• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Anak Susah Makan karena Sakit Gigi, Begini Mengatasinya

Anak Susah Makan karena Sakit Gigi, Begini Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
undefined

Halodoc, Jakarta - Di usianya yang masih terus bertambah, anak dapat mengalami banyak hal seiring pertumbuhan dan perkembangan pada fisiknya. Salah satunya adalah sakit gigi. Kondisi ini membuat gigi terasa nyeri, sehingga anak kehilangan nafsu makannya. Bukan tidak mungkin anak menjadi malas bicara dan tidak mampu beraktivitas seperti biasa karena rasa sakit yang mengganggu.

Jika sudah begitu, tidak jarang ibu dan ayah kebingungan mengatasinya. Pasalnya, anak menjadi rewel, karena ia merasa lapar tetapi sangat tidak nyaman dengan kondisi yang ia alami sekarang. Namun, tidak perlu panik dan resah, karena ibu bisa mencoba cara mudah berikut untuk mengatasi sakit gigi anak. 

Baca juga: Ini Waktu yang Tepat Bawa Anak ke Dokter Gigi

  • Berikan Anak Makanan dengan Tekstur Lunak

Makanan dengan tekstur yang keras, seperti biskuit atau buah bisa membuat giginya yang sakit semakin nyeri. Sebaiknya, selama ia mengalami sakit gigi, berikan makanan dengan tekstur yang lebih lembut dan lunak, seperti nasi tim atau bubur. Selain tidak membuatnya kesulitan mengunyah, makanan dengan tekstur yang lembut lebih mudah ditelan dan dicerna oleh tubuhnya, sehingga ia tetap mendapatkan asupan gizi yang dibutuhkan meski sedang mengalami masalah gigi dan mulut

Baca juga: Adakah Pengaruh Kesehatan Gigi pada Kecerdasan Anak?

  • Utamakan Hidangan Berkuah dan Hangat

Meski tidak sedang flu atau demam, menyajikan makanan hangat seperti sup ketika anak sakit gigi juga bisa membantu mengurangi rasa nyeri yang ia alami. Namun, pastikan ibu memasak semua bahan, seperti wortel, kentang, dan daging sampai benar-benar lunak, agar anak tidak kesulitan mengunyah dan menelannya. Tidak hanya lezat, semangkuk sup hangat membantu mengembalikan energi tubuhnya yang hilang, sehingga ia kembali bersemangat. 

  • Padukan dengan Minuman Menyehatkan

Agar asupan cairan anak tetap tercukupi dan terhindar dari bahaya dehidrasi, pastikan ibu tetap memenuhi asupan cairan hariannya. Tidak hanya itu, cairan juga diperlukan untuk membunuh kuman dan bakteri di mulut, sehingga anak pun terhindar dari bau mulut yang mengganggu.

Selain air putih, ibu bisa memberikan jus buah atau smoothies dari bahan-bahan yang menyehatkan dan mendukung asupan nutrisi sang buah hati. Selain itu, minuman ini juga mampu meningkatkan stamina dan energi tubuh Si Kecil. 

Baca juga: Ini Cara Pertolongan Pertama Sakit Gigi di Rumah

  • Jaga Porsi Makan Anak

Ketika sedang mengalami sakit gigi, nafsu makan anak pasti akan menurun. Ia pun akan mudah rewel, karena biasanya, sakit gigi anak disertai dengan demam. Agar anak tidak mengalami penurunan asupan gizi dan berat badan tetap terjaga, ibu bisa menyiasatinya dengan mengatur porsi makan sehari-hari. Berikan makanan dalam porsi kecil tetapi lebih sering. Hindari memberikan anak makanan atau minuman dengan kandungan gula yang tinggi, karena membuat sakit gigi anak semakin memburuk. 

Kalau sakit gigi anak tidak kunjung mereda, sebaiknya ibu mengajak anak untuk memeriksakan kondisi kesehatan giginya ke dokter. Bisa jadi, ada kuman dan bakteri yang bersarang pada gigi dan membuat gigi sang anak menjadi berlubang dan sakit. Supaya tidak mengantre terlalu lama, ibu bisa membuat janji dengan dokter di rumah sakit terdekat terlebih dahulu. Caranya tentu saja dengan menggunakan aplikasi Halodoc. Jadi, anak bisa mendapatkan penanganan, sakit gigi pun segera pergi. 

Referensi: 
National Caregivers Library. Diakses pada 2020. Eating Tips for Oral Discomfort.
WebMD. Diakses pada 2020. Nutrition and Your Child’s Teeth.
NHS. Diakses pada 2020. Toothache.