• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Apa yang Harus Dilakukan saat Pasangan Mengidap PTSD?

Apa yang Harus Dilakukan saat Pasangan Mengidap PTSD?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Apa yang Harus Dilakukan saat Pasangan Mengidap PTSD?

Halodoc, Jakarta - Memiliki pasangan dengan kondisi PTSD memang bukanlah yang mudah untuk dijalani. Namun, banyak hal yang bisa kamu lakukan untuk terus mendukung dan memberikan bantuan pada pasangan agar kondisi ini dapat membaik. PTSD atau Post Traumatic Stress Disorder adalah kondisi gangguan mental yang dipicu akibat mengalami atau menyaksikan kejadian yang traumatis.

Baca juga: Begini 2 Cara Tepat Atasi PTSD

Pengobatan yang dilakukan biasanya digunakan untuk meredakan gejala yang terjadi dan membantu pengidap PTSD agar dapat mengendalikan emosinya. Tentunya, bukan hanya tim medis, pengobatan dapat berjalan dengan lancar dengan dukungan keluarga dekat termasuk pasangan. Untuk itu, sebaiknya kenali berbagai hal yang perlu dilakukan untuk membantu pasangan dengan kondisi PTSD!

Kenali Gejala PTSD

Setelah mengalami kejadian yang dianggap traumatis, sebaiknya dampingi pasangan dengan baik. Beberapa orang nyatanya berhasil memulihkan mental dengan perawatan diri dan penyesuaian waktu. Namun, segera kunjungi rumah sakit terdekat dan lakukan pemeriksaan ketika pasangan mengalami gejala yang semakin memburuk.

Kondisi PTSD bisa muncul setelah seseorang mengalami atau menyaksikan kejadian yang membuat trauma. Ada beberapa kondisi yang dapat memicu PTSD. Mulai dari bencana alam, kecelakaan, perundungan, pelecehan seksual, hingga penyakit tertentu.

Gejala PTSD juga akan muncul beberapa bulan setelah kejadian traumatis. Bahkan, gejala dapat muncul setelah beberapa tahun setelah kejadian. Tidak ada salahnya kenali beberapa gejala pada pasangan terkait dengan PTSD.

1.Kenangan yang Mengganggu

Kondisi ini membuat pasangan kerap mengingat kejadian. Bahkan, menyebabkan mimpi buruk yang berdampak pada tekanan emosional pasangan.

2.Tindakan Penghindaran

Pengidap PTSD umumnya akan menghindari lokasi, pembicaraan, aktivitas, hingga orang tertentu yang mengingatkan pada kejadian traumatis.

3.Gangguan Emosional.

Pengidap PTSD kerap menilai negatif terhadap dirinya sendiri atas kejadian yang traumatis. Tidak hanya itu, putus asa mengenai masa depan, kehilangan minat, memisahkan diri, lebih mudah tersinggung, hingga kesulitan merasakan emosi positif.

4.Perubahan Fisik

Pengidap PTSD juga akan mengalami perubahan fisik, seperti kelelahan atau lesu. Hal ini bisa disebabkan akibat gangguan tidur dan gangguan makan yang dialami.

Baca juga: Awas, 6 Hal Ini Bisa Menyebabkan PTSD

Lakukan Ini Jika Pasangan Alami PTSD

Lalu, bagaimana jika pasangan kita sendiri yang mengalami PTSD? PTSD merupakan kondisi yang cukup berbahaya. Saat mengetahui pasangan mengalami gejala gangguan mental yang terkait dengan PTSD, sebaiknya dampingi dan lakukan beberapa hal yang bisa membantu pasangan. 

Kondisi PTSD yang tidak diatasi dengan baik nyatanya dapat membuat kualitas hidup seseorang semakin menurun. Berikut ini adalah tindakan yang perlu dilakukan untuk membantu pasangan dengan kondisi PTSD:

  1. Hindari menyalahkan pasangan mengenai kondisi traumatis yang terjadi dalam hidupnya.
  2. Dampingi pasangan dan tawarkan bantuan jika mereka membutuhkan. Jika pasangan memiliki pikiran untuk mengakhiri hidupnya, dorong ia untuk mendapatkan perawatan tepat pada tim medis.
  3. Ajak pasangan berbicara ringan setiap harinya. Gunakan waktu ini untuk bertanya mengenai perasaannya. Namun, hindari memaksa pasangan dan biarkan ia bercerita saat siap.
  4. Dengarkan setiap yang mereka ceritakan. Jangan memotong pembicaraan. Selain itu, jangan menghakimi pasangan mengenai cerita yang diberikan. Jadilah pendengar yang baik.
  5. Sebaiknya kenali dampak PTSD pada hubungan kamu dan pasangan. Kondisi ini membuat kamu mampu menyesuaikan dengan kondisi yang terjadi saat ini.
  6. Jangan memaksa pasangan untuk kembali menjadi dirinya yang dulu. Dampingi mereka untuk mengatasi rasa traumatisnya.
  7. Minimalkan situasi, kondisi, dan orang-orang tertentu yang dapat memicu gejala PTSD muncul. Bicarakan dengan pasangan kondisi dan situasi yang membuatnya nyaman.
  8. Tetap sabar dan semangat dalam mendampingi pasangan. Kamu juga bisa memberikan “ruang” untuk pasangan menyendiri dan memulihkan perasaannya. Namun, pastikan pasangan mengetahui bahwa kamu selalu ada kapan pun ia membutuhkan.

Itulah beberapa hal yang perlu dilakukan untuk membantu pasangan mengatasi kondisi PTSD. Pengobatan bisa dilakukan untuk menurunkan risiko munculnya gejala PTSD. Selain terapi, obat-obatan juga diberikan dokter untuk mengatasi kecemasan, depresi, bahkan untuk mencegah mimpi buruk.

Baca juga: Ketahui Fakta Penting tentang PTSD

Jika kamu memiliki resep yang diberikan oleh dokter untuk pasangan, kamu bisa gunakan Halodoc untuk gunakan layanan beli obat. Dengan aplikasi ini, kamu akan lebih mudah mendapatkan obat untuk pasangan. Kamu bisa menunggu di rumah pesanan obat yang kamu butuhkan. Dalam waktu 60 menit obat akan tiba di rumah. 

Praktiskan? Download Halodoc sekarang juga melalui App Store dan Google Play!

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Post Traumatic Stress Disorder.
Medical News Today. Diakses pada 2021. Relationship and PTSD: What to Know.