• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Apa Penyebab Seseorang Alami Kepribadian Ganda?

Apa Penyebab Seseorang Alami Kepribadian Ganda?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim

Halodoc, Jakarta - Kepribadian ganda atau multiple personality disorder, adalah gangguan mental rumit, yang membuat pengidapnya memiliki dua atau lebih kepribadian yang berbeda. Kemudian, kepribadian tersebut secara bergantian akan mengambil alih kesadaran pengidapnya.


Orang dengan kepribadian ganda bisa kehilangan kontrol atas pikiran, memori, perasaan, perbuatan, dan kesadaran atas identitasnya. Biasanya, identitas atau kepribadian yang lain itu punya nama, temperamen, dan self image yang berbeda. Apa yang jadi penyebab seseorang alami kepribadian ganda?


Baca juga: Mitos dan Fakta Kepribadian Ganda



Penyebab Kepribadian Ganda

Hingga saat ini, tidak diketahui secara pasti penyebab kepribadian ganda dalam diri seseorang. Meski begitu, ada banyak faktor yang memicu terjadinya gangguan ini, seperti pengalaman traumatis, terutama di masa kecil. 


Pengalaman traumatis yang dimaksud dapat berupa penyiksaan, kekerasan fisik atau emosional, dan pelecehan seksual. Karena pengalaman tersebut sangat buruk, seseorang kemudian menciptakan mekanisme pertahanan diri, dengan cara membuat kepribadian lain di luar kesadarannya. Hal ini bertujuan untuk membuat mereka lepas dari rasa trauma hebat yang dialami. 



Bagaimana Gejala Kepribadian Ganda?

Karakteristik utama orang dengan kepribadian ganda adalah munculnya dua atau lebih kepribadian atau identitas yang berbeda. Kepribadian atau identitas tersebut secara bergiliran akan mengambil kendali atas diri pengidapnya. 


Baca juga: 5 Gangguan Kepribadian dengan Rasa Cemas Berlebihan


Masing-masing kepribadian memiliki nama, pola pikir, kebiasaan, gaya berbicara, ciri fisik, bahkan gaya tulisan yang berbeda-beda. Tanda-tanda depresi, kecemasan berlebihan, sering merasa bersalah, hingga agresif dapat muncul. Selain itu, halusinasi baik audio maupun visual juga mungkin terjadi. 


Pada saat masa kanak-kanak, pengidap kepribadian ganda juga memiliki kecenderungan untuk memiliki masalah perilaku dan kesulitan memfokuskan diri saat di sekolah. Perubahan mood serangan panik, fobia, gangguan makan, gangguan tidur (seperti insomnia dan berjalan saat tidur), sakit kepala berlebihan, serta disfungsi ereksi juga biasanya menyertai gangguan ini.


Selain itu, masalah dalam hal memori juga sering ditemui, terutama ingatan terkait kejadian saat ini maupun masa lampau, orang yang terlibat, tempat, hingga waktu. Masing-masing kepribadian juga mungkin memiliki ingatan yang berbeda. 


Ketika kepribadian yang pasif sedang mengambil alih, ingatan yang muncul biasanya akan samar atau bahkan bertentangan dengan kejadian aslinya. Sementara itu, kepribadian yang lebih dominan akan memiliki ingatan yang lebih lengkap atas suatu kejadian. Akibatnya, sering kali pengidap tidak mengingat mengapa ia ada di waktu dan tempat tertentu.


Munculnya masing-masing kepribadian biasanya terjadi karena ada pemicunya. Ketika salah satu kepribadian mengambil alih, kepribadian dominan ini mungkin akan mengabaikan kepribadian yang lain atau bahkan mengalami konflik tersendiri. Transisi dari satu kepribadian ke kepribadian yang lain biasanya dipicu oleh stres psikososial.


Baca juga: Apakah Olahraga Dapat Meminimalisir Gangguan Kepribadian?



Adakah Terapi untuk Penderita Kepribadian Ganda?

Pengobatan untuk pengidap kepribadian ganda bisa berlangsung lama, hingga bertahun-tahun. Beberapa jenis terapi yang sering disarankan bagi pengidap kepribadian ganda adalah:


  • Psikoterapi. Terapi ini dapat berlangsung selama lima hingga tujuh tahun. Tujuannya untuk ‘menyatukan’ beberapa kepribadian yang ada, sehingga menjadi satu kepribadian yang utuh. Terapi ini bisa membantu pengidap menghadapi trauma yang memicu munculnya kepribadian lain. 
  • Terapi keluarga. Terapi ini dilakukan untuk memberi penjelasan lebih kepada keluarga terkait gangguan kepribadian. Dengan melibatkan keluarga, terapis akan bisa mengetahui perubahan apa yang akan terjadi dan mengamati tanda-tanda atau gejala perubahan kepribadian.
  • Obat-obatan. Meski tidak ada obat khusus yang dapat menyembuhkan kepribadian ganda, gejala-gejala yang muncul seperti kecemasan berlebih dan depresi dapat diatasi dengan obat antidepresan.


Itulah sedikit penjelasan tentang kepribadian ganda. Jika kamu atau orang terdekat mengalami gangguan ini, segera download aplikasi Halodoc untuk buat janji dengan psikolog atau psikiater di rumah sakit, untuk menjalani pengobatan. 




Referensi:
Psychology Today. Diakses pada 2020. Dissociative Identity Disorder (Multiple Personality Disorder).
Very Well Mind. Diakses pada 2020. What Is Dissociative Identity Disorder (DID)?
Psych Central. Diakses pada 2020. Dissociative Identity Disorder.