• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Anak Alami Sinusitis, Kapan Harus Periksa ke Dokter?

Anak Alami Sinusitis, Kapan Harus Periksa ke Dokter?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Anak Alami Sinusitis, Kapan Harus Periksa ke Dokter?

“Sinusitis dengan gejala yang mengganggu tak hanya bisa terjadi pada orang dewasa, melainkan juga anak-anak. Meski kondisi ini cukup umum dan bisa diobati dengan mudah, penting bagi ibu untuk waspada. Ketahui kapan waktu yang tepat untuk membawa anak ke dokter, terutama saat mengalami perburukan gejala.”

Halodoc, Jakarta – Sinus adalah ruang udara lembap di dalam tulang wajah di sekitar hidung. Ketika ruang ini terinfeksi dan membengkak atau teriritasi, ini disebut sinusitis. Infeksi ini terjadi bersamaan dengan pilek atau serangan alergi. Meski membuat ibu khawatir, sinusitis adalah kondisi yang umum dan dapat diobati.

Namun, ibu perlu memahami kapan harus mewaspadai gejala sinusitis pada anak dan membawanya ke dokter. Sebab, infeksi sinus bisa menjadi parah dan perlu pengobatan. Yuk, simak pembahasannya!

Baca juga: Ketahui Penyakit yang Bisa Memicu Terjadinya Sinusitis 

Waktu yang Tepat ke Dokter saat Anak Alami Sinusitis

Sinus adalah empat set ruang berongga yang terletak di tulang pipi, dahi, di antara mata, dan di belakang mata dan saluran hidung. Rongga ini dilapisi oleh selaput lendir yang sama, dengan selaput yang melapisi hidung dan mulut.

Ketika seseorang mengalami pilek atau alergi dan saluran hidung menjadi bengkak dan membuat lebih banyak lendir, begitu juga jaringan sinus. Jika tidak dapat mengalir, sinus dapat tersumbat dan lendir dapat terperangkap di dalamnya. Kuman dapat tumbuh di sana dan menyebabkan sinusitis.

Sinusitis dapat menyebabkan gejala yang bervariasi. Anak-anak yang lebih kecil sering mengalami gejala berupa:

  • Gejala seperti pilek, termasuk hidung tersumbat atau meler.
  • Demam ringan.

Jika anak mengalami demam 5-7 hari setelah gejala pilek dimulai, itu bisa menandakan sinusitis atau infeksi lain (seperti bronkitis, pneumonia, atau infeksi telinga). Jadi, sebaiknya bawa anak ke dokter. Sakit kepala terkait pilek pada anak kecil biasanya bukan karena infeksi sinus.

Hal ini karena sinus di dahi tidak mulai berkembang sampai anak-anak berusia 9 atau 12 tahun dan belum cukup terbentuk untuk terinfeksi sampai awal masa remaja.

Sementara itu, pada anak-anak dan remaja yang lebih besar, gejala sinusitis yang paling umum adalah:

  • Batuk.
  • Demam.
  • Kemacetan yang semakin parah.
  • Bau mulut.
  • Sakit gigi.
  • Sakit telinga.
  • Terkadang, bisa juga muncul sakit perut, mual, sakit kepala, dan nyeri di bagian belakang mata.

Segera bawa anak ke dokter jika mengalami gejala pilek yang berlangsung lebih dari 7-10 hari tanpa perbaikan, gejala alergi yang tidak hilang dengan obat alergi biasa, atau menunjukkan tanda-tanda lain dari sinusitis yang memburuk, seperti:

  • Nyeri di pipi atau di sekitar mata.
  • Bengkak di sekitar mata.
  • Demam.
  • Pilek yang tampaknya lebih buruk dari biasanya dan tidak kunjung sembuh.

Baca juga: Inilah 4 Cara Mendiagnosis Penyakit Sinusitis

Pengobatan dan Pencegahan

Dokter mungkin meresepkan antibiotik oral untuk mengobati sinusitis yang disebabkan oleh bakteri. Beberapa dokter mungkin merekomendasikan dekongestan dan antihistamin untuk membantu meringankan gejala akibat sinusitis.

Sinusitis yang disebabkan oleh virus biasanya hilang tanpa perawatan medis. Acetaminophen, ibuprofen, dan/atau kompres hangat dapat membantu mengurangi rasa sakit. Cairan saline yang dijual bebas aman dan membantu mencuci hidung serta meredakan banyak gejala yang disebabkan oleh alergi, virus, dan bakteri.

Lantas, bisakah kondisi ini dicegah? Bisa, dengan melakukan perubahan sederhana dalam gaya hidup atau lingkungan rumah dapat menurunkan risiko infeksi sinus. Misalnya, jika cuaca sedang dingin, gunakan pelembap udara untuk menjaga kelembapan rumah pada 45–50 persen.

Ini akan menghentikan udara kering yang mengiritasi sinus dan membuatnya kurang menjadi target infeksi. Namun, jangan lupa untuk membersihkan pelembap ruangan sesering mungkin untuk mencegah pertumbuhan jamur. 

Itulah sedikit pembahasan mengenai sinusitis pada anak. Bila Si Kecil mengalami gejala sinusitis, jangan panik. Segera hubungi dokter melalui aplikasi Halodoc dan beli obat yang diresepkan, tanpa perlu keluar rumah.

Referensi:
Kids Health. Diakses pada 2021. Sinusitis.
Raising Children. Diakses pada 2021. Sinusitis.