kemungkinan besar kamu mengalami artritis. Berikut ini beberapa tandanya:

  1. Pembengkakan sendi.

  2. Kekakuan sendi.

  3. Kelembutan atau nyeri saat menyentuh sendi.

  4. Masalah saat memindahkan sendi.

  5. Sendi memerah.

Terkait artritis yang dialami orang tua atau lansia, ada beberapa cara umum untuk mengobati radang sendi. Rekomendasinya adalah:

  • Latihan Harian 

Salah satu cara untuk mencegah dan mengobati kekakuan sendi dan rasa sakit adalah membuat sendi terus bergerak. Berjalan, berenang, naik sepeda adalah aktivitas yang direkomendasikan. Menari dan yoga adalah dua contoh bagus karena membantu seseorang untuk terus bergerak dan meningkatkan fleksibilitas.

  • Latihan Penguatan 

Mengangkat beban adalah cara yang baik untuk membentuk otot. Otot yang kuat membantu melindungi persendianmu.

Menerapkan panas atau dingin ke daerah yang terkena artritis juga dapat membantu mengobatinya 

Bahkan, berendam di pemandian hangat atau kolam air panas dapat membantu. Kamu bisa melindungi persendian dengan beristirahat dan makan makanan yang seimbang. Juga mengenakan sepatu yang tepat dapat membantu melindungi kaki dan mengurangi ketegangan pada persendian.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2019. Arthritis
Senior Living. Diakses pada 2019. Senior and Arthritis.