• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Apa Manfaat Minyak Zaitun untuk Kesehatan?
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Apa Manfaat Minyak Zaitun untuk Kesehatan?

Apa Manfaat Minyak Zaitun untuk Kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 14 Januari 2022
Apa Manfaat Minyak Zaitun untuk Kesehatan?

“Jika dirasakan, minyak zaitun terasa pahit. Namun, rasa pahit tersebut menunjukkan kualitas terbaik, yang dapat membantu tubuh mencegah kerusakan sel yang disebabkan oleh radikal bebas. Lantas, apa saja manfaat minyak zaitun bagi kesehatan tubuh?”

Halodoc, Jakarta - Minyak zaitun adalah minyak alami yang kaya antioksidan dan mampu mencegah kerusakan sel akibat radikal bebas. Minyak ini diekstrak dari buah zaitun, yaitu buah dari pohon zaitun. Sekitar 14 persen dari minyak adalah lemak jenuh, sedangkan 11 persen adalah tak jenuh ganda, seperti asam lemak omega-6 dan omega-3. Sejumlah kandungan baik tersebut mampu menunjang kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Lantas, apa saja sih manfaat minyak zaitun untuk kesehatan tubuh?

Manfaat Minyak Zaitun Guna Menunjang Kesehatan Tubuh

Minyak zaitun kaya akan antioksidan. Lemak utama yang dikandungnya adalah asam lemak tak jenuh tunggal, yang dianggap sebagai lemak menyehatkan. Antioksidan dalam minyak zaitun dapat membantu melindungi tubuh dari kerusakan sel yang dapat menyebabkan berbagai kondisi kesehatan dan penyakit. 

Minyak zaitun memiliki rasa pahit, tetapi mengandung lebih banyak antioksidan daripada jenis lainnya, karena paling sedikit diproses. Berikut ini beberapa manfaat minyak zaitun bagi kesehatan tubuh:

1. Mengurangi Kemungkinan Penyakit Kardiovaskular

Penyakit jantung adalah penyebab kematian paling umum di dunia.  Minyak zaitun menjadi salah satu bahan utama dalam diet Mediterania. Minyak ini dinilai dapat, melindungi diri terhadap penyakit jantung dengan melindungi kolesterol LDL dari oksidasi, memperbaiki lapisan pembuluh darah, dan membantu mencegah pembekuan darah berlebihan.

2. Mencegah Sindrom Metabolik

Mencegah sindrom metabolik menjadi manfaat minyak zaitun selanjutnya. Gangguan kesehatan ini ditandai oleh sekelompok faktor yang meningkatkan risiko penyakit, termasuk obesitas tekanan darah tinggi, dan kadar gula darah tinggi. Minyak zaitun yang dicampur ke dalam makanan dapat mencegah meningkatnya fitur sindrom metabolik dan memproduksi kolesterol baik.

3. Mengurangi Risiko Depresi

Tahukah kamu jika minyak zaitun dapat menurunkan risiko depresi? Minyak ini dinilai dapat membantu melindungi sistem saraf dari kerusakan yang dapat ditimbulkan dari lemak trans pada jenis minyak lain atau makanan tidak sehat. Mulai sekarang, sebaiknya ganti jenis minyakmu dengan minyak zaitun, ya!

4. Menurunkan Risiko Kanker Payudara

Manfaat minyak zaitun selanjutnya adalah menurunkan risiko kanker payudara. Antioksidan dalam minyak zaitun dinilai dapat membantu melindungi tubuh dari peradangan, kerusakan oksidatif, dan perubahan epigenetik. Selain itu, minyak zaitun juga mengandung asam oleat yang tahan terhadap oksidasi dan mampu memperlambat pertumbuhan dan penyebaran sel kanker.

5. Mencegah Penyakit Alzheimer

Penyakit Alzheimer adalah penyakit neurodegeneratif paling umum di dunia dan menjadi penyebab utama demensia. Salah satu ciri penyakit Alzheimer adalah penumpukan protein beta-amiloid di neuron tertentu dalam otak. Mengonsumsi minyak zaitun dinilai dapat menjaga fungsi otak dengan mencegah penumpukan protein ini. Namun, tentunya juga harus dibarengi dengan pola hidup sehat lainnya.

6. Membantu Mencegah Stroke

Melansir dari World Health Organization (WHO), stroke menjadi penyebab kematian paling umum kedua di negara maju, setelah penyakit jantung. Stroke disebabkan oleh gangguan aliran darah ke otak, akibat bekuan darah atau pendarahan. Minyak zaitun adalah satu-satunya sumber lemak tak jenuh tunggal yang terkait dengan penurunan risiko stroke dan penyakit jantung.

Cara Tepat Menyimpan dan Menggunakan Minyak Zaitun

Agar tidak terkontaminasi dan awet, minyak zaitun bisa disimpan dalam kemasan botol yang ditutup rapat, dan disimpan ditempat yang sejuk pada suhu ruangan. Jika disimpan dengan benar, minyak zaitun bisa awet hingga dua tahun. Meski demikian, kadar antioksidan dalam minyak dapat menurun setelah 12 bulan disimpan.

Untuk menjaga kadar antioksidan dalam minyak zaitun, berikut ini beberapa langkah yang bisa kamu lakukan:

  • Jangan membeli berlebihan. Jika ingin membeli cadangan minyak, sebaiknya cadangkan dalam waktu 6 bulan saja.
  • Disarankan untuk membeli di toko yang ramai pengunjung untuk memastikan jika minyak zaitun tidak terlalu lama berdiam di rak.
  • Simpan dalam botol kedap udara atau kaleng logam. Jauhkan dari cahaya dan paparan panas matahari langsung 
  • Sebaiknya simpan di kulkas. Jangan khawatir minyak akan keruh dan tebal, karena minyak akan mencair dan jernih kembali dalam suhu ruangan.

Jika kamu ingin menggunakan minyak zaitun untuk mengatasi gangguan kesehatan tertentu, sebaiknya tanyakan pada dokter terlebih dulu lewat aplikasi Halodoc. Diskusikan juga jika kamu adalah pengidap alergi yang ingin mengonsumsi minyak zaitun untuk menunjang kesehatan tubuh. Kamu bisa download Halodoc dan dapatkan informasi menarik seputar kesehatan lainnya.


Referensi:
Medical New Today. Diakses pada 2022. What are the health benefits of olive oil?
WebMD. Diakses pada 2022. All About Olive Oil.
Healthline. Diakses pada 2022. 11 Proven Benefits of Olive Oil.
World Health Organization. Diakses pada 2021. The top 10 causes of death.