• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Alasan Pengidap Diabetes Juga Butuh Karbohidrat

Alasan Pengidap Diabetes Juga Butuh Karbohidrat

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Diabetes terjadi karena penumpukan glukosa pada tubuh yang kesulitan diserap oleh tubuh. Seseorang yang mengalami diabetes harus segera mendapat pengobatan agar tidak menimbulkan komplikasi.

Seseorang yang mengidap diabetes juga harus benar-benar menjaga asupan makanan. Beberapa makanan yang mengandung glukosa harus dikurangi, meskipun kebutuhan karbohidrat harus tetap dicukupi. Namun, kenapa pengidap diabetes harus tetap mencukupi kebutuhan karbohidratnya? Berikut penjelasannya!

Baca juga: Sumber Karbohidrat Mana yang Lebih Baik bagi Pengidap Diabetes?

Asupan Karbohidrat Juga Harus Dicukupi oleh Pengidap Diabetes

Glukosa adalah penyebab umum seseorang mengalami diabetes. Maka dari itu, sangat penting untuk setiap orang membatasi asupan makanan yang mengandung zat tersebut agar tubuhnya tetap sehat. Beberapa makanan yang masuk ke tubuh dapat menyebabkan peningkatan glukosa yang drastis.

Umumnya, ketika seseorang mengonsumsi makanan yang kaya akan karbohidrat, gula darahnya akan dengan cepat naik. Hal tersebut disebabkan kandungan glukosa banyak terkandung pada makanan-makanan yang kaya akan karbohidrat. Padahal, jika kekurangan kandungan tersebut, tubuh akan menjadi lemas.

Bagaimana cara agar tubuh tetapi memiliki tenaga dan sehat dengan cara bersamaan? Faktanya, seseorang yang mengidap diabetes tetap dapat hidup normal meski tetap mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat. Hal yang paling penting dilakukan adalah menyesuaikan kadar yang masuk ke tubuh agar tidak berlebihan sehingga tetap dapat diolah menjadi tenaga.

Karbohidrat juga termasuk zat yang dibutuhkan oleh tubuh. Ketika kekurangan asupan ini, tubuh kamu mungkin mengalami gangguan, salah satunya adalah sakit kepala. Hal tersebut disebabkan cairan tubuh yang terkuras karena minimnya asupan karbohidrat yang harus tercukupi.

Hal yang pasti adalah menyesuaikan takaran dan sumber makanan yang akan dikonsumsi. Seseorang yang mengidap gangguan pada pengolahan glukosa ini tetap dapat mengonsumsi kandungan karbohidrat sekitar 45-60 gram tiap kali makan. Artinya, hal tersebut setara 135-180 gram karbohidrat untuk satu hari.

Jika kamu mempunyai pertanyaan terkait konsumsi karbohidrat pada pengidap diabetes, tanyakan pada dokter di Halodoc. Caranya, kamu hanya perlu download aplikasi Halodoc di smartphone yang kamu miliki! Selain itu, kamu juga dapat melakukan pemesanan online untuk pemeriksaan fisik di beberapa rumah sakit yang bekerjasama dengan Halodoc.

Baca juga: Tak Selalu Dihindari, Diabetes pun Butuh Karbo

Karbohidrat yang Dapat Meningkatkan Kadar Gula Darah

Sangat penting untuk membatasi konsumsi karbohidrat yang masuk ke tubuh setiap harinya. Walau begitu, terdapat beberapa kandungan makanan yang benar-benar harus kamu hindari. Salah satunya adalah karbohidrat yang terkandung dalam makanan nabati karena dapat meningkatkan gula dalam darah.

Hal tersebut disebabkan oleh kombinasi pati, gula, dan serat. Kandungan serat yang terkandung secara alami di dalam makanan tersebut mungkin saja dapat larut, mungkin saja tidak. Selain itu, kadar glukosa juga mungkin saja naik setelah mengonsumsinya, tetapi mungkin saja tidak.

Contohnya, kandungan yang terdapat pada alkohol gula, seperti maltitol, xylitol, erythritol, dan sorbitol. Campuran tersebut sering digunakan untuk pemanis buatan pada permen yang bebas gula dan produk diet lainnya. Padahal, kandungan-kandungan tersebut dapat meningkatkan gula darah sehingga diabetes mungkin kambuh.

Dengan begitu, sekarang kamu tahu apabila jumlah karbohidrat bersih yang terkandung dalam label produk kemungkinan besar tidak akurat apabila kandungan maltitol ditambahkan. Memang penghitung karbohidrat dapat banyak membantu pada seseorang yang mengidap diabetes agar tetap sehat setiap hari.

Baca juga: Pengidap Diabetes Dianjurkan untuk Diet Keto

Itulah penjelasan kenapa seseorang yang mengidap diabetes tetap perlu untuk mendapat energi dari karbohidrat yang memang kandungan dasar yang dibutuhkan tubuh. Dengan mengetahui hal tersebut, kamu dapat menyesuaikan asupan zat tersebut pada makanan agar menjaga tubuh kamu tetap sehat.

Referensi:
Health Line. Diakses pada 2019. A Guide to Healthy Low-Carb Eating with Diabetes
Diabetes.org.uk. Diakses pada 2019. Carbohydrates and diabetes: What you need to know