Anyang-anyangan Jadi Tanda Awal Batu Ginjal?

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
Anyang-anyangan Jadi Tanda Awal Batu Ginjal?

Halodoc, Jakarta – Pernahkah kamu mengalami anyang-anyangan? Anyang-anyangan adalah salah satu kondisi ketika frekuensi buang air kecil menjadi lebih sering dengan jumlah urine yang sangat sedikit dan disertai rasa yang tidak nyaman. Ada yang mengalami rasa nyeri hingga rasa panas pada sekitar area alat kelamin. 

Baca juga: Anyang-Anyangan Jadi Tanda Infeksi Saluran Kemih?

Anyang-anyangan adalah penyakit yang hanya timbul dalam jangka waktu beberapa hari dan dapat segera diatasi. Namun, apabila kamu mengalami anyang-anyangan dalam jangka waktu yang cukup panjang, sebaiknya jangan sepelekan kondisi tersebut. Kondisi tersebut bisa menjadi gejala awal dari penyakit batu ginjal.

Anyang-anyangan Bisa Menjadi Tanda Awal Batu Ginjal

Anyang-anyangan merupakan tanda respon tubuh terhadap gangguan atau situasi yang tidak normal dalam kandung kemih. Bisa dikatakan terjadinya kondisi anyang-anyangan adalah gejala awal dari infeksi yang terjadi dalam tubuh, misalnya pada bagian sistem kemih dalam tubuh seperti bagian ginjal, kandung kemih dan saluran kencing.

Ada beberapa gejala yang dialami oleh seseorang yang mengalami kondisi anyang-anyangan, seperti keinginan untuk buang air kecil yang muncul terus-menerus, terasa perih saat buang air kecil, merasa lelah dan kurang sehat, bau urine yang cukup menyengat dan demam.

Selain itu, gejala yang muncul juga disesuaikan dengan lokasi bagian sistem kemih yang terinfeksi, misalnya bagian ginjal. Infeksi ini umumnya disebabkan karena bakteri tapi juga bisa disebabkan oleh jamur. Ada beberapa gejala lain, seperti nyeri pada bagian pinggang, demam yang tinggi, mual, dan muntah.

Kondisi anyang-anyangan yang terjadi dalam jangka waktu yang cukup lama bisa menjadi tanda adanya batu ginjal. Batu ginjal yang terdapat dalam tubuh menghambat jalannya urine sehingga membuat seseorang merasakan kondisi tidak nyaman ketika melakukan buang air kecil.

Baca juga: Anyang-Anyangan Saat Puasa? Ini Cara Mengatasinya

Tidak ada salahnya untuk segera lakukan pemeriksaan pada rumah sakit terdekat untuk penanganan kondisi anyang-anyangan dan mencari tahu penyebab seseorang mengalami anyang-anyangan. Dengan begitu pengobatan dapat dilakukan dengan lebih cepat.

Lakukan Perawatan Ini Di Rumah

Untuk memastikan penyebab anyang-anyangan, biasanya dokter melakukan pemeriksaan fisik maupun pemeriksaan melalui sampel urine. Selain itu, dokter memberikan beberapa penggunaan obat-obatan, salah satunya antibiotik untuk membuat gejala dari anyang-anyangan mereda.

Selain penggunaan obat, kamu bisa lakukan perawatan untuk kondisi anyang-anyangan di rumah, dengan melakukan beberapa cara, seperti:

1. Banyak Konsumsi Air Putih

Perbanyak konsumsi air putih ketika kamu mengalami anyang-anyangan. Dengan begitu kamu akan semakin merangsang keinginan untuk buang air kecil secara tuntas. Hindari menahan keinginan untuk buang air kecil ketika kamu mengalami anyang-anyangan.

2. Bersihkan Organ Intim dengan Baik

Pengidap anyang-anyangan nyatanya lebih banyak wanita dibandingkan pria, salah satu penyebabnya bisa saja karena salah posisi ketika membersihkan organ intim. Sebaiknya wanita bersihkan organ intim dari depan arah vagina menuju belakang arah bokong. Hal ini untuk mencegah perpindahan bakteri dari anus menuju ke area vagina. Sebaiknya para wanita, hindari membersihkan vagina dengan menyemprotkan air ke dalamnya.

Baca juga: Ini Alasan Infeksi Saluran Kemih Picu Bakteremia

Cara pencegahannya, hindari mengonsumsi minuman yang berisiko menimbulkan iritasi pada bagian kemih, seperti minuman beralkohol dan minuman yang mengandung kafein. Untuk wanita, jangan lupa segera bersihkan vagina sesaat setelah melakukan hubungan intim bersama pasangan.

Referensi:
Web MD. Diakses pada 2019. Dysuria
Mayo Clinic. Diakses pada 2019. Painful Urination