Apa yang Harus Dilakukan Ketika Terkena Sinusitis Kronis?

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
Apa yang Harus Dilakukan Ketika Terkena Sinusitis Kronis?

Halodoc, Jakarta - Pernah mengalami peradangan dan pembengkakan di sekitar saluran hidung yang tidak hilang hingga 12 minggu? Selain mengganggu aktivitas, kondisi ini perlu mendapatkan penanganan. Di dunia medis, kondisi ini disebut sinusitis kronis, dan bisa bertahan meski telah dilakukan perawatan.

Orang yang mengalami sinusitis kronis perlu melakukan beberapa langkah perawatan. Tujuannya untuk mengurangi peradangan sinus, mencegah saluran hidung terus menerus mengeluarkan cairan, mengatasi penyebab sinusitis, serta mengurangi frekuensi kambuhnya sinusitis. 

Baca Juga: Apakah Sinusitis Harus Selalu Dioperasi?

Apa Saja Langkah Pengobatan yang Bisa Dilakukan?

Beberapa perawatan yang dilakukan untuk meredakan gejala sinusitis kronis meliputi:

  • Saline nasal irrigation. Kondisi ini adalah cara yang digunakan dokter untuk mengurangi keluarnya cairan dan membilas bagian yang iritasi dengan menyemprotkan nasal spray.

  • Pemberian Kortikosteroid Hidung. Beberapa jenis nasal spray dengan kortikosteroid membantu mengobati peradangan. Jika spray dirasa kurang efektif, dokter merekomendasikan cairan saline yang dikombinasikan dengan budesonide (Pulmicort Respules).

  • Kortikosteroid Oral atau Suntik. Dokter juga bisa meresepkan kortikosteroid dalam bentuk suntikan dan obat minum. Obat ini digunakan untuk meringankan peradangan dari sinusitis berat, terutama jika kamu memiliki polip hidung. Namun, kortikosteroid oral menyebabkan efek samping jika digunakan dalam jangka panjang. Kortikosteroid oral hanya digunakan untuk mengatasi gejala berat.

  • Antibiotik. Pemberian obat antibiotik juga diperlukan apabila sinusitis terjadi karena infeksi bakteri. Jika dokter tidak dapat mengobati infeksi, dokter akan merekomendasikan antibiotik yang digabungkan dengan obat-obatan lainnya.

  • Suntikan Alergi. Jika sinusitis kronis muncul akibat alergi, maka dokter memberikan suntikan alergi atau imunoterapi. Pemberian suntikan ini mengurangi reaksi tubuh terhadap alergen tertentu yang menyebabkan gejala semakin parah. 

  • Operasi Sinus Endoskopik. Ini merupakan langkah terakhir untuk mengatasi sinusitis kronis jika semua pengobatan tidak memberikan hasil maksimal. Dokter akan menggunakan tabung tipis, fleksibel, dan dilengkapi dengan lampu untuk memeriksa saluran sinus. Dokter menggunakan berbagai alat untuk mengangkat jaringan atau polip yang menyebabkan penyumbatan hidung. Operasi juga akan membesarkan lubang sinus yang sempit. 

Kondisi ini bisa menyebabkan gangguan yang parah, penting untuk segera memeriksakan diri ke dokter saat gejala sinusitis muncul. Kamu bisa bertanya pada dokter mengenai hal ini melalui aplikasi Halodoc. Melalui layanan Tanya Dokter, dokter memberikan saran kesehatan yang berguna untuk mempercepat penyembuhan sinusitis.

Baca Juga: Sering Kambuh, Bisakah Sinusitis Sembuh Total? 

Adakah Pengobatan Rumahan yang Bisa Dilakukan?

Tidak hanya pengobatan yang dilakukan oleh dokter, mereka yang mengidap sinusitis kronis juga bisa melakukan perawatan rumahan untuk mempercepat proses penyembuhan. Cara pengobatan rumahan yang bisa dilakukan, antara lain: 

  • Istirahat. Penting untuk beristirahat secukupnya untuk membantu tubuh melawan peradangan dan mempercepat pemulihan.

  • Banyak Minum Air Putih. Memenuhi kebutuhan cairan tubuh juga penting. Hal ini membantu melancarkan aliran lendir di dalam hidung. Penting juga untuk menghindari minuman yang mengandung kafein atau alkohol. Tidak hanya membuatnya semakin parah, hal ini juga menyebabkan dehidrasi.

  • Melembabkan Rongga Sinus. Kamu bisa membuat rongga sinus lebih lembap dengan cara uap. Caranya, siapkan wadah berisi air panas atau hangat dan duduklah menghadap wadah tersebut dan pastikan uap tertuju ke wajah. Mandi air hangat juga bisa membantu mengurangi rasa sakit dan mengalirkan lendir.

  • Mengompres Wajah dengan Air Hangat. Ini bertujuan meringankan nyeri pada wajah.

  • Perbaiki Posisi Tidur. Tidur dengan posisi kepala terangkat adalah langkah yang tepat untuk membantu sinus mengeluarkan cairan dan mencegah penyumbatan.

Baca Juga: Jangan Sampai Salah, Ini Perbedaan Rhinitis dan Sinusitis 

Referensi:
WebMD (Diakses pada 2019). Chronic sinusitis.
John Hopkins Medicine (Diakses pada 2019). Sinusitis.