Si Kecil Demam Saat Pulang Mudik, Ibu Perlu Lakukan 4 Hal Ini

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Si Kecil Demam Saat Pulang Mudik, Ibu Perlu Lakukan 4 Hal Ini

Halodoc, Jakarta – Ada beberapa hal yang harus diperhatikan selama perjalanan pulang mudik, terutama jika membawa Si Kecil. Sebab, jauhnya jarak dan waktu yang harus ditempuh bisa menyebabkan berbagai penyakit lebih mudah menyerang, salah satunya demam. Apa yang harus dilakukan ibu jika anak mengalami demam selama perjalanan mudik?

Demam pada anak lebih mudah terjadi, ketimbang pada orang dewasa. Sebab, sistem kekebalan tubuh anak-anak masih belum bekerja dengan sempurna, sehingga virus penyebab penyakit menjadi lebih mudah menginfeksi tubuh. Demam pada anak sering membuat orangtua merasa khawatir, apalagi jika menyerang selama perjalanan pulang mudik.

Seorang anak disebut mengalami demam jika suhu tubuhnya sudah mencapai atau melebihi 38 derajat Celsius, untuk mengetahuinya, ibu bisa mengukur suhu tubuh Si Kecil menggunakan alat bernama termometer.

Ada beberapa faktor yang bisa memicu terjadinya demam pada anak, dua di antaranya adalah virus dan bakteri. Biasanya, sistem kekebalan tubuh anak yang lemah, salah satunya karena perjalanan yang panjang membuat virus mudah menginfeksi. Demam muncul sebagai respon tubuh karena sistem kekebalan tubuh tengah berusaha melawan virus penyebab penyakit, seperti virus pilek, flu, ataupun jenis penyakit lainnya.

Demam juga bisa sebabkan oleh bakteri, dan juga menjadi tanda sistem kekebalan tubuh tengah melawan infeksi bakteri. Jenis demam yang satu ini harus mendapatkan perhatian khusus, karena bisa memicu kondisi yang lebih buruk jika tidak ditangani dengan benar. Salah satu cara untuk melawan demam karena bakteri adalah dengan mengonsumsi antibiotik.

Baca juga: 5 Tanda Anak Demam Harus Dibawa ke Dokter

Berikut beberapa tips yang bisa ibu terapkan jika Si Kecil demam saat pulang mudik :

1. Perbanyak Air Putih

Tidak perlu khawatir berlebihan saat Si Kecil mengalami demam dalam perjalanan pulang mudik. Kalau suhu tubuh anak naik, cobalah untuk meningkatkan asupan air putih. Ini penting untuk menghindari terjadinya dehidrasi alias kekurangan cairan dalam tubuh anak. Pasalnya, saat demam risiko anak mengalami dehidrasi menjadi lebih tinggi.

Hal itu terjadi karena cairan dalam tubuh menjadi lebih cepat menguap saat demam. Maka dari itu, pastikan untuk memenuhi asupan cairan untuk Si Kecil agar terhindar dari dehidrasi selama demam dengan cara minum cukup air putih.  

2. Kompres Air Hangat

Meski cara ini tergolong tradisional, tapi kompres dengan air hangat nyatanya bisa membantu menurunkan suhu tubuh Si Kecil yang tiba-tiba meningkat. Ibu bisa menggunakan handuk atau kain bersih untuk mengompres anak. Basahi kain dengan air hangat, kemudian letakkan kain tersebut pada dahi dan ketiak anak. Hindari mengompres dengan air dingin, sebab hal itu malah bisa meningkatkan suhu tubuh dan membuat anak menggigil.

Baca juga: Anak Demam, Kompres Air Hangat atau Dingin?

3. Pakaian yang Tepat

Saat anak demam dalam perjalanan pulang mudik, hindari mengenakannya pakaian yang membuatnya merasa tambah panas. Pilihlah jenis pakaian yang tidak terlalu tebal dan tidak ketat. Hal itu bisa membantu memberi anak rasa nyaman dan tidak membuat Si Kecil semakin merasa panas.  

4. Buat Anak Nyaman

Atur juga suhu ruangan atau kendaraan agar anak merasa nyaman. Sesekali, bukalah jendela agar sirkulasi udara lebih lancar dan suhu ruangan terasa lebih sejuk. Rasa nyaman bisa membantu tubuh dalam proses pemulihan dari demam.

Baca juga: Awas, Demam Tinggi pada Anak Menandai 4 Penyakit Ini

Jika demam anak tidak kunjung turun, jangan tunda untuk melakukan pengobatan ke rumah sakit yang ditemui selama dalam perjalanan. Sebab, bisa jadi demam yang menyerang merupakan gejala dari penyakit tertentu. Atau ibu bisa menggunakan aplikasi Halodoc untuk bicara dengan dokter sebagai pertolongan pertama pada demam anak. Sampaikan keluhan seputar demam anak ke dokter melalui Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan rekomendasi cara menurunkan demam anak dari dokter terpercaya. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang di App Store dan Google Play!