• Home
  • /
  • Waspada, Anak-Anak Lebih Rentan Tertular Impetigo

Waspada, Anak-Anak Lebih Rentan Tertular Impetigo

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Waspada, Anak-Anak Lebih Rentan Tertular Impetigo

Halodoc, Jakarta – Menurut data kesehatan yang dipublikasikan oleh KidsHealth.org, disebutkan kalau anak-anak dapat lebih mengembangkan kondisi impetigo ketika kulitnya sudah teriritasi oleh masalah lain, seperti eksim, poison ivy, gigitan serangga, luka atau goresan. 

Menggaruk luka yang sudah ada ataupun ruam adalah penyebab umum dari impetigo pada anak, misalnya, poison ivy dapat terinfeksi dan berubah menjadi impetigo. Impetigo juga kerap terjadi pada anak yang tinggal di lingkungan hangat dan lembap. Informasi selengkapnya mengenai impetigo pada anak baca di bawah ini!

Memang Lebih Rentan pada Anak-anak

Impetigo adalah infeksi pada kulit. Ketika itu hanya memengaruhi permukaan, kondisi ini disebut impetigo superfisial. Impetigo juga dapat memengaruhi bagian kulit yang lebih dalam disebut ecthyma

Baca juga: Mengenal Lebih Jauh Impetigo, Infeksi Kulit karena Bakteri

Impetigo juga dapat terjadi pada kulit yang sehat atau bahkan pada kulit terluka akibat gesekan atau gigitan serangga. Impetigo paling umum terjadi pada anak-anak dari usia 2 hingga 5. Kondisi ini menular mudah berpindah dari satu orang ke orang lain.

Anak-anak dapat menginfeksi anggota keluarga lain dan dapat menginfeksi kembali diri mereka sendiri. Impetigo disebabkan oleh bakteri yang dapat mengakibatkan, termasuk:

  1. Streptokokus beta-hemolitik Grup A.

  2. Staphylococcus aureus.

Impetigo lebih sering terjadi pada anak-anak, tetapi orang dewasa juga dapat mengalami infeksi. Seorang anak lebih mungkin mendapatkan impetigo jika dia:

  1. Memiliki kontak dekat dengan orang lain dengan impetigo.

  2. Tidak bersih.

  3. Berada di udara yang hangat dan lembap. 

  4. Memiliki kondisi kulit lain, seperti kudis atau eksim.

Gejala dapat terjadi sedikit berbeda pada setiap anak. Mereka juga bervariasi tergantung pada bakteri mana yang menyebabkannya. Gejala dapat termasuk:

Baca juga: Buah-buahan untuk Kulit Bersinar

  1. Benjolan merah.

  2. Luka yang dipenuhi dengan cairan, cairan yang mengalir, atau dikuliti.

  3. Area kulit yang berwarna merah, bengkak, dan mungkin gatal.

  4. Pembengkakan kelenjar getah bening di dekatnya.

  5. Benjolan atau luka bisa terasa sakit dan muncul di bagian tubuh mana saja.  Namun paling umum di wajah, lengan, dan kaki.

Gejala-gejala impetigo bisa seperti kondisi kesehatan lainnya. Butuh informasi lebih lengkap mengenai impetigo, dapat ditanyakan langsung di HalodocDokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat kapan dan di mana saja.

Membedakan Impetigo dan Kondisi Lain

Dokter akan bertanya tentang gejala dan riwayat kesehatan anak. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik. Sampel nanah dari luka dapat dikirim ke laboratorium untuk melihat jenis bakteri apa yang menyebabkan infeksi. Pemeriksaan ini dapat membantu dokter untuk menentukan antibiotik terbaik untuk perawatan.

Perawatan impetigo akan tergantung pada gejala, usia, dan kesehatan umum anak. Ini juga akan tergantung pada seberapa parah kondisinya. Perawatan mungkin termasuk:

  1. Krim atau salep antibiotik resep. Ini paling sering dilakukan untuk impetigo ringan. Krim atau salep antibiotik yang dijual bebas biasanya tidak disarankan.

  2. Pil antibiotik atau cairan melalui mulut (oral). Ini paling sering disarankan jika anak memiliki beberapa area impetigo atau ecthyma. 

  3. Membersihkan dan membalut. Ibu perlu mencuci bagian kulit anak dengan lembut menggunakan sabun dan air ringan. Tutupi area yang mengalirkan cairan. Pastikan untuk mencuci tangan ibu sebelum dan sesudah merawat impetigo anak.

Referensi:

Johns Hopkins Medicine. Diakses pada 2020. Impetigo.
KidsHealth. Diakses pada 2020. Impetigo.