Apa yang Dimaksud dengan Social Anxiety Disorder?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Apa yang Dimaksud dengan Social Anxiety Disorder?

Halodoc, Jakarta - Wajar adanya jika kamu merasa gugup ketika menghadapi banyak orang, seperti saat akan memberikan pidato atau menghadapi wawancara kerja. Namun, jika ketakutan tersebut menguasai dirimu, bahkan membuat kamu menarik diri pada lingkungan sosial, mungkin kamu mengalami social anxiety disorder atau fobia sosial. 

Mengalami fobia ini, ketakutan akan mempermalukan dirimu sendiri mengakar kuat, sehingga kamu menghindari semua hal yang memicu terjadinya ketakutan tersebut. Kelainan ini biasanya terjadi sejak masa anak-anak dan terbawa hingga seseorang beranjak dewasa, dan sering terjadi pada perempuan dibandingkan dengan laki-laki. Namun, bukan berarti hal ini tidak bisa diatasi, ya!

Apa Itu Social Anxiety Disorder?

Social anxiety disorder atau fobia sosial bisa disebut kecemasan sosial berlebihan. Kamu mengalami ketakutan yang begitu ekstrem dalam suatu situasi sosial yang melibatkan performa tertentu. Ini lebih sering terjadi pada situasi yang benar-benar asing atau kamu merasa akan diawasi dan dinilai oleh orang lain. 

Baca juga: Punya Kecemasan Sosial? Coba Siasati dengan Cara Ini

Latar belakang atau hal utama yang mendasari seseorang mengalami fobia sosial ini adalah ketakutan untuk diawasi, dinilai oleh orang lain, atau ketakutan mempermalukan diri sendiri di mata umum. Kamu dapat merasa begitu takut orang lain menilai kamu buruk, atau berpikir kamu tidak bisa bekerja atau memberikan performa dengan baik seperti yang mereka harapkan. 

Fobia sosial ini termasuk jenis kelainan kompleks. Pasalnya, ada kemungkinan terjadi dampak yang sifatnya merusak hingga melumpuhkan kehidupan seseorang yang mengalaminya. Bahkan, gangguan ini bisa memengaruhi kepercayaan dan harga diri seseorang serta mengganggu hubungan dan kinerja di sekolah maupun di tempat kerja. 

Oleh karena itu, kelainan ini harus segera mendapatkan penanganan. Kamu bisa bertanya pada dokter ahli psikologi melalui aplikasi Halodoc dengan memiliki fitur Tanya Dokter atau langsung buat janji dengan dokter favorit di rumah sakit supaya bisa segera mendapatkan penanganan. 

Baca juga: 5 Tanda Anxiety Disorder yang Perlu Diketahui

Social Anxiety Disorder Tidak Sama dengan Pemalu

Namun, kamu harus tahu bahwa social anxiety disorder tidak sama dengan sifat pemalu. Sayangnya, ini sudah menjadi kesalahpahaman masyarakat luas, sehingga fobia sosial ini sering kali dibiarkan tanpa ada penanganan. Pemalu masih bisa membuat kamu berinteraksi dengan orang lain, bisa membuat kamu menjalin hubungan dengan pasangan tanpa adanya ketakutan tersendiri. 

Berbeda dengan social anxiety disorder, yang membuat pengidapnya cenderung menghindari semua hal yang memicu datangnya rasa takut dan cemas berlebihan tersebut. Pengidap cenderung tidak membina hubungan dengan orang lain dan mengasingkan diri. Tidak jarang, kondisi ini membuat mereka kesepian. Tidak hanya itu, pengidap juga sering mengidap kelainan psikologi lainnya, termasuk depresi, PTSD, hingga gangguan makan dan penyalahgunaan obat. 

Social anxiety disorder juga tidak bisa disebut antisosial atau ansos. Pasalnya, interaksi sosial yang mereka jalani justru memicu ketakutan dan kecemasan yang berlebihan. Secara sederhana, keterlibatan pengidap dalam aktivitas sosial disinyalir bisa menghadirkan ancaman bagi diri mereka sendiri. Tidak juga disebut dengan introvert, karena mereka yang ‘tertutup’ cenderung lebih senang jika tidak bersosialisasi, bukan menjadikan aktivitas tersebut sebagai ancaman serius. 

Baca juga: Enggak Disangka , Anxiety Disorder Lebih Bahaya dari Depresi



Referensi: 
HelpGuide. Diakses pada 2019. Social Anxiety Disorder and Social Phobia.
NHS UK. Diakses pada 2019. Social Anxiety Disorder (Social Phobia).
NIMH. Diakses pada 2019. Social Anxiety Disorder: More Than Just Shyness.