• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Apa yang Harus Dilakukan saat Terdiagnosis Diabetes Melitus?

Apa yang Harus Dilakukan saat Terdiagnosis Diabetes Melitus?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Apa yang Harus Dilakukan saat Terdiagnosis Diabetes Melitus?

Halodoc, Jakarta - Diabetes memang kerap menjadi momok tersendiri di zaman yang serba instan ini. Banyak pekerjaan yang mengharuskan seseorang untuk duduk berlama-lama di depan komputer, sehingga tubuh tidak banyak bergerak. Jika kamu terdiagnosis oleh diabetes melitus, ada beberapa hal yang perlu dilakukan agar penyakit ini tidak menimbulkan dampak yang lebih besar. Untuk mengetahuinya, baca ulasan berikut ini!

Cara Mengelola Diabetes Melitus Pasca Mendapatkan Diagnosis

Diabetes terjadi ketika tubuh tidak mampu mengelola glukosa ke dalam sel dan menggunakannya untuk digunakan sebagai energi. Hal ini dapat menghasilkan penumpukan gula berlebih di dalam aliran darah. Pengidap diabetes melitus yang tidak terkontrol dengan baik dapat menyebabkan konsekuensi serius, seperti menimbulkan kerusakan pada berbagai organ dan jaringan penting di dalam tubuh.

Baca juga: Gaya Hidup yang Perlu Dijalani Pengidap Diabetes Melitus

Jika kamu telah dipastikan terdiagnosis mengidap diabetes, hal yang paling penting dilakukan adalah menjaga gula darah tetap stabil. Tentu ada beberapa cara yang dapat dilakukan agar efek berbahaya yang dapat timbul bisa diminimalisir. Hal yang paling utama adalah untuk mengubah gaya hidup sehari-hari, karena paling umum jika diabetes disebabkan oleh kebiasaan ini. Nah, berikut ini beberapa hal yang perlu dilakukan:

1. Diet Sehat

Salah satu hal yang perlu dilakukan pasca terdiagnosis diabetes melitus adalah dengan menerapkan diet sehat. Tidak ada hal yang khusus, kamu cuma perlu lebih banyak mengonsumsi buah, sayur, protein tanpa lemak, dan biji-bijian. Hal yang perlu diperhatikan adalah konsumsi lebih banyak makanan yang tinggi nutrisi dan serat, serta rendah lemak. Pastikan juga untuk mengurangi lemak jenuh, karbohidrat olahan, dan segala hal yang kaya akan kandungan gula.

Saat menerapkan diet sehat, poin paling penting yang menjadi tantangan untuk dipahami adalah jenis makanan yang perlu dikonsumsi dan seberapa banyak yang perlu dimakan per harinya. Kamu dapat menerima bantuan dari dokter gizi dalam membuat perencanaan pada diet yang dilakukan dengan menyesuaikan tujuan dan aktivitas harian yang dilakukan. Penting untuk melakukan perhitungan pada karbohidrat yang masuk ke tubuh setiap harinya.

Baca juga: Waspada, Ini 8 Gejala Diabetes Melitus

2. Melakukan Aktivitas Fisik

Berolahraga atau aktivitas fisik sangat penting untuk dilakukan seseorang yang mengidap diabetes melitus. Hal ini mampu menurunkan kadar gula darah agar dapat diubah oleh tubuh menjadi energi. Olahraga juga dapat meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap insulin, artinya tubuh membutuhkan lebih sedikit insulin untuk mengangkut glukosa ke semua sel-sel yang ada.

Kamu dapat melakukan aktivitas yang disukai, seperti berjalan kaki, berenang, atau bersepeda. Poin yang paling penting untuk diperhatikan adalah jadikan hal ini menjadi rutinitas harian. Lakukan olahraga kurang lebih 30 menit beberapa kali dalam seminggu atau sekitar 150 menit secara total. Cobalah untuk mulai dengan pelan dan tingkatkan secara bertahap agar tubuh siap menghadapi beban yang lebih berat.

3. Memantau Gula Darah

Setiap pengidap diabetes melitus perlu memantau dan memeriksa gula darah setiap harinya. Ahli medis akan memberitahu tentang seberapa sering kamu untuk memeriksa kadar gula darah agar tetap stabil. Kamu mungkin perlu memeriksanya sekali sehari dan sebelum atau setelah berolahraga. Jika mengonsumsi insulin, kamu dapat melakukannya beberapa kali dalam sehari.

Pemantauan ini umumnya dilakukan dengan alat yang disebut pengukur glukosa darah, yang mengukur jumlah gula dalam setetes darah. Pastikan untuk selalu mencatat hasil yang keluar agar ahli medis tahu hasil pemeriksaan yang ada sejauh ini. Jangan lupa untuk rutin menemui dokter untuk memastikan kondisi tetap sehat dan bertanya tentang perlu atau tidaknya mengonsumsi obat.

Baca juga: Yang Perlu Diketahui Tentang Diabetes Tipe 2

Itulah beberapa hal yang perlu dilakukan pasca mendapatkan diagnosis diabetes melitus. Pastikan untuk melakukan semuanya secara rutin agar terhindar dari kemungkinan komplikasi, terutama yang berbahaya. Kamu juga perlu untuk memeriksakan diri secara rutin ke dokter, termasuk pemeriksaan keefektivitasan dari pengobatan yang dilakukan.

Kamu juga dapat melakukan pemeriksaan dengan beberapa rumah sakit yang bekerja sama dengan Halodoc. Cukup dengan download aplikasi Halodoc, pemesanan untuk pemeriksaan tersebut dapat dilakukan hanya menggunakan smartphone yang ada di tangan. Maka dari itu, unduh aplikasinya sekarang juga!




Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Diabetes.
Web MD. Diakses pada 2021. 6 Lifestyle Changes to Control Your Diabetes.
Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Type 2 diabetes.