Anak-Anak Rentan Alami Kanker Mata

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Anak-Anak Rentan Alami Kanker Mata

Halodoc, Jakarta – Kanker bisa menyerang hampir semua bagian tubuh, termasuk mata. Anak-anak bisa menjadi kelompok usia yang rentan mengalami penyakit ini. Jenis penyakit kanker mata yang secara spesifik menyerang anak-anak adalah retinoblastoma. Kanker ini merupakan penyakit genetik. Dengan kata lain, anak-anak yang memiliki orangtua dengan penyakit yang sama lebih rentan mengalami kanker mata retinoblastoma. 

Kanker mata retinoblastoma bisa menyerang salah satu atau kedua mata. Penyakit ini terjadi karena ada mutasi gen pada retina yang menyebabkan sel-sel retina membelah dengan cepat. Kondisi ini juga menyebabkan sel tersebut menyebar ke jaringan mata serta bagian tubuh lainnya. Jika kanker ini menyerang kedua mata, biasanya sudah bisa dideteksi sebelum anak berusia 1 tahun. Semakin cepat dideteksi, maka semakin tinggi tingkat kesembuhan pada anak. 

Baca juga: Ini Penyebab Retinoblastoma yang Menyerang Anak

Mengenal Kanker Mata pada Anak

Kanker mata retinoblastoma pada anak bisa terjadi, bahkan sejak berada di dalam rahim. Gejala penyakit ini umumnya terlihat sejak anak berusia di bawah lima tahun. Pada tahap awal pertumbuhannya, sel kanker retinoblas membelah diri menjadi sel baru. Setelah itu, sel akan terus berkembang menjadi sel retina yang matang. Namun, proses ini berjalan dengan tidak normal pada kondisi kanker mata retinoblastoma. 

Pada penyakit kanker ini, terjadi perubahan atau mutasi gen, sehingga sel tumbuh secara terus-menerus dan tidak terkendali. Sayangnya, hingga kini masih belum diketahui secara pasti apa yang menjadi penyebab mutasi gen bisa terjadi. Selain diturunkan dari orangtua, penyakit ini sebenarnya juga bisa menyerang secara acak atau tanpa ada riwayat keluarga sama sekali. 

Kanker mata retinoblastoma yang diturunkan umumnya akan menyerang kedua mata anak. Sementara itu, kanker mata yang tidak diturunkan dari orangtua, umumnya hanya akan mengenai salah satu mata. Sejauh ini, retinoblastoma menjadi satu-satunya jenis kanker mata yang terbukti secara ilmiah bersifat genetik. Penyakit ini umumnya ditandai dengan gejala yang khas pada mata. 

Baca juga: Ketahui Perbedaan Retinoblastoma dan Kanker Mata Melanoma

Tanda yang muncul pada anak yang mengidap retinoblastoma adalah leukokoria. Kondisi ini terjadi saat ada warna putih pada pupil mata saat terpapar cahaya. Padahal, pembuluh darah yang berada di belakang mata seharusnya memancarkan warna merah jika disinari cahaya. Selain itu, kondisi ini juga ditandai dengan gejala mata merah dan bengkak, gerakan mata kanan dan kiri yang tidak sejalan, serta pupil selalu terbuka lebar. 

Jika menemukan gejala menyerupai kanker mata pada anak, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan ke rumah sakit. Tes lebih lanjut dibutuhkan untuk memastikan dan mendiagnosis penyakit yang menyerang. Kanker mata retinoblastoma didiagnosis dengan pemeriksaan menggunakan alat bernama oftalmoskop. Tujuan pemeriksan ini untuk melihat kondisi di dalam mata, termasuk memeriksa kemungkinan tumor pada mata anak. 

Setelah itu, pemindaian juga mungkin dilakukan yaitu melalui prosedur USG mata, CT scan, ataupun MRI. Tingkat keparahan retinoblastoma dibedakan berdasarkan luasnya penyebaran dan lokasi kanker. Tingkat keparahan ini juga yang kemudian menentukan langkah penanganan atau pengobatan yang sesuai dengan anak pengidap kanker mata. 

Baca juga: 4 Jenis Kanker Mata yang Perlu Diketahui

Cari tahu lanjut seputar kanker mata retinoblastoma pada anak-anak dengan bertanya kepada dokter di aplikasi Halodoc. Kamu bisa dengan mudah menghubungi dokter kapan dan di mana saja melalui Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan informasi seputar kesehatan dan tips hidup sehat dari dokter terpercaya. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play!

Referensi:
American Cancer Society. Diakses pada 2019. What Is Retinoblastoma?
Mayo Clinic. Diakses pada 2019. Retinoblastoma.
WebMD.. Diakses pada 2019. Retinoblastoma and Your Child’s Eyes.