• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Apa yang Perlu Diketahui setelah Melakukan Rontgen?
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Apa yang Perlu Diketahui setelah Melakukan Rontgen?

Apa yang Perlu Diketahui setelah Melakukan Rontgen?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 05 Mei 2021
Apa yang Perlu Diketahui setelah Melakukan Rontgen?

Halodoc, Jakarta - Foto Rontgen merupakan prosedur yang dilakukan dengan menggunakan radiasi gelombang elektromagnetik atau sinar-X untuk menampilkan gambar bagian tubuh tertentu yang diperiksa. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendeteksi masalah kesehatan, juga penunjang dalam tindakan medis tertentu. 

Tampilan gambar terdiri dari bagian padat dalam tubuh, seperti tulang yang akan tampak berwarna putih, dan udara yang tampak berwarna hitam. Sedangkan otot dan lemak, akan tampak berwarna abu-abu. Dalam beberapa kasus, zat pewarna (kontras dibutuhkan) agar gambar tampak lebih jelas dan detail.

Tidak perlu khawatir, karena paparan radiasi Rontgen sangat kecil dan dianggap aman dilakukan, terutama jika dibandingkan dengan manfaatnya. Pertanyaan yang sering dilontarkan adalah, apa yang harus dilakukan setelah melakukan pemeriksaan Rontgen? Ini jawabannya.

Baca juga: Kapan Waktu yang Tepat Melakukan Rontgen Dada pada Anak?

Pemeriksaan Rontgen Beserta Prosedur yang Dilakukan

Sebelum menjalani apa yang perlu dilakukan setelah melakukan Rontgen, kamu perlu mengetahui bagaimana proses Rontgen berlangsung. Saat prosedur dilakukan, peserta dalam posisi berbaring, duduk, berdiri, atau posisi lain sesuai dengan anggota tubuh yang akan diperiksa.

Bagian tubuh yang tidak dipindai biasanya akan ditutupi kain pelindung untuk menghindari paparan radiasi sinar-X. Alatnya sendiri menyerupai tabung yang dilengkapi dengan cahaya dan diarahkan ke bagian tubuh tertentu. Alat tersebut yang memproduksi sinar untuk menghasilkan gambar.

Selama prosedur berlangsung, peserta tidak boleh bergerak dan harus menahan napas agar gambar terlihat jelas. Agar gambar yang dihasilkan lebih jelas, pengambilan gambar biasanya dilakukan dari beberapa sudut. Prosedur ini tidak akan menimbulkan rasa nyeri atau apa pun.

Pelaksanaannya sendiri hanya berlangsung beberapa menit saja. Namun, jika pemeriksaan Rontgen melibatkan zat kontras untuk tindakan tertentu, biasanya dapat memakan waktu hingga satu jam atau lebih. Nah, setelah pemeriksaan Rontgen selesai, ini hal yang perlu kamu ketahui.

Baca juga: Ini Berbagai Kondisi yang Dapat Diperiksa Melalui Rontgen Dada

Ini yang Perlu Diketahui Setelah Pemeriksaan Rontgen 

Setelah prosedur dilakukan, peserta dipersilahkan untuk mengganti pakaian pribadinya. Tergantung dari kebutuhan Rontgen masing-masing peserta, biasanya dokter menyarankan untuk beristirahat sembari menunggu hasil keluar. Jika prosedur melibatkan zat kontras, peserta disarankan untuk banyak minum air putih.

Tujuannya agar zat kontras dapat dibuang dari dalam tubuh melalui urine. Lama hasil pemeriksaan dapat bervariasi yang tergantung keadaannya. Dalam keadaan darurat, hasil bisa lebih cepat dikeluarkan, yaitu dalam hitungan menit. Pertanyaan selanjutnya adalah, apakah peserta bisa saja mengalami komplikasi setelahnya?

Mungkinkah Pemeriksaan Rontgen Memicu Komplikasi?

Seperti pada penjelasan sebelumnya, prosedur ini aman dilakukan. Meskipun sinar radiasi Rontgen berisiko memicu pertumbuhan sel kanker, tetapi paparannya terbilang sangat kecil dan dianggap aman. Meski demikian, pada sebagian kecil peserta komplikasi bisa saja dialami, seperti reaksi alergi, nyeri pada area suntikan, pembengkakan, serta kemerahan.

Baca juga: Kapan Rontgen Dada Harus Dilakukan?

Sebelum melakukan prosedur yang satu ini, itulah beberapa hal yang perlu diketahui selama dan setelah prosedur, juga risiko komplikasi yang bisa saja terjadi. Untuk lebih jelasnya mengenai prosedur apa saja yang dilakukan, kamu bisa diskusikan langsung dengan dokter di aplikasi Halodoc, ya.

Referensi:
Johns Hopkins Medicine. Diakses pada 2021. Treatments, Test and Therapies. X-rays.
Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Tests & Procedures. X-ray.
Healthline. Diakses pada 2021. X-ray.
WebMD. Diakses pada 2021. A to Z Guides. X-rays.