Anak-Anak Juga Bisa Kena Binge Eating, Benarkah?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
anak-anak-juga-bisa-kena-binge-eating-benarkah-halodoc

Halodoc, Jakarta – Kebanyakan orangtua biasanya akan merasa senang bila melihat anak mereka makan dengan lahap. Anak-anak memang dianjurkan untuk mengonsumsi banyak makanan bergizi yang berguna untuk tumbuh kembangnya. Namun, orangtua sebaiknya waspada bila Si Kecil selalu lapar dan cenderung makan secara berlebihan setiap kali makan. Pasalnya, ada jenis gangguan makan bernama binge eating disorder yang ditandai dengan nafsu makan yang sangat tinggi hingga membuat pengidapnya tidak bisa berhenti makan. Bisakah anak-anak terkena binge eating disorder? Yuk, cari tahu jawabannya di bawah ini.

Baca juga: Binge Eating Disorder vs Bulimia, Mana yang Lebih Berbahaya?

Apa Itu Binge Eating Disorder?

Binge eating disorder (BED) merupakan penyimpangan perilaku makan, di mana pengidapnya cenderung mengonsumsi makanan dalam porsi yang sangat banyak, jauh lebih banyak dari yang ia butuhkan dalam sekali makan. Seseorang yang mengidap BED dapat melakukan hal tersebut setidaknya sekali seminggu selama 3 bulan atau lebih dan merasa tidak bisa berhenti melakukannya. Pengidap juga biasanya akan kalap saat makan, tetapi setelah itu, ia akan merasa malu bersalah atau sedih.

Orang-orang dengan gangguan makan ini juga sering makan secara berlebihan, bahkan ketika mereka  sudah tidak lapar. Mereka akan terus-menerus makan hingga perutnya sakit. Oleh karena perasaan malu, pengidap binge eating disorder biasanya akan makan secara diam-diam.

Tidak seperti gangguan makan lainnya, orang yang mengidap BED tidak memuntahkan apa yang sudah ia makan maupun berolahraga secara berlebihan. Akibatnya, pengidap bisa mengalami obesitas dan risiko terkait, seperti diabetes atau penyakit jantung. Selain itu, obsesi dengan makanan pada kasus binge eating disorder juga dapat menyebabkan stres, merusak persahabatan, dan menguras kondisi mental.

Baca juga: Masalah Kesehatan yang Disebabkan oleh Binge Eating Disorder

BED sebenarnya bisa terjadi pada siapa saja, tetapi lebih sering ditemukan pada remaja dan wanita dewasa muda. Dibanding jenis gangguan makan lainnya, binge eating disorder mungkin kurang begitu umum, tetapi gangguan ini juga dapat membahayakan kesehatan.

Bagaimana Cara Mengetahui Anak Mengidap Binge Eating?

Oleh karena pengidap binge eating biasanya suka makan secara diam-diam, orangtua terkadang kesulitan untuk mengetahui adanya kondisi binge eating pada anak. Meski demikian, orangtua dapat mengamati tanda-tanda binge eating berikut pada Si Kecil:

  • Apakah sejumlah besar makanan di kulkas tiba-tiba saja lenyap?

  • Apakah ibu menemukan bungkus atau kotak makanan kosong di tempat sampah?

  • Pernahkah ayah dan ibu melihat persediaan makanan ringan di laci meja, ransel, garasi, atau tempat tidur Si Kecil? Apakah ia juga mencuri makanan?

  • Apakah Si Kecil sering terlihat menunggu untuk bisa makan dalam jumlah besar ketika sendirian?

  • Apakah Si Kecil tiba-tiba mengalami kenaikan berat badan secara drastis? 

  • Apakah Si Kecil jarang terlihat makan, tetapi berat badannya tidak kunjung turun? Anak yang mengidap BED bisa saja makan dalam porsi yang sedikit ketika sedang bersama dengan orang lain, tetapi akan menebusnya dengan mengonsumsi makanan sebanyak-banyaknya di waktu berikutnya.

  • Apakah Si Kecil tampak depresi atau cemas? Apakah ia sering diganggu atau diejek di sekolah? Makanan bisa menjadi cara seseorang untuk bertahan dari tekanan. Seorang anak mungkin saja makan untuk membuat dia merasa nyaman atau melarikan diri dari hal-hal sulit maupun untuk memberontak terhadap aturan. Namun, sebagian dari anak pengidap binge eating disorder mengalami depresi.

Baca juga: 4 Metode Penanganan untuk Obati Binge Eating Disorder

Bila ayah dan ibu melihat tanda-tanda binge eating disorder seperti di atas pada Si Kecil, jangan ragu untuk menghubungi dokter melalui aplikasi Halodoc. Kamu bisa membicarakan masalah kesehatan anak tersebut dengan dokter ahli melalui Video/Voice Call dan Chat kapan dan di mana saja. Semakin cepat binge eating pada anak diketahui, semakin cepat penanganan bisa dilakukan. Binge eating merupakan gangguan kesehatan yang perlu ditangani segera sebelum menyebabkan dampak buruk bagi tumbuh kembang anak.  Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.

Referensi:
WebMD. Diakses pada 2019. Binge Eating Disorder in Kids and Teens.