Apa Itu Radiologi Kepala dan Leher?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Radiologi

Halodoc, Jakarta - Radiologi dilakukan oleh radiologis, yaitu dokter spesialis yang khusus melakukan pemeriksaan radiologi dengan tujuan mendeteksi, mendiagnosis, dan mengobati penyakit dengan menggunakan prosedur radiasi. Dokter spesialis radiologi terbagi menjadi beberapa bagian, salah satunya adanya radiologi kepala dan leher. Kenali selengkapnya tentang radiologi kepala dan leher berikut!

Baca juga: Bisakah X-Ray Sebabkan Efek Samping?

Apa Itu Radiologi Kepala dan Leher?

Radiologi kepala dan leher termasuk dalam radiologi umum yang mempunyai nama lain radiologi diagnostik. Radiologi umum dilakukan khusus untuk melakukan pemeriksaan dan mendiagnosis terhadap penyebab dan gejala yang dialami peserta pemeriksaan. Selain itu, mengevaluasi kondisi dari hasil pemeriksaan peserta juga termasuk dalam prosedur yang harus dilakukan.

Begini Prosedur Pencitraan Radiologi Kepala dan Leher

Prosedur pemeriksaan radiologi kepala dan leher akan terdiri dari beberapa pemeriksaan, antara lain:

  1. Radiografi konvensional, yaitu pemeriksaan yang biasanya dilakukan dengan bantuan sinar-X.

  2. CT scan, yaitu pemeriksaan yang dilakukan guna melihat lebih jelas serta lebih rinci ketimbang pemeriksaan rontgen pada organ yang dipindai. Pemeriksaan ini juga dilakukan dengan bantuan sinar-X.

  3. MRI, yaitu pemeriksaan yang memanfaatkan medan magnet dan energi gelombang radio untuk menampilkan gambar struktur dan organ dalam tubuh.

  4. USG, yaitu prosedur pencitraan menggunakan teknologi gelombang suara berfrekuensi tinggi.

  5. Sialografi, yaitu pemeriksaan yang dilakukan pada kelenjar ludah dan salurannya guna mengetahui struktur anatomi dan fisiologis.

Radiologi kepala dan leher tentunya akan dilakukan di sekitar area kepala dan leher, serta kelenjar-kelenjar yang ada di sekitar kepala dan leher.

Baca juga: Perlu Tahu, Ini Langkah-Langkah Pemeriksaan X-Ray

Begini Persiapan Sebelum Melakukan Pemeriksaan Radiologi

Sebelum melakukan pemeriksaan radiologi kepala dan leher, ada beberapa persiapan yang harus dilakukan sebelum melakukan pemeriksaan ini. Beberapa hal tersebut, antara lain:

  1. Datang lebih awal, setidaknya setengah jam sebelum pemeriksaan dimulai.

  2. Beritahu dokter ahli jika kamu sedang mengandung, atau menyusui. Karena pemeriksaan tidak bisa dilakukan oleh wanita yang tengah hamil.

  3. Bawa dokumen pemeriksaan sebelumnya, seperti hasil pemeriksaan darah, rontgen, dan CT scan. Hasil pemeriksaan sebelumnya akan dibandingkan dengan hasil pemeriksaan baru, guna melihat perkembangan yang terjadi.

  4. Beritahu juga kepada dokter jika kamu sedang mengonsumsi obat-obatan atau suplemen, memakai alat pacu jantung, kontrasepsi spiral, atau pen pada tulang.

  5. Jika kamu pengidap penyakit gagal ginjal, kemungkinan ada instruksi khusus yang harus dijalani. Untuk itu, jangan lupa untuk selalu memberitahu apapun kondisi yang sedang kamu alami, ya!

  6. Dokter ahli juga akan menghimbau peserta untuk melakukan puasa selama beberapa jam sebelum dilakukannya pemeriksaan.

Jika penyakit yang tengah kamu alami merujuk dokter untuk melakukan pemeriksaan radiologi kepala dan leher, berarti penyakit yang tengah kamu alami membutuhkan penanganan yang lebih. Oleh karena itu, sebaiknya kamu tidak mengulur waktu untuk melakukan pemeriksaan radiologi yang sudah disarankan oleh dokter guna mempercepat penyembuhan.

Baca juga: Rontgen Dada untuk Pemeriksaan Infeksi Saluran Pernapasan

Jika kamu melakukan pemeriksaan ini, berarti kamu telah membantu dokter dalam menentukan penanganan sesuai dengan gangguan yang kamu alami. Tidak perlu takut, karena prosedur ini aman untuk dilakukan. Untuk lebih jelasnya, kamu bisa berdiskusi langsung dengan membuat janji dengan dokter di rumah sakit pilihanmu melalui Halodoc. Penanganan yang tepat bisa mencegah kamu dari komplikasi berbahaya. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk,  download aplikasinya segera!