• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Alasan Pentingnya Melakukan Kateterisasi Jantung dan Otak

Alasan Pentingnya Melakukan Kateterisasi Jantung dan Otak

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim

Halodoc, Jakarta - Kateterisasi jantung dan otak merupakan prosedur yang digunakan untuk memeriksa, mendiagnosis, dan mengobati kondisi kardiovaskular tertentu. Pada prosedur ini, tabung tipis panjang yang disebut kateter dimasukkan ke dalam arteri atau vena di leher atau lengan dan disambungkan melalui pembuluh darah ke jantung. 

Melalui prosedur kateter, dokter dapat melakukan tes diagnostik sebagai bagian dari kateterisasi jantung dan otak. Beberapa perawatan penyakit jantung, seperti angioplasti koroner dan stenting koroner juga dapat dilakukan dengan menggunakan kateterisasi jantung. 

Baca juga: Manfaat Cokelat untuk Cegah Gagal Jantung

Alasan Kateterisasi Jantung dan Otak Penting Dilakukan

Kateterisasi jantung dan otak dilakukan untuk memeriksa kondisi jantung dan otak secara keseluruhan, terutama jika ada atau tidaknya masalah di dalamnya. Kedua prosedur ini dilakukan sebagai dari bagian prosedur untuk memeriksa masalah pada jantung atau otak.

Adapun beberapa manfaat dilakukannya kateterisasi jantung dan otak, yaitu:

  • Mengevaluasi penyempitan arteri karotis yang mengurangi jumlah darah menuju otak. Jika kondisi ini semakin parah, maka dapat mengakibatkan stroke
  • Memeriksa penyakit jantung bawaan pada anak-anak.
  • Memeriksa seberapa optima kinerja katup jantung. 
  • Memperbaiki jantung yang cacat dengan operasi kecil.
  • Mengambil sampel otot jantung untuk mengetahui apakah seseorang mengalami infeksi jantung atau tumor. 
  • Mengevaluasi aliran darah dan oksigen di berbagai bagian jantung. 
  • Membuat rencana pengobatan yang tepat.
  • Mengobati gangguan jantung koroner dan serangan jantung.
  • Memeriksa kekuatan otot jantung memompa darah ke seluruh tubuh. 

Kateterisasi jantung merupakan metode semi invasif untuk mempelajari jantung dan pembuluh darah yang memasok jantung (arteri koroner) tanpa melakukan operasi. Pemeriksaan ini biasanya dilakukan saat pemeriksaan non-invasif tidak memberikan informasi yang cukup. 

Ketika pemeriksaan non-invasif menunjukkan terdapat masalah jantung atau pembuluh darah, atau saat seseorang mengalami gejala yang membuat masalah pada jantung atau arteri koroner mungkin terjadi. Keuntungan dari pemeriksaan ini salah satunya dokter dapat mengobati berbagai penyakit, termasuk penyakit arteri koroner. 

Baca juga: Alasan Pengidap Penyakit Jantung Membutuhkan Pemeriksaan Treadmil

Kegunaan Umum dari Kateterisasi Jantung dan Otak

Dokter dapat menggunakan kateter untuk menemukan dan memperbaiki masalah yang ada di jantung atau otak. Umumnya, kamu akan menjalani prosedur untuk membuka arteri yang tersumbat setelah bagian diagnostik dari kateter. Prosedur yang mungkin dilakukan selama proses kateter, meliputi:

  • Angioplasti. Dokter memasukkan kateter dengan balon kecil di ujungnya. Saat balon mengembang, maka akan mendorong keluar plak dan memperlebar arteri.
  • Biopsi. Dokter akan mengambil sedikit sampel jaringan dari jantung.
  • Perbaikan cacat jantung. Dokter akan menutup lubang di jantung atau menghentikan kebocoran di katup. 
  • Penempatan stent. Dokter akan menempatkan tabung jala kecil yang disebut stent ke dalam arteri untuk membuatnya tetap terbuka. 

Prosedur ini memungkinkan terjadinya risiko. Risiko yang mungkin terjadi meliputi:

  • Terbentuk lubang yang menembus pembuluh darah (perforasi);
  • Emboli udara (ketika udara masuk ke pembuluh darah, keadaan ini bisa mematikan);
  • Reaksi alergi terhadap zat pewarna yang digunakan selama prosedur kateterisasi;
  • Berdarah;
  • Terbentuk gumpalan darah;
  • Memar;
  • Serangan jantung;
  • Infeksi;
  • Kerusakan ginjal akibat zat pewarna;
  • Stroke;
  • Gangguan irama jantung (aritmia).

Baca juga: Kapan Sebaiknya Kateterisasi Jantung dan Otak Dilakukan?

Setelah prosedur kateterisasi dilakukan, dokter akan memberitahu apa yang ditemukan selama prosedur dan apakah perlu dilakukan prosedur lain atau lanjutan. Setelah diperbolehkan kembali ke rumah, ikuti semua petunjuk dokter tentang tingkat aktivitas dan obat apa saja yang perlu diminum. 

Jika setelah prosedur kamu mengalami masalah saat menjalani perawatan di rumah, segera bicarakan pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Tanpa perlu repot ke rumah sakit, diskusi dengan dokter dapat dilakukan dengan praktis hanya melalui aplikasi. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang!

Referensi:
WebMD. Diakses pada 2020. Cardiac Catheterization
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Cardiac Catheterization