• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Apa Saja Komplikasi yang Disebabkan Kanker Sarkoma Ewing?

Apa Saja Komplikasi yang Disebabkan Kanker Sarkoma Ewing?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Apa Saja Komplikasi yang Disebabkan Kanker Sarkoma Ewing?

Halodoc, Jakarta - Kanker adalah salah satu penyakit yang ditakutkan oleh banyak orang karena dapat membuat pengidapnya mengalami kematian. Gangguan ini kerap tidak menimbulkan gejala sehingga sulit untuk didiagnosis. Gejalanya mungkin timbul saat sel-sel kanker tersebut telah menyebar ke area di sekitarnya sehingga penanganan dini sulit dilakukan.

Salah satu bagian tubuh yang juga berisiko untuk mengalami kanker adalah tulang. Kanker sarkoma ewing adalah salah satu kanker tulang yang juga menyerang jaringan lunak di sekitarnya. Seseorang yang mengidap gangguan ini dapat mengalami beberapa komplikasi berbahaya karena terlambat mendapatkan penanganan. Berikut beberapa komplikasi tersebut!

Baca juga: Pemeriksaan untuk Mendiagnosis Kanker Sarkoma Ewing

Komplikasi dari Kanker Sarkoma Ewing

Kanker sarkoma ewing adalah jenis kanker langka yang terjadi pada bagian tulang serta jaringan lunak yang ada di sekitar tulang. Gangguan ini paling sering berawal di tulang kaki dan panggul, walaupun tidak menutup kemungkinan terjadi di area mana pun. Selain itu, penyakit ini juga dapat mulai berkembang dari jaringan lunak yang ada di dada, perut, tungkai, dan lainnya.

Gangguan ini lebih sering terjadi pada anak-anak dan remaja, tetapi semua rentang usia juga dapat mengalaminya. Seseorang yang mengidap kanker sarkoma ewing, penyebaran sel kankernya dapat menjadi sangat agresif. Meski begitu, sel kanker yang ada dapat merespons terapi radiasi dengan baik sehingga penanganan dapat cepat dilakukan sebelum menyebar apabila diagnosis dini dilakukan.

Namun, komplikasi apa saja yang dapat terjadi jika seseorang terlambat mendapatkan diagnosis sehingga kanker telah menyebar ke bagian tubuh lain?

1. Metastasis

Salah satu komplikasi dari kanker sarkoma ewing adalah metastasis atau kanker yang menyebar. Hal ini terjadi ketika sel kanker menyebar dari tempat asalnya ke area lain, sehingga membuat perawatan dan pengobatan dapat menjadi lebih sulit. Seseorang yang mengalami penyakit ini dapat menyebar ke bagian tulang lainnya dan juga paru-paru.

Baca juga: 4 Jenis Sarkoma Ewing yang Perlu Diketahui

2. Pleura Efusi

Komplikasi lainnya yang dapat terjadi adalah pleura efusi, yaitu penumpukan cairan yang berlebih di antara lapisan pleura di luar paru-paru. Pleura sendiri adalah selaput tipis yang melapisi paru-paru dan bagian dalam rongga dada dengan fungsi untuk melumasi dan memfasilitasi pernapasan. Saat mengalaminya, kamu mungkin merasakan dispnea dan ortopnea yang menyebabkan kesulitan untuk bernapas.

3. Efek Samping dari Pengobatan

Seseorang yang mengalami kanker sarkoma ewing harus mendapatkan pengobatan dalam jangka yang panjang. Hal tersebut berguna untuk mengendalikan perkembangan sel kanker, tetapi dapat menimbulkan efek samping yang buruk pada tubuh. Bahkan, bukan tidak mungkin jika seseorang mengalami amputasi karena penyebaran kanker yang tidak terbendung. Dampak buruk lainnya yang dapat terjadi adalah gangguan jantung, gangguan tumbuh kembang pada anak, hingga disfungsi seksual.

Itulah beberapa komplikasi yang dapat ditimbulkan oleh kanker sarkoma ewing. Maka dari itu, sangat penting untuk melakukan diagnosis dini agar kanker yang ada dapat diatasi secepat mungkin. Dengan begitu, penyebaran dari penyakit berbahaya ini dapat dihindari, terutama saat menyebar ke beberapa organ penting.

Baca juga: Apakah Kanker Sarkoma Ewing Bisa Dicegah?

Selain itu, jika kamu masih memiliki pertanyaan terkait kanker sarkoma ewing serta komplikasi yang dapat terbentuk, dokter dari Halodoc dapat membantu kamu untuk mendapatkan kejelasan terkait penyakit ini. Caranya mudah sekali, cukup dengan download aplikasi Halodoc di smartphone yang kamu gunakan sehari-hari untuk mendapatkan kemudahan akses kesehatan!



Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Ewing sarcoma.
Medical News Today. Diakses pada 2020. Ewing sarcoma: What to know.