• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Apa Perbedaan dari Muntah Darah dan Batuk Darah?

Apa Perbedaan dari Muntah Darah dan Batuk Darah?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Apa Perbedaan dari Muntah Darah dan Batuk Darah?

Halodoc, Jakarta – Siapa saja pasti panik bila mengeluarkan darah dari mulut, apalagi dalam jumlah yang banyak. Namun, cara kamu mengeluarkan darah dari mulut, apakah dengan batuk atau muntah, bisa membuat perbedaan yang signifikan.

Meskipun sama-sama mengeluarkan darah, nyatanya muntah darah dan batuk darah adalah dua kondisi yang jauh berbeda lho. Dengan mengetahui perbedaan di antara keduanya, kamu bisa mencari pengobatan yang tepat.

Perbedaan Muntah Darah dan Batuk Darah

Muntah darah dan batuk darah bisa dibedakan berdasarkan beberapa aspek berikut:

  • Sumber Darah yang Dikeluarkan

Perbedaan muntah darah dan batuk darah yang pertama bisa dilihat berdasarkan dari mana sumber darah yang dikeluarkan berasal. Pada kasus muntah darah atau hematemesis, darah yang keluar biasanya berasal dari saluran pencernaan bagian atas (mulut, kerongkongan, perut dan usus kecil bagian atas).

Dilansir dari Mayo Clinic, muntah darah umumnya disebabkan oleh tukak lambung atau pembuluh darah yang robek. Sedangkan batuk darah atau hemoptisis terjadi ketika kamu mengeluarkan darah dari paru-paru. Kondisi tersebut biasanya menunjukkan adanya infeksi, kanker atau masalah pada pembuluh darah di paru-paru.

  • Karakteristik Darah

Karena berasal dari sumber yang berbeda, darah yang keluar saat muntah darah dan batuk darah pun punya karakteristik yang berbeda. Darah yang dikeluarkan dari muntah biasanya berwarna gelap seperti bubuk kopi dan bisa mengandung sedikit makanan.


Perlu diingat, muntah darah mengacu pada sejumlah besar darah yang dimuntahkan. Jadi, bercak darah yang terdapat dalam ludah yang kamu buang, yang bisa berasal dari gigi, mulut atau tenggorokan, biasanya tidak dianggap sebagai muntah darah.

Sementara batuk darah biasanya mengeluarkan darah berwarna merah cerah dalam jumlah yang kecil, dan bercampur dahak yang berbusa atau berbuih. Tidak ada partikel makanan dalam darah dari batuk.

Baca juga: Si Kecil Alami Batuk Darah, Berbahayakah?

  • Penyebabnya

Muntah darah dan batuk darah juga memiliki penyebab yang berbeda. Muntah darah biasanya disebabkan oleh kondisi yang serius dan membutuhkan perhatian medis segera. Berikut penyebab umum muntah darah:

  • Robekan di lapisan esofagus atau disebut robekan Mallory-Weiss.
  • Pembuluh darah bengkak di bagian bawah kerongkongan dan perut.
  • Perut berdarah atau tukak duodenum.
  • Iritasi atau pembengkakan pada kerongkongan yang disebut esophagitis.
  • Tumor jinak atau kanker di perut dan kerongkongan.
  • Peradangan lambung atau gastritis.
  • Kanker pankreas.

Baca juga: Ibu Hamil Muntah Darah? Ini Penyebabnya

Meskipun mengkhawatirkan, batuk darah biasanya bukan pertanda masalah serius bila kamu masih muda dan sehat. Batuk darah perlu mendapatkan perhatian khusus bila terjadi pada orangtua, terutama mereka yang merokok. Penyebab umum batuk darah, antara lain:

  • Batuk parah yang berkepanjangan.
  • Infeksi dada.
  • Saluran udara rusak (bronkiektasis).
  • Terkadan mimisan parah atau perdarahan dari mulut atau tenggorokan juga bisa menyebabkan keluarnya darah di air liur saat kamu batuk.

Namun, batuk darah tetap perlu diwaspadai karena bisa disebabkan oleh kondisi serius berikut:

  • Bronkitis.
  • Kanker paru-paru.
  • Radang paru-paru.
  • Tuberkulosis.
  • Penyakit paru obstruktif kronis (PPOK)
  • Gejala Awal

Batuk darah biasanya diawali dengan gejala batuk terus menerus yang sudah berlangsung beberapa hari atau bahkan berminggu-minggu, nyeri dada, sesak napas dan sakit tenggorokan. Sementara itu, pada muntah darah, gejala awal yang muncul biasanya berkaitan dengan saluran pencernaan seperti sakit perut, pembengkakan perut dan mual.

  • Warna Feses

Perbedaan muntah darah dan batuk darah juga bisa dilihat dari warna feses. Kondisi yang menyebabkan seseorang muntah darah juga bisa menyebabkan munculnya darah di feses. Jadi, ketika mengalami muntah darah, warna feses yang keluar saat buang air besar bisa berubah menjadi kehitaman karena sudah bercampur dengan darah. Sementara batuk darah tidak memengaruhi pembentukan feses.

Baca juga: 7 Penyakit Serius yang Ditandai BAB Berdarah

Itulah perbedaan muntah darah dan batuk darah yang penting untuk diketahui. Bila kamu masih ragu, coba tanyakan saja pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Kamu bisa menghubungi dokter Halodoc melalui Video/Voice Call dan Chat kapan saja dan di mana saja. Yuk, download aplikasinya sekarang juga.

Referensi:
Cleveland Clinic. Diakses pada 2021. Vomiting Blood.
Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Vomiting Blood.
National Health Service. Diakses pada 2021. Coughing up blood (blood in phlegm).
WebMD. Diakses pada 2021. Hemoptysis (Coughing Up Blood).