• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Anak Mengalami Anemia, Kapan Harus Pergi ke Dokter?

Anak Mengalami Anemia, Kapan Harus Pergi ke Dokter?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Anak Mengalami Anemia, Kapan Harus Pergi ke Dokter?

“Anemia pada anak adalah kondisi yang tidak boleh disepelekan. Sebab, gejala yang muncul bisa membuat Si Kecil menjadi lebih rewel dan kesulitan untuk melakukan aktivitas harian. Selain itu, jika tidak ditangani dengan cepat, penyakit ini bisa memicu komplikasi dan mengganggu tumbuh kembang anak”

Halodoc, Jakarta – Anemia bisa menyerang siapa saja, termasuk anak-anak. Jika menyerang anak-anak, kondisi ini tidak boleh dianggap sepele sebab bisa berdampak bahaya. Maka dari itu, penting bagi ayah dan ibu untuk mengetahui apa saja tanda anemia pada anak dan kapan harus pergi ke dokter untuk melakukan pemeriksaan. 

Dengan begitu, risiko munculnya kondisi yang lebih buruk atau komplikasi bisa dihindari. Anemia adalah penyakit yang terjadi karena kurangnya sel darah merah sehat di dalam tubuh. Padahal, sel darah ini penting untuk membawa oksigen ke seluruh jaringan. Semakin lama, organ tubuh tidak bisa mendapatkan asupan oksigen dan tidak bisa berfungsi dengan baik. 

Baca juga: Begini Penanganan Anemia Defisiensi Besi pada Anak

Mengenali Gejala Anemia pada Anak

Kurang darah pada anak yang tidak ditangani dengan tepat bisa menghambat proses tumbuh kembangnya. Kabar buruknya, penyakit ini seringkali muncul tanpa ditandai gejala yang khas sehingga sering terlambat dikenali dan terlambat ditangani. Maka dari itu, ibu dan ayah disarankan untuk segera melakukan pemeriksaan ke dokter jika Si Kecil menunjukkan tanda-tanda anemia, seperti: 

  • Mudah terlihat lemas atau merasa lelah,
  • Kulit terlihat pucat atau kekuningan, 
  • Tidak memiliki tenaga atau gairah untuk bermain, 
  • Mata menguning, 
  • Sering mengeluh sakit kepala atau nyeri di bagian tubuh tertentu, 
  • Mengeluh sesak napas dan jantung berdebar, 
  • Mengalami luka yang sulit sembuh, 
  • Kesulitan untuk fokus atau berkonsentrasi. 

Perlu diketahui, gejala atau tanda anemia pada anak sering menyerupai penyakit lainnya. Maka dari itu, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan ke dokter jika Si Kecil mengalami gejala anemia di atas. Nantinya, dokter akan melakukan pemeriksaan penunjang untuk memastikan apa penyebab gejala penyakit yang dialami Si Kecil.

Baca juga: Kelainan Genetik Bisa Sebabkan Anemia Sel Sabit pada Anak?

Faktor Penyebab dan Cara Mengatasi 

Secara umum, anemia adalah penyakit yang terjadi karena tubuh kesulitan untuk menghasilkan sel darah merah. Kondisi ini juga bisa disebabkan oleh kerusakan sel darah merah. Perdarahan yang berat sehingga jumlah sel darah merah dan hemoglobin (Hb) turun drastis juga bisa menjadi salah satu pemicu anak mengalami anemia. Selain itu, ada sejumlah faktor yang bisa meningkatkan risiko penyakit ini, antara lain:

  • Mengalami kelainan genetik, misalnya mengidap penyakit anemia sel sabit dan thalassemia. 
  • Malnutrisi atau kekurangan asupan nutrisi tertentu, seperti kurang asupan zat besi, asam folat, dan vitamin B12. 
  • Mengidap penyakit autoimun. 
  • Riwayat penyakit tertentu, seperti gangguan sumsum tulang, anemia hemolitik, dan gagal ginjal.
  • Efek samping obat-obatan tertentu. 
  • Mengalami cedera atau luka berat. 
  • Riwayat kanker, seperti kanker darah (leukemia).
  • Riwayat penyakit anemia di keluarga. 

Untuk memastikan penyebab anemia pada anak, dokter perlu melakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang. Jika Si Kecil diduga mengidap penyakit ini, dokter mungkin akan menyarankan tes lanjutan, seperti tes darah, aspirasi sumsum tulang, serta pemeriksaan genetik. Biasanya, cara ini dilakukan jika anemia diduga terjadi karena ada kelainan genetik. 

Baca juga: Kenali 4 Sayuran yang Bisa Menjadi Penambah Darah

Jika ibu dan ayah ragu, pakai aplikasi Halodoc sebagai pertolongan pertama untuk menghubungi dokter. Sampaikan gejala dan keluhan yang dialami anak dan dapatkan tips pengobatan dari ahlinya. Dokter bisa dengan mudah dihubungi melalui Video/Voice Call atau Chat. Ibu juga bisa menyampaikan pertanyaan seputar kesehatan lain hanya dengan satu aplikasi. Ayo, download aplikasi Halodoc di sini!

Referensi: 
Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Iron deficiency in children: Prevention tips for parents.
Healthy Children. Diakses pada 2021. Anemia in Children and Teen. 
KidsHealth. Diakses pada 2021. Anemia.