Apa Penyebab Utama Penyakit Hati Kronis?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Apa Penyebab Utama Penyakit Hati Kronis?

Halodoc, Jakarta - Hati menjadi organ yang memiliki fungsi penting terhadap kesehatan tubuh. Organ satu ini bekerja sama dengan kantong empedu, usus, dan pankreas untuk melakukan proses pencernaan, penyerapan, dan pengolahan makanan. Organ ini menghasilkan faktor yang berhubungan dengan pembekuan darah, termasuk kolesterol, protein, empedu, dan trigliserida. Terakhir, hati berperan untuk membersihkan tubuh dari racun. 

Seseorang dikatakan mengalami penyakit hati apabila terjadi kerusakan pada organ satu ini yang membuatnya tidak mampu lagi bekerja dengan optimal. Jika berlangsung tiba-tiba, penyakit hati tergolong dalam kategori akut. Namun, jika terjadi dalam kurun waktu enam bulan atau berlangsung lebih lama, penyakit hati tergolong dalam kategori kronis. Sebenarnya, apa penyebab penyakit hati kronis pada seseorang?

Penyebab Penyakit Hati Kronis

Sebenarnya, penyakit hati bisa terjadi karena banyak hal, termasuk faktor genetik, gaya hidup dan pola makan yang tidak sehat, serta faktor lingkungan. Penyalahgunaan alkohol dan infeksi juga dapat sebabkan kelainan hati ini, juga respon imun tubuh yang tidak normal serta pertumbuhan sel dan jaringan tubuh yang tidak sehat. 

Baca juga: 4 Penyakit yang Sering Terjadi pada Organ Liver

Penyakit hati kronis terbagi menjadi beberapa jenis, termasuk sirosis hati, hepatitis kronis, dan kanker hati. Tentu saja, penyebab masing-masing penyakit hati kronis ini tidak sama. Hepatitis mengacu pada kondisi peradangan pada hati. Penyebab utamanya adalah virus, terutama virus jenis hepatitis. Lalu, respon imun tubuh yang tidak normal dan kekebalan tubuh yang menyerang sel-sel hati yang sehat. Penyalahgunaan alkohol dalam jangka panjang juga dapat menyebabkan penyakit pada hati.

Kerusakan hati yang terjadi karena hepatitis juga meningkatkan risiko seseorang mengidap sirosis hati. Kondisi sirosis hati terjadi apabila jaringan hati yang sehat digantikan oleh jaringan parut. Tidak hanya karena hepatitis kronis, sirosis bisa terbentuk karena faktor genetik, termasuk fibrosis kistik dan penyakit Wilson, tersumbatnya saluran empedu sehingga mencegah empedu mengalir normal dari hati menuju usus. Terkena paparan zat beracun, dan gagal jantung yang bisa mengakibatkan penumpukan darah pada hati. 

Baca juga: Ketahui Pemeriksaan untuk mendeteksi Penyakit Hati

Hepatitis kronis dan sirosis menjadi penyebab terjadinya kegagalan hati sekaligus menjadi faktor kanker hati yang paling utama. Seseorang akan didiagnosis dengan gagal hati apabila organ satu ini benar-benar tidak bekerja. Jadi, selalu waspada akan kelainan ini, ya!

Gejala Penyakit Hati Kronis

Kamu sudah tahu apa penyebab penyakit hati kronis. Sekarang, waktunya kamu mengetahui apa saja gejala yang mungkin terjadi. Mual dan kelelahan adalah gejala yang paling umum, diikuti dengan penurunan nafsu makan yang berdampak pada penurunan berat badan yang terjadi secara signifikan. Ketika tidak dilakukan penanganan segera, gejala lain termasuk sakit kuning akan terjadi. 

Baca juga: Begini Prosedur Tes Darah untuk Diagnosis Penyakit Hati

Tanda lain yang muncul adalah sakit perut yang sangat parah dan pembengkakan pada kaki dan tangan di bagian bawah. Gatal, hilangnya fungsi otot, muntah darah, radang perut, dan mudah memar juga menjadi gejala penyakit hati kronis. Jadi, karena ini adalah kondisi darurat, kamu harus segera buat janji dengan dokter di rumah sakit untuk mendapatkan penanganan segera. Atau, tanyakan langsung pada dokter melalui fitur Tanya Dokter di aplikasi Halodoc. 

Referensi: 
National Digestive Diseases Information Clearinghouse, National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Disease. Diakses pada 2019. Liver.
Mayo Clinic. Diakses pada 2019. Liver Disease.
NHS. Diakses pada 2019. Hepatitis.