• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Alergi Bisa Picu Sakit Tenggorokan, Ini Faktanya

Alergi Bisa Picu Sakit Tenggorokan, Ini Faktanya

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Sakit tenggorokan adalah gangguan yang umum terjadi setelah terlalu banyak makan gorengan atau minum es. Umumnya, rasa tidak nyaman pada tenggorokan tersebut disebabkan oleh peradangan, sehingga menimbulkan rasa batuk dan kesulitan untuk menelan sesuatu. Gangguan pada tenggorokan tersebut dapat menyebabkan gangguan saat melakukan aktivitas.

Meski begitu, penyebab seseorang mengalami sakit tenggorokan bukan hanya karena makanan saja. Hal lainnya yang dapat sebabkan seseorang mengalami rasa sakit pada tenggorokan adalah alergi. Gangguan ini terjadi saat tubuh merespons zat yang dapat menyebabkan timbulnya alergi pada tubuh, sehingga radang pada tenggorokan dapat terjadi.

Baca juga: Ketahui 6 Penyebab Umum Terjadinya Radang Tenggorokan

Alergi Dapat Sebabkan Sakit Tenggorokan

Sakit tenggorokan adalah salah satu dampak yang dapat terjadi saat seseorang terserang alergen, sehingga alergi menjadi kambuh. Hidung dan tenggorokan setiap orang dilapisi dengan kelenjar yang terus-menerus menghasilkan lendir, bahkan mencapai 1 hingga 2 liter per harinya. Lendir tersebut membuat saluran pernapasan bagian atas tetap lembap dan bersih, sehingga terlindungi dari infeksi.

Biasanya, seseorang menelan makanan atau minuman tanpa memperhatikan jika terdapat alergen di dalamnya. Hal tersebut menyebabkan tubuh melepaskan bahan kimia yang berguna untuk meningkatkan produksi lendir, sehingga terjadi sekresi berlebihan. Lendir yang berlebihan tersebut dapat mengalir ke tenggorokan, sehingga menyebabkan rasa tidak nyaman, batuk, hingga sakit tenggorokan.

Jika kamu terserang alergi musiman, beberapa gejala dapat terjadi sepanjang musim tersebut masih berlangsung, seperti hidung berair, mata berair, gatal, perasaan tidak nyaman pada tenggorokan, hingga sakit tenggorokan. Maka dari itu, jika kamu mengalami alergi musiman yang disebabkan oleh serbuk sari, penting untuk menggunakan masker agar alergen tersebut tidak masuk ke tubuh.

Seseorang yang mengalami alergi musiman tersebut dapat menimbulkan gejala hingga 6 minggu, tergantung musimnya. Selain itu, orang tersebut juga mungkin alergi terhadap beberapa buah-buahan mentah, sayuran, hingga beberapa kacang-kacangan yang mengandung protein mirip dengan serbuk sari. Jika melakukan kontak atau tidak sengaja mengonsumsi makanan tersebut, alergi dapat kambuh.

Selain itu, kamu juga dapat bertanya pada dokter dari Halodoc terkait alergi yang dapat sebabkan sakit tenggorokan. Kamu juga dapat meminta resep dokter jika dirasa alergi yang menyerang tidak kunjung sembuh. Caranya mudah sekali, kamu hanya perlu download aplikasi Halodoc di smartphone yang digunakan sehari-hari!

Baca juga: Mudah Menular, Ini 5 Penyebab Radang Tenggorokan

Pengobatan Alergi yang Sebabkan Sakit Tenggorokan

Untuk mengatasi sakit tenggorokan karena alergi, penyebab alergi harus diatasi. Dengan kata lain, pastikan untuk selalu membatasi diri dari paparan alergen semaksimal mungkin. Meski begitu, terkadang kamu tidak bisa menghindari hal-hal yang bisa menyebabkan alergi kambuh. Karenanya sebagai langkah antisipasi, kamu sebaiknya selalu menyediakan obat alergi kapan dan di mana pun kamu berada.

Beberapa pengobatan antihistamin, seperti loratadine (Claritin) dan cetirizine (Zyrtec), dapat dikonsumsi setiap hari jika dirasa sedang musimnya tumbuhan melepaskan serbuk sari yang dapat dengan mudah terbawa terbang oleh angin. Obat tersebut efektif untuk mengurangi semua gejala dari alergi. Antihistamin berguna untuk mencegah tubuh merespon alergen, sehingga tidak ada gejala yang timbul.

Baca juga: Jangan Anggap Remeh Alergi, Waspadai Gejala-gejalanya

Selain itu, dokter mungkin juga akan merekomendasikan dekongestan atau semprotan hidung yang berguna untuk mencegah tetesan postnasal yang dapat menyebabkan seseorang mengalami sakit tenggorokan. Karenanya, segera obati infeksi yang terjadi dan mencegahnya dari awal agar tidak menimbulkan gangguan. Dengan begitu, aktivitas harian kamu pun tidak ada yang terganggu.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2020. The Link Between Allergies and Sore Throat.
Medical News Today. Diakses pada 2020. How to tell if a sore throat is from an allergy or a cold.