• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Alasan Pentingnya Patuh Konsumsi Obat Diabetes

Alasan Pentingnya Patuh Konsumsi Obat Diabetes

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Alasan Pentingnya Patuh Konsumsi Obat Diabetes

“Jika mengidap diabetes, sebaiknya jangan abai terhadap jadwal minum obat. Patuhi mengonsumsi obat diabetes untuk mencegah komplikasi yang dapat terjadi. Selain itu, konsumsi obat sesuai dengan resep dan anjuran dokter untuk memaksimalkan hasil pengobatan. Mengonsumsi obat berlebihan dapat memicu kondisi hipoglikemia.”

Halodoc, Jakarta – Diabetes adalah kondisi kronis yang terjadi ketika tubuh tidak memproduksi atau menggunakan insulin secara efektif. Diabetes menjadi salah satu penyakit yang tidak dapat diobati, tetapi dengan mematuhi pengobatan dan mengonsumsi obat diabetes, kamu bisa menurunkan risiko perburukan gejala dan komplikasi.

Baca juga: Pengidap Diabetes dengan Gula Darah Normal Boleh Berhenti Minum Obat?

Diabetes dapat memicu komplikasi pada kesehatan. Saat seseorang mengalami diabetes, kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan pembuluh darah sehingga rentan memicu gangguan jantung. 

Ketahui lebih banyak mengenai alasan penting mematuhi pengonsumsian obat diabetes sesuai dengan anjuran dokter untuk kesehatan.

Pentingnya Mengonsumsi Obat Diabetes sesuai Anjuran

Menurut American Journal of Pharmacy Benefits, pengidap diabetes wajib mengonsumsi obat diabetes sesuai dengan anjuran dokter sebagai perawatan kondisi kesehatan mereka.

Hal ini dilakukan untuk mencegah perburukan gejala dan menghindari berbagai komplikasi yang bisa terjadi pada pengidap diabetes.

Ada berbagai komplikasi yang dapat dialami ketika kadar gula darah dalam tubuh tidak dirawat dengan baik, seperti:

  1. Neuropati. Kondisi ini menjadi gangguan sistem saraf yang disebabkan oleh diabetes.
  2. Penyakit Jantung. Diabetes dapat memicu gangguan pada jantung. Stroke, aterosklerosis, angina, hingga serangan jantung menjadi beberapa penyakit yang rentan dialami pengidap diabetes.
  3. Gangguan Mata. Diabetes bisa menyebabkan kerusakan pembuluh darah pada area mata sehingga memicu gangguan mata. Jika kamu memiliki penyakit katarak atau glaukoma, diabetes dapat memperparah kondisi tersebut.
  4. Infeksi Kulit. Pengidap diabetes lebih rentan mengalami infeksi kulit yang disebabkan oleh bakteri maupun jamur.
  5. Depresi. Pengidap diabetes sangat rentan mengalami kondisi depresi.
  6. Gangguan Ginjal. Ginjal mengandung jutaan pembuluh darah halus untuk menyaring limbah dari dalam darah. Kadar gula dalam darah yang tinggi bisa memicu kerusakan pada pembuluh darah. Jika tidak diatasi, kondisi ini dapat memicu kerusakan ginjal yang lebih parah.

Baca juga: Ini Alasan Diabetes jadi Penyakit Seumur Hidup

Perawatan dan Pengobatan Diabetes

Diabetes terdapat dua jenis yang berbeda, tetapi keduanya membutuhkan pengobatan menggunakan insulin. Jika kamu mengalami diabetes tipe 1, kamu perlu mengonsumsi insulin setiap hari akibat tubuh tidak dapat memproduksi insulin.

Pengidap diabetes tipe 2 membutuhkan insulin untuk mengontrol kadar gula darah, tetapi tidak sebanyak diabetes tipe 1. Diabetes tipe 2 bisa dirawat bersama dengan pola makan sehat dan olahraga.

Selain itu, pengidap diabetes tipe 2 bisa menggunakan jenis obat lainnya untuk mengontrol kadar gula darah. Namun, gunakan obat-obatan ini dengan anjuran dan resep dokter. Berlebihan dalam menggunakan obat diabetes bisa menurunkan kadar gula darah terlalu rendah sehingga menyebabkan hipoglikemia.

Itulah alasan pentingnya patuh mengonsumsi obat diabetes bagi pengidap diabetes. Sebaiknya optimalkan perawatan diabetes dengan menjalankan gaya hidup sehat agar pengobatan yang dijalankan semakin bermanfaat.

Saat memiliki diabetes, perbanyak mengonsumsi makanan yang mengandung serat tinggi. Jangan lupa untuk membatasi asupan kalori dan lemak jahat yang dapat memperburuk kesehatan.

Perbanyak mengonsumsi air putih dan hindari makanan yang mengandung pemanis buatan berlebih. Tidak ada salahnya rutin mengonsumsi buah, sayuran, dan biji-bijian utuh.

Selain itu, jangan lupa untuk rutin berolahraga minimal 30 menit setiap hari. Kamu bisa melakukan senam aerobik atau bersepeda. Hindari terlalu lama berdiam diri dan mulailah melakukan aktivitas fisik di rumah, seperti berkebun, memasak, atau membersihkan rumah.

Baca juga: Ketahui Efek Samping Metformin pada Diabetes

Obesitas menjadi salah satu pemicu diabetes. Olahraga yang kamu lakukan juga bisa membantu kamu mengontrol berat badan sehingga mencegah penyakit diabetes semakin memburuk.

Selalu kontrol kadar gula darah untuk memastikan kondisi kesehatan. Tidak perlu repot, kamu bisa membuat janji di rumah sakit terdekat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala menggunakan aplikasi Halodoc. Yuk, download Halodoc sekarang juga melalui App Store atau Google Play!

This image has an empty alt attribute; its file name is HD-RANS-Banner-Web-Artikel_Spouse.jpg
Referensi:
Science Daily. Diakses pada 2021. Importance of Taking Diabetes Medications as Prescribed, Exercising and Managing Weight.
Medical News Today. Diakses pada 2021. How to Treat Diabetes.
National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Disease. Diakses pada 2021. Insulin, Medicines, and Other Diabetes Treatment.
Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Diabetes.